GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Juru Sembelih Halal (Juleha) Miliki Peran Utama Sembelih Hewan Kurban dengan Halal, Ini Penjelasannya

Juru Sembelih Halal (Juleha) miliki peran utama menyembelih hewan kurban dengan halal. Dalam sehari RPH Kota Surabaya potong 80 ekor hewan kurban
Kamis, 29 Juni 2023 - 11:54 WIB
Pisau Juleha saat potong hewan kurban secara masal
Sumber :
  • tim tvone - zainal ashari

Surabaya, tvOnenews.com - Juru Sembelih Halal (Juleha) memiliki peran utama untuk menyembelih hewan kurban baik sapi atau kambing dengan halal. Dalam sehari perusahaan Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Surabaya mampu memotong hingga 80 ekor hewan kurban jenis sapi dan 50 ekor kambing.

Ustad Heru Ahmad, selaku Kepala Juru Sembelih Halal (Juleha) RPH Kota Surabaya mewajibkan para Juleha untuk memastikan pisau yang digunakan dalam kondisi tajam, sehingga seluruh Juleha di RPH Surabaya diwajbkan membawa alat asah pisau dan harus terus mengasah pisau selama proses penyembelihan hewan kurban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan pisau yang tajam, penyembelihan bisa dilakukan langsung dalam satu kali gerakan memotong pada leher hewan kurban.

“Sekali gerakan potong langsung terselesaikan dengan baik. Ini salah satu bentuk kewajiban dalam memperlakukan hewan kurban yang telah diatur dalam Syari’at agama, agar tidak menyiksa hewan kurban,” kata Heru, Kamis (29/6).

Kesalahan yang umum terjadi adalah urat nadi hewan tidak langsung putus saat disembelih.

“Misalnya, urat nadinya tidak putus, maka hewan tersebut tidak bisa dikatakan halal. Karena itulah pentingnya rumah makan dan Rumah Potong Hewan (RPH) tahu penyembelihan yang baik dan halal,” ujarnya.

Selain ketika penyembelihan, saat handling atau perobohan juga harus diperhatikan. Ada beberapa metode perobohan hewan yang bisa dilakukan, untuk meminimalkan hewan mengalami stres.

”Jika perobohan sudah baik maka penyembelihan juga akan baik dan sempurna,” tambahnya lagi.

Sementara itu, Megawati juru Kepala Niaga RPH Surabaya menuturkan khusus menyambut peringatan Idul Adha 2023, yang masih dalam ancaman wabah PMK dan LSD, Juleha diingatkan untuk tidak hanya memperhatikan peralatan tapi juga terkait kesehatan hewan ternak.

Seluruh Juleha di RPH Surabaya wajib mengetahui atau mengenali tanda-tanda fisik ketika sapi terkena PMK atau LSD. Hal itu membantu melakukan deteksi dini sebelum dilakukan pemotongan hewan kurban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setiap penyembelihan hewan kurban para Juleha akan ditemani petugas kesehatan hewan, yang menentukan hewan kurban layak dan sehat untuk dipotong.

“Mengenali tanda-tanda PMK dan LSD, seperti gejala fisik yang kasat mata. Sebagai deteksi dini, jika terdapat hewan kurban yang memiliki gejala PMK ataupun LSD langsung diinformasikan ke petugas kesehatan,” kata Megawati. (zaz/hen) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Kondisi dari Marc Marquez Pasca Crash saat MotoGP Prancis 2026, Sang Juara Bertahan Umumkan Kalau Dirinya...

Update Kondisi dari Marc Marquez Pasca Crash saat MotoGP Prancis 2026, Sang Juara Bertahan Umumkan Kalau Dirinya...

Marc Marquez menyampaikan kabar terbarunya setelah menjalani sukses operasi akibat crash yang ia alami di MotoGP Prancis 2026 di Le Mans, akhir pekan lalu.
Dana Asing Kocar-kacir Usai Pengumuman MSCI, Rp1,1 Triliun Kabur dari Bursa Saat IHSG Ambruk

Dana Asing Kocar-kacir Usai Pengumuman MSCI, Rp1,1 Triliun Kabur dari Bursa Saat IHSG Ambruk

Dana asing kabur Rp1,1 triliun usai pengumuman MSCI 2026. IHSG anjlok lebih dari 1 persen setelah sejumlah saham besar RI didepak dari indeks global.
KPK Geledah Rumah Heri Black Terkait Kasus Bea Cukai, Cium Dugaan Perintangan Penyidikan

KPK Geledah Rumah Heri Black Terkait Kasus Bea Cukai, Cium Dugaan Perintangan Penyidikan

KPK menggeledah rumah pengusaha Heri Black terkait kasus suap Bea Cukai dan mendalami dugaan perintangan penyidikan.
Buntut Viralnya LCC di Kalimantan Barat, MPR Putuskan Final Lomba Cerdas Cermat Diulang

Buntut Viralnya LCC di Kalimantan Barat, MPR Putuskan Final Lomba Cerdas Cermat Diulang

Buntut viralnya  Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar di Kalimantan Barat dan menuai kegaduhan. Kini, MPR RI bakal menggelar ulang final Lomba Cerdas Cermat
Okupansi 78 Persen! KAI Sumut Perkuat Budaya Keselamatan Jelang Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Okupansi 78 Persen! KAI Sumut Perkuat Budaya Keselamatan Jelang Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara mempertegas komitmennya dalam menjaga aspek keselamatan operasional dengan menggelar Apel Safety
Dedi Mulyadi Iseng Ngeprank Tukang Sol di Bandung sampai Ketawa Ngakak, Gubernur Jabar: Mau Ngesol Dua Ratus Ribuan?

Dedi Mulyadi Iseng Ngeprank Tukang Sol di Bandung sampai Ketawa Ngakak, Gubernur Jabar: Mau Ngesol Dua Ratus Ribuan?

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi ngerjain tukang sol di Bandung sampai tertawa ngakak. Momen ini terjadi saat Dedi Mulyadi tertibkan pedagang liar di Bandung.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea kembali menjadi sorotan besar media Korea Selatan. Kini, ia tak dipanggil Megatron, melainkan Veteran V-League.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT