News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gegara 50 Ribu Rupiah, Seorang Kakak di Surabaya Tega Bunuh Adik Kandung

Air susu dibalas air tuba. Gara-gara minta uang Rp50.000 tidak diberi oleh ibunya, seorang pemuda (kakak) di Surabaya tega membunuh adik kandungnya sendiri
Rabu, 5 Juli 2023 - 13:34 WIB
Kakak bunuh adik kandung hanya masalah uang 50 ribu rupiah
Sumber :
  • tim tvone - zainal ashari

Surabaya, tvOnenews.com - Air susu dibalas dengan air tuba. Gara-gara minta uang Rp50.000 tidak diberi oleh ibunya, seorang pemuda (kakak) di Surabaya tega membunuh adik kandungnya sendiri.
 
Aparat kepolisian dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya berhasil menangkap Samsul Anwar, seorang pria yang membunuh adik kandungnya sendiri, Muhammad Faisal (25).
 
Peristiwa pembunuhan kakak terhadap adik terjadi setelah pelaku kalap meminta uang kepada ibunya dengan memaksa dan akhirnya terlibat cekcok dengan korban, yang tak lain adik kandungnya sendiri.
 
Akibat perselisihan tersebut, kakak mengeluarkan pisau dan menusuk adiknya sebanyak dua kali, serta melukai keponakannya.
 
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Arief Ryzki Wicaksana, menjelaskan bahwa penangkapan terhadap pelaku dilakukan setelah polisi menerima laporan kejadian tersebut.
 
Setelah melacak keberadaan pelaku, polisi berhasil menangkapnya di rumah istri pertamanya di kawasan Pesapen Surabaya. Pelaku mengakui perbuatannya dan mengungkapkan rasa kesalnya karena dimarahi ketika meminta uang kepada ibunya.
 
"Setelah salat subuh, pelaku keluar rumah dan minta uang ke ibunya, lalu diketahui korban dan pelaku cekcok, kemudian adu mulut, lalu dihampiri karena ramai-ramai akibat perselisihan. Pelaku mengeluarkan sebilah pisau lalu dilayangkan 2 kali di perut mengakibatkan korban (Faisal) hingga meninggal dunia," terang Arief, Selasa (4/7). 
 
Motif dari pembunuhan ini diduga akibat sakit hati karena permintaan pelaku tak dipenuhi dan justru mendapat omelan dari adiknya, hingga membuatnya marah.
 
“Saat itu saya minta uang Rp50.000 tetapi tidak dikasih, karena tidak punya uang. Itu (uang) rencana buat beli jajan anak saya, saya tidak kerja," ucap pria yang juga pernah ditangkap polisi pada 2006 akibat narkoba di Polsek Bubutan itu.
 
Peristiwa ini terjadi di depan rumah korban dan pelaku di Jalan Kunti, Semampir, Surabaya pada Rabu (28/6) lalu.
 
Saat terjadi pertikaian, seorang tetangga bernama Harianto juga ikut terluka ketika mencoba meredakan situasi.
 
Polisi mengungkapkan bahwa setelah melakukan penusukan, pelaku langsung melarikan diri. Namun, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku dan melakukan pengejaran hingga berhasil ditangkap.
 
“Meski menyesali perbuatannya membunuh adik kandungnya sendiri, tersangka tetap dijatuhi hukuman pasal 338 kuhp tentang pembunuhan “ pungkasnya. (zaz/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Singgung Naturalisasi Indonesia, Pakar Hukum Olahraga Belanda Damprat Agen Pemain yang Cuma Peduli Uang Saat Kasus Paspor Dean James Mencuat

Singgung Naturalisasi Indonesia, Pakar Hukum Olahraga Belanda Damprat Agen Pemain yang Cuma Peduli Uang Saat Kasus Paspor Dean James Mencuat

Kasus paspor Dean James seret 25 pemain Eredivisie. Pakar hukum Belanda bongkar kelalaian fatal agen pemain yang abai soal risiko naturalisasi WNI Indonesia.
Jadwal Lengkap Garuda Usai Gagal Juara FIFA Series, hingga Media Vietnam Heran Bulgaria Malah Puji Timnas Indonesia

Jadwal Lengkap Garuda Usai Gagal Juara FIFA Series, hingga Media Vietnam Heran Bulgaria Malah Puji Timnas Indonesia

Kekalahan tipis yang dialami Timnas Indonesia di final FIFA Series masih menjadi sorotan banyak mata. Berikut tiga artikel yang paling banyak dibaca hari ini.
Dedi Mulyadi Marah Besar Saat Sidak SMK 2 Subang, Merasa Dibohongi dan Langsung Telepon Kadis Pendidikan

Dedi Mulyadi Marah Besar Saat Sidak SMK 2 Subang, Merasa Dibohongi dan Langsung Telepon Kadis Pendidikan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tampak marah ketika melakukan sidak ke SMK 2 Subang. KDM merasa dirinya dibohongi dan langsung menghubungi Kadis Pendidikan.
Nikel dan Timah Melejit, Ekspor RI Diklaim Tumbuh Berkat Lonjakan Harga Global dan Permintaan Dunia

Nikel dan Timah Melejit, Ekspor RI Diklaim Tumbuh Berkat Lonjakan Harga Global dan Permintaan Dunia

Lonjakan harga komoditas global menjadi bahan bakar utama kinerja ekspor Indonesia di awal 2026. Sejumlah komoditas strategis seperti nikel dan timah mencatatkan pertumbuhan signifikan, mendorong ekspor tetap tumbuh di tengah tekanan sektor lain.
Bidik Investasi Strategis dari China, RI Dorong UMKM Tembus Rantai Pasok Global

Bidik Investasi Strategis dari China, RI Dorong UMKM Tembus Rantai Pasok Global

Indonesia-China Investment Forum di Beijing beberapa waktu lalu berupaya mendorong peningkatan investasi, memperluas akses pasar bagi UMKM, serta memperkuat kemitraan bilateral.
Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Miliki Motif Dendam dengan Korban, Tersinggung dan Merasa Direndahkan

Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Miliki Motif Dendam dengan Korban, Tersinggung dan Merasa Direndahkan

Polisi mengungkap motif tiga orang pelaku lakukan penyiraman air keras ke seorang warga berinisial TW (54), di Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT