GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tim Survei Geologi Gunung Salakan Makin Banyak Libatkan Warga Sekitar

Selain didampingi Tim Terpadu Pemkab Banyuwangi dalam Survei Geologi Gunung Salakan, puluhan warga dari wilayah ring 1 Kecamatan Pesanggaran, juga dilbatkan
Kamis, 6 Juli 2023 - 10:55 WIB
Tim Survey Geologi mencari sampel bebatuan di Gunung Salakan
Sumber :
  • Foto Istimewa

Banyuwangi, tvOnenews.com – Ini adalah minggu ketiga pelaku investasi PT Bumi Suksesindo (PT BSI) melakukan Survei Geologi. Selain didampingi Tim Terpadu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, puluhan warga dari wilayah ring 1 Kecamatan Pesanggaran, juga turut bergabung.

Survei Geologi ini dilakukan di Gunung Salakan, Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran karena anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk ini dalam rencana pengembangan investasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Koordinator masyarakat, Eko Witanto menyampaikan, saat ini terdapat 55 warga setempat yang tergabung dalam Tim Survei Geologi ini. Mereka difungsikan sebagai porter sekaligus mengawal proses pencarian sampel batuan.

“Sampai hari ini sudah tiga minggu Survei Geologi dilakukan,” katanya, Kamis (6/7).

Dalam survei, lanjut Eko, masyarakat yang berasal dari sejumlah desa di wilayah ring 1 Kecamatan Pesanggaran dibagi menjadi beberapa kelompok. Hal tersebut dilakukan lantaran menyesuaikan jumlah Tim Survei Geologi.

Bahkan, dari hari ke hari, jumlah Tim Survei Geologi secara berkala mengalami penambahan jumlah guna percepatan penyelesaian.

Kasiyadi, warga Dusun Silirbaru, mengaku senang bisa bergabung menjadi Tim Survei Geologi ini. Jika beberapa rekannya menjadi porter, dia diberi tugas menjadi pembuka jalan.

“Bersama beberapa teman kita bertugas membuka jalan, membersihkan semak-semak agar bisa dilintasi seluruh tim,” cetusnya.

Berbeda dengan Kasiyadi, Mohamad Irfan menyampaikan, jika dipercaya menjadi porter. Dia bertugas membawa perbekalan dan makanan.

Bergabung menjadi Tim Survei Geologi PT BSI merupakan pengalaman penting bagi masyarakat. Setiap hari mereka harus melintasi rute terjal Gunung Salakan. Tanjakan dan turunan ekstrim sudah hal biasa bagi rombongan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kadang kami juga harus menyusuri sungai. Namun kebersamaan tim membuat suasana tetap menyenangkan. Kami merasakan kerukunan dan kekompakan setiap hari,” ungkap Irfan.

Seperti diketahui, sejak 16 Maret 2023 lalu, operator tambang emas PT BSI melakukan Survei Geologi di Gunung Salakan. Dalam kegiatan ini, tim peneliti melakukan pengambilan sampel batuan. Survei Geologi ini merupakan tindak lanjut dari rencana eksplorasi sekaligus tindak lanjut rencana pengembangan investasi di Gunung Salakan, yang berada di wilayah administrasi Dusun Pancer. (hoa/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abang Bidong menangis histeris dapat bantuan Rp30 juta dari Kang Dedi Mulyadi (KDM), untuk biaya tahlilan dan bekal istri almarhum.
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Operasi pencarian terhadap pendaki yang hilang di Gunung Dukono, Maluku Utara, berakhir dengan penemuan yang memilukan. 
Menteri HAM: Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Bersama Libatkan Eksekutif-Tokoh Nasional

Menteri HAM: Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Bersama Libatkan Eksekutif-Tokoh Nasional

Eskalasi kekerasan di tanah Papua yang terus meningkat kini menjadi alarm bagi pemerintah pusat. 

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abang Bidong menangis histeris dapat bantuan Rp30 juta dari Kang Dedi Mulyadi (KDM), untuk biaya tahlilan dan bekal istri almarhum.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal filosofi ekologi Padjadjaran di sela-sela aktivitasnya menyusuri hutan lindung seluas 2,5 hektare di sekitar Istana Cipanas. 
Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Ayah korban berinisial M mengatakan langkah hukum yang diambil keluarganya bukan hanya untuk kepentingan anaknya, tetapi juga karena kekhawatiran masih banyak santriwati lain yang diduga mengalami perlakuan serupa.
Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung resmi mengonfrimasi secara langsung bahwa Megawati Hangestri bermain untuk timnya di Liga Voli Korea 2026-2027.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT