News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jaga Ekosistem, Nelayan di Banyuwangi Diajak Bersihkan Sampah Laut

Nelayan di Banyuwangi tak hanya diajak menangkap ikan dengan baik, mereka juga diarahkan ikut menjaga ekosistem laut. Seperti membersihkan sampah di perairan.
Senin, 10 Juli 2023 - 08:41 WIB
Nelayan di Banyuwangi
Sumber :
  • happy oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com – Nelayan di Banyuwangi tak hanya diajak menangkap ikan dengan baik, mereka juga diarahkan ikut menjaga ekosistem laut. Salah satunya, membersihkan sampah di perairan. Gerakan ini merupakan pendampingan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Aksi bersih sampah laut ini melibatkan sedikitnya 75 nelayan. Mereka didapuk sebagai agen di wilayah masing-masing untuk peduli dalam penanganan sampah laut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mereka kita buatkan kelompok, targetnya untuk nelayan. Tidak hanya melakukan penangkapan yang terukur, tapi bagaimana menjaga kelestarian alam,” kata Kepala Dinas Perikanan Banyuwangi, Alief Kartiono, Jumat lalu.

Menurutnya, dengan laut yang bersih akan berdampak pada hasil tangkapan nelayan. Lalu, ikan yang ditangkap juga higienis dan sehat. Sehingga, ketika ikan dikonsumsi manusia akan berdampak pada kesehatan. 

“Program ini juga penting dalam mendukung penanganan stunting,” jelasnya.

Dipilihnya Banyuwangi dalam gerakan penanganan sampah laut ini bukan tanpa alasan. Kabupaten ini memiliki bentang laut yang luas, jumlah nelayannya juga cukup besar. 

“Kita libatkan 75 nelayan di Banyuwangi. Mereka sebagai agen,” kata Sub Koordinator Penanggulangan Pencemaran KKP, Suryo Prasojo.

Selain pembersihan sampah laut, program ini mendorong perluasan kawasan konservasi dan penangkapan ikan terukur. Lalu, pengembangan budidaya berkelanjutan dan ramah lingkungan. Selanjutnya, pengelolaan sumber daya di pesisir dan pulau-pulau kecil. 

“Program ini kita gelar di 18 kabupaten mulai Aceh hingga Papua. Kabupaten Banyuwangi mewakili Jawa Timur,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Target dari gerakan ini adalah memberikan multiplayer efek, terutama ekonomi. Gerakan berupa pengumpulan sampah. Lalu, menggandeng pihak terkait untuk melakukan pengelolaan. 

“Kita hubungkan dengan pihak terkait. Salah satunya dengan Dinas Lingkungan Hidup. Jadi, ada dampak ekonomi,” tutupnya. (hoa/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Meski Ancaman Tsunami Imbas Gempa M 7,6 Dicabut BMKG, Warga tetap Jaga Keselamatan

Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Meski Ancaman Tsunami Imbas Gempa M 7,6 Dicabut BMKG, Warga tetap Jaga Keselamatan

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengingatkan warga Malut tetap waspada meski peringatan dini tsunami akibat gempa bumi M 7,6 dicabut BMKG.
Polisi Bongkar Habis Markas Sabung Ayam di Kota Serang Banten, Pastikan Tak Beroperasi Lagi

Polisi Bongkar Habis Markas Sabung Ayam di Kota Serang Banten, Pastikan Tak Beroperasi Lagi

Jajaran Polda Banten mengambil tindakan tegas dengan membongkar dan meratakan sebuah lokasi yang diyakini kuat menjadi tempat praktik sabung ayam. 
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, SMK Pertanian di Subang Tapi Sistem Kelola Sampah Mandiri Terhenti

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, SMK Pertanian di Subang Tapi Sistem Kelola Sampah Mandiri Terhenti

Dedi Mulyadi soroti SMK Negeri 2 Subang yang  sistem pengelolaan sampah organik dan anorganik secara mandiri oleh siswa terhenti, padahal sekolah pertanian.
Dedi Mulyadi Suruh Siswa Jalan Kaki dan ASN WFH Sebelum Instruksi dari Pusat, Hasilnya Bikin Geleng-geleng

Dedi Mulyadi Suruh Siswa Jalan Kaki dan ASN WFH Sebelum Instruksi dari Pusat, Hasilnya Bikin Geleng-geleng

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) membeberkan keuntungan besar di balik kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur di lingkungan Pemprov Jabar. 
Stok Beras Melimpah, Bos Bulog Minta Warga Tak Panik

Stok Beras Melimpah, Bos Bulog Minta Warga Tak Panik

Direktur Utama Perum Bulog, Agmad Rizal Ramdhani, menghimbau warga agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh situasi panas geopolitik yang melanda wilayah Timur Tengah. 
Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Kegagalan Timnas Indonesia jadi juara di FIFA Series 2026 justru memicu sorotan luas dari berbagai media luar negeri. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.

Trending

JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

Pernyataan eks Mendikbudristek Nadiem Makarim yang mengklaim mendapatkan persetujuan dari jaksa pengacara negara untuk melanjutkan proses pengadaan Chromebook dinilai tak sesuai dengan fakta persidangan.
Stok Beras Melimpah, Bos Bulog Minta Warga Tak Panik

Stok Beras Melimpah, Bos Bulog Minta Warga Tak Panik

Direktur Utama Perum Bulog, Agmad Rizal Ramdhani, menghimbau warga agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh situasi panas geopolitik yang melanda wilayah Timur Tengah. 
Dedi Mulyadi Suruh Siswa Jalan Kaki dan ASN WFH Sebelum Instruksi dari Pusat, Hasilnya Bikin Geleng-geleng

Dedi Mulyadi Suruh Siswa Jalan Kaki dan ASN WFH Sebelum Instruksi dari Pusat, Hasilnya Bikin Geleng-geleng

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) membeberkan keuntungan besar di balik kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur di lingkungan Pemprov Jabar. 
Penampilan Gemilang Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026 Tak Lepas dari Dukungan Sosok Ini

Penampilan Gemilang Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026 Tak Lepas dari Dukungan Sosok Ini

Dony Tri Pamungkas tampil gemilang di FIFA Series 2026 bersama Timnas Indonesia. Performa impresifnya tak lepas dari peran penting Rizky Ridho.
Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Pengalaman pahit harus dirasakan oleh Amsal Sitepu, seorang pegiat ekonomi kreatif yang sempat mendekam di balik jeruji besi selama 131 hari. 
KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis data terbaru mengenai kepatuhan para penyelenggara negara dalam melaporkan harta kekayaannya. 
Polisi Bongkar Habis Markas Sabung Ayam di Kota Serang Banten, Pastikan Tak Beroperasi Lagi

Polisi Bongkar Habis Markas Sabung Ayam di Kota Serang Banten, Pastikan Tak Beroperasi Lagi

Jajaran Polda Banten mengambil tindakan tegas dengan membongkar dan meratakan sebuah lokasi yang diyakini kuat menjadi tempat praktik sabung ayam. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT