News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bule Rusia Divonis Bersalah Kasus Penganiayaan, Ini Kata Imigrasi Banyuwangi

PN Banyuwangi telah menjatuhkan vonis dalam sidang tipiring terhadap warga negara Rusia, Andrei Fadeev, dalam kasus penganiayaan terhadap warga Banyuwangi
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 4 Juni 2026 - 19:26 WIB
Gilang Arizona, Kepala Sub Seksi Teknologi Informasi dan Intelijen Penindakan Kantor Imigrasi Kelas III Banyuwangi
Sumber :
  • tvOne - happy oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com – Pengadilan Negeri Banyuwangi telah menjatuhkan vonis dalam sidang tindak pidana ringan (tipiring) terhadap warga negara Rusia, Andrei Fadeev, dalam kasus penganiayaan terhadap warga Banyuwangi, Selasa (12/5/2026). Andrei divonis denda sebesar Rp2 juta oleh Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi.

WNA berusia 49 tahun itu terdeteksi masih tinggal di Denpasar, Bali, dengan mengantongi izin tinggal keimigrasian yang diterbitkan oleh Kantor Imigrasi Denpasar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Andrei Fadeev yang juga tercatat sebagai direktur Banyuwangi International Yacht Club (BIYC) belum dikenakan sanksi administratif keimigrasian berupa deportasi lantaran belum ada rekomendasi yang dikeluarkan aparat penegak hukum (APH) sebagai dasar pengambilan kebijakan oleh pihak imigrasi.

Kepala Sub Seksi Teknologi Informasi dan Intelijen Penindakan Kantor Imigrasi Kelas III Banyuwangi, Gilang Arizona, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan langkah pengawasan administratif terhadap Andrei Fadeev. Imigrasi Banyuwangi juga kooperatif dengan memberikan data dan informasi keimigrasian kepada kepolisian selama proses penyelidikan dan penyidikan.

Menurut Gilang, pihak imigrasi baru dapat melakukan penindakan apabila telah menerima rekomendasi dari aparat penegak hukum, baik kepolisian maupun pengadilan.

“Putusan pengadilan memang telah menyatakan yang bersangkutan bersalah dan dijatuhi pidana denda Rp2 juta. Namun hingga saat ini kami belum menerima rekomendasi dari aparat penegak hukum terkait langkah hukum lanjutan maupun tindakan administratif keimigrasian,” ujar Gilang kepada tvOnenews.com, Kamis (4/6/2026).

Gilang menambahkan, pihak yang berwenang melakukan penindakan adalah kantor imigrasi yang menerbitkan izin tinggal WNA bersangkutan. Dalam kasus Andrei Fadeev, rekomendasi dari APH seharusnya dikirimkan ke Kantor Imigrasi Denpasar selaku penerbit izin tinggal keimigrasian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Rekomendasi dari APH sangat diperlukan dalam pengambilan tindakan administratif keimigrasian, baik berupa deportasi, pencekalan, maupun pencabutan izin tinggalnya, mengingat izin tinggal yang bersangkutan masih berlaku dan diterbitkan oleh Kantor Imigrasi Denpasar. Ada baiknya rekomendasi APH tersebut disampaikan terlebih dahulu kepada kantor imigrasi yang menerbitkan izin tinggalnya,” jelas Gilang.

Mekanisme pemberian sanksi terhadap WNA yang melakukan pelanggaran hukum telah diatur dan harus melalui proses pemeriksaan serta pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lifter Indonesia Luluk Diana Tri Wijayana Raih Perunggu Asian Games 2026, Baru Debut Langsung Naik Podium

Lifter Indonesia Luluk Diana Tri Wijayana Raih Perunggu Asian Games 2026, Baru Debut Langsung Naik Podium

Lifter muda Indonesia, Luluk Diana Tri Wijayana, mengawali penampilan perdananya di Asian Games 2026 dengan meraih medali perunggu. Atlet angkat besi tersebut turun di nomor 49 kg putri, dan membukukan total angkatan 191 kilogram di Nagoya City Trade and Industry Center, Rabu (23/9/2026).
Mengenal Do Su-been, Pewaris Nomor 8 Megawati Hangestri di Red Sparks

Mengenal Do Su-been, Pewaris Nomor 8 Megawati Hangestri di Red Sparks

Nomor punggung 8 yang identik dengan Megawati Hangestri di Red Sparks kini memiliki pemilik baru. Setelah sempat dikosongkan selama satu musim di V-League.
Cristiano Ronaldo Semprot Media Portugal: Mereka Coba Membunuh Saya

Cristiano Ronaldo Semprot Media Portugal: Mereka Coba Membunuh Saya

Cristiano Ronaldo mengkritisi media-media yang mencoba untuk menjatuhkannya. Dia mengatakan bahwa mereka telah mencoba untuk membunuhnya.
Menutup PGTC 2026, Pertamina Tegaskan Peran Generasi Muda dalam Mendorong Masa Depan Energi

Menutup PGTC 2026, Pertamina Tegaskan Peran Generasi Muda dalam Mendorong Masa Depan Energi

PT Pertamina (Persero) resmi menutup rangkaian program Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026 pada 23 September 2026 di Auditorium MyPertamina, Universitas Pertamina, Jakarta, setelah digelar selama lebih dari 4 bulan sejak kick-off pada 21 Mei 2026 lalu di Institut Teknologi Bandung (ITB).
Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama kali berlatih dengan Megawati Hangestri, Kim Hee-jin mengungkap hal yang membuatnya terkesan. Simak proses adaptasi Mega di Hyundai Hillstate.
Dari Debat Hingga Ide Inovasi Energi, Ini Para Pemenang PGTC 2026

Dari Debat Hingga Ide Inovasi Energi, Ini Para Pemenang PGTC 2026

PT Pertamina (Persero) secara resmi mengumumkan para pemenang Energy Debate Championship (EDC) dan Energynovation Ideas Competition (EIC), dua kompetisi nasional dalam rangkaian program Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026.

Trending

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Move on dari Megawati Hangestri, Red Sparks sambut musim baru V-League dengan trio Yeum Hye-seon, Vanja Bukilic dan Zhong Hui yang belum lama gelar photo shoot.
Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Kisah Savanna Azzahra, gadis yang curhat di TikTok kalau calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil tiga bulan ternyata merupakan rekayasa dari AI.
4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

Media sosial dihebohkan dengan video berjudul A Day in My Life. Ternyata ada beberapa fakta yang baru disampaikan pihak Kepolisian.
Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Pihak kepolisian meminta agar video mesum berkedok “A Day in My Life” tidak disebarluaskan lagi.
Tim Indonesia Berpotensi Panen Emas Hari Ini, Skuad Merah Putih Tampil di 14 Final Asian Games 2026

Tim Indonesia Berpotensi Panen Emas Hari Ini, Skuad Merah Putih Tampil di 14 Final Asian Games 2026

Kontingen Indonesia berpotensi meraup banyak medali termasuk emas hari ini, Kamis (24/9/2026). Pasalnya sejumlah atlet Merah Putih akan tampil di 14 final di Asian Games 2026.
Volimania Korea Ngamuk, Rival Megawati Hangestri Jadi Korban 'Kejahatan' Jepang di Asian Games 2026

Volimania Korea Ngamuk, Rival Megawati Hangestri Jadi Korban 'Kejahatan' Jepang di Asian Games 2026

Volimania Korea Selatan belum lama ini dibuat geram karena salah satu atletnya, Kang So-hwi menjadi korban 'kejahatan' Jepang di Asian Games 2026. Rival Megawati Hangestri tersebut menjadi bahan olok-olokan di tayangan pertandingan.
Polisi Ungkap Hubungan Singkat Dua Pemeran Video Mesum "A Day in My Life", dari Media Sosial Lanjut ke Pertemuan

Polisi Ungkap Hubungan Singkat Dua Pemeran Video Mesum "A Day in My Life", dari Media Sosial Lanjut ke Pertemuan

Polres Bogor mengungkap hubungan singkat dua pemeran video mesum “A Day in My Life” yang saat ini sedang viral di jagat maya. Dari perkenalan di media sosial, keduanya melanjutkan pertemuan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT