News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Operasi SAR Pantai Jembatan Panjang Resmi di Tutup Dengan 2 Korban Asal FK Universitas Brawijaya Belum Ditemukan

Tim SAR gabungan yang dikoordinir Basarnas Surabaya resmi menghentikan pencarian korban terseret ombak di Pantai Jembatan Panjang, Bantur Kabupaten Malang.
Sabtu, 15 Juli 2023 - 03:49 WIB
Tim SAR Hentikan Pencarian Korban Terseret Ombak di Pantai Jembatan Panjang
Sumber :
  • Edy Cahyono

Malang, tvOnenews.com  - Tim SAR Gabungan yang langsung dikoordinir Basarnas Surabaya dalam pencarian dua korban yang hanyut terseret ombak Pantai Jembatan Panjang desa Sumberbening Kecamatan Bantur Kabupaten Malang, hingga hari ketujuh belum menemukan tanda tanda dua korban ditemukan.

Dua korban yang terseret ombak Pantai Jembatan Panjang merupakan rombongan mahasiswa Universitas Brawijaya Fakultas Kedokteran mengadakan tur, sekitar 29 mahasiswa. Ada 17 WNA dan 12 WNI. Mereka (WNA) dari berbagai negara, khususnya dari Eropa seperti Swiss, Prancis, Spanyol, dan beberapa negara lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"'Dua korban yang belum ditemukan hingga hari ke tujuh yaitu Jana Olivia Soland (24) asal Swiss dan Bayu Perbangsa (40) warga Perum Casablanca Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang Kota Malang," ujar Nur Hadi dari BASARNAS selaku OSC (On Scane Comander ) saat dikonfirmasi awak media, Jumat (14/7) sore 
 
Untuk ciri ciri Jana, rambut cokelat kemerahan,  tinggi ±180cm, memakai bikini warna kuning bergaris dan ciri ciri  Bayu,  memakai baju Travel Malang kaos abu-abu," sambungnya.
 
Dalam opsar hari ketujuh ini, melibatkan 70 personil yang terbagi tujuh SRU (Search and Rescue Unit) yaitu SRU 1 diterjunkan 1 unit Jukung BASARNAS dan 1 unit Jukung Ngliyep,  SRU 2 melakukan pemantauan di Pantai Bantol, SRU 3 pemantauan di Pantai Jolosutro.
 
"Sedangkan SRU 4 pemantuan dipantai  Modangan, SRU 5 melakukan penyisiran  darat dan pemantauan dari Pantai Kondang Bandung, SRU melakukan penyisiran darat dan pemantauan dari Pantai Kondang Bandung dan SRU 7 melakukan  darat dan pemantauan dari Pantai Ngiyep," jelasnya.
 
Kami terus melakukan pencarian hingga hari terakhir ini. Sejauh ini kami belum menemukan tanda-tanda apapun, seperti benda-benda milik korban," ujar Koordinator Tim Basarnas Surabaya Nur Hadi.
 
Ia menyampaikan, pencarian ini dilakukan sejak 08.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Ketika hingga waktu yang ditentukan 2 korban tidak kunjung ditemukan maka, operasi pencarian akan dihentikan sementara.
 
"Sesuai dengan SOP jika 2 korban hingga hari ke-7 tidak ditemukan maka operasi pencarian akan dihentikan sementara. Operasi bisa dilanjutkan lagi jika ada temuan atau tanda-tanda korban," terang Nurhadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
"Dihentikan sementara itu, misal pada hari ke-9 ada temuan atau tanda-tanda, maka operasi pencarian akan kembali dilakukan. Sesuai aturan operasi lanjutan itu berlangsung selama 3 hari," tuntasnya.
Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Keracunan MBG Berulang di DIY, Sri Sultan Tegur Penyedia Teledor

Kasus Keracunan MBG Berulang di DIY, Sri Sultan Tegur Penyedia Teledor

Kasus keracunan yang dialami siswa setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di wilayah DI Yogyakarta.
Saat Masjid Menjadi Bagian dari Identitas Aceh, Mengapa Kebersihannya Perlu Diperhatikan?

Saat Masjid Menjadi Bagian dari Identitas Aceh, Mengapa Kebersihannya Perlu Diperhatikan?

Banda Aceh bahkan memiliki julukan “Serambi Mekah”, sebutan yang tidak terlepas dari perannya sebagai salah satu pusat perkembangan dan penyebaran Islam
Upaya Jaga Keselamatan dari Paparan Abu Vulkanik, Ratusan Ribu Masker Dibagikan ke Warga

Upaya Jaga Keselamatan dari Paparan Abu Vulkanik, Ratusan Ribu Masker Dibagikan ke Warga

Agung Sedayu Group (ASG) berkolaborasi dengan Yayasan Buddha Tzu Chi membagikan 500.000 masker secara gratis kepada masyarakat sebagai bagian dari langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi paparan abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Internet of Things (IoT) Makin Mengubah Dunia, Kenali Peran Programmer hingga Insinyur IoT yang Dibutuhkan di Masa Depan

Internet of Things (IoT) Makin Mengubah Dunia, Kenali Peran Programmer hingga Insinyur IoT yang Dibutuhkan di Masa Depan

Internet of Things (IoT) berkembang menjadi fondasi teknologi masa depan. Kenali cara kerja IoT, profesi yang terlibat, serta kebutuhan talenta di tengah
Gandeng BRIN, BNPP RI Bahas Model Desentralisasi Adaptif untuk Pengelolaan Wilayah Perbatasan

Gandeng BRIN, BNPP RI Bahas Model Desentralisasi Adaptif untuk Pengelolaan Wilayah Perbatasan

Kompleksitas persoalan di kawasan perbatasan, menurutnya, membutuhkan keterlibatan lintas kementerian/lembaga serta sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Pemkab Badung Pilih Ajukan Kasasi, Ini Kronologinya

Pemkab Badung Pilih Ajukan Kasasi, Ini Kronologinya

Kisruh menara telekomunikasi terpadu antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung, Bali dan dengan PT Bali Towerindo Sentra (BTS) masih terus berlanjut.

Trending

Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengonfirmasi pihaknya memang telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP terhadap kematian Fajar Sahrudin.
Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Viral satu kasus bunuh diri di media sosial (Medsos) yang masih didalami oleh Kepolisian. Korban FS ditemukan tak bernyawa di kawasan GBK, Jakarta.
Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Berdasarkan hasil oleh TKP Polsek Tanah Abang bersama Polres Jakarta Pusat kalau penemuan jasad dari Fajar Sahrudin ditemukan di GBK. Kini cuitannya jadi viral
Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Pihak Berwenang dalam Autobiografinya: Silahkan Autopsi, Cek Lambungku

Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Pihak Berwenang dalam Autobiografinya: Silahkan Autopsi, Cek Lambungku

Melalui surat yang ia tulis tangan secara rapi di autobiografinya tersebut, Fajar Sahrudin menyampaikan pernyataan untuk pihak berwenang boleh mengautopsinya.
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT