GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Guru Besar Unair Usulkan Program Pemberdayaan Bagi Perempuan HIV/AIDS

Perempuan menjadi kelompok yang rentan menderita HIV (Human Immunodeficiency Virus)/AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome).
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 28 Juli 2023 - 16:37 WIB
Prof Dr Tintin Sukartini, SKp MKes
Sumber :
  • tvOne - sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com - Perempuan menjadi kelompok yang rentan menderita HIV (Human Immunodeficiency Virus)/AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). Kesenjangan gender dan faktor ekonomi menjadi pemicu rentannya perempuan terjangkit penyakit tersebut.

Namun ironisnya, sebagai kelompok rentan, perempuan ODHIV (orang dengan HIV) justru kerap mendapatkan stigma buruk, diskriminasi, hingga mengalami kesulitan akses perawatan kesehatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi berbagai permasalahan pada perempuan ODHIV, Prof Dr Tintin Sukartini, SKp MKes mengusulkan sebuah program bertajuk Pemberdayaan Perempuan dengan HIV dalam Menurunkan Stigma serta Meningkatkan Kepatuhan konsumsi Antiretroviral (ARV). Usul tersebut ia sampaikan bertepatan dengan pengukuhannya sebagai Guru Besar Universitas Airlangga (Unair) ke-290.

Pentingnya Pemberdayaan

Dalam orasinya, Prof Tintin menyampaikan bahwa pemberdayaan pada perempuan ODHIV merupakan sebuah upaya membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan hidup, baik dari segi kesehatan, psikologis, sosial, hingga spiritual.

Menurut Prof Tintin, ekonomi menjadi faktor utama dalam mendorong pemberdayaan pada perempuan ODHIV. Ia melihat, perempuan ODHIV seringkali mengalami kesulitan dalam mendapatkan pekerjaan sebab banyaknya stigma negatif yang melekat pada mereka.

Upaya pemberdayaan penting dilakukan untuk mengembangkan potensi ekonomi pada perempuan ODHIV. Dengan demikian, kata Prof Tintin, perempuan ODHIV akan mampu meningkatkan produktivitas dalam mencukupi segala kebutuhan hidupnya.

"Banyak perempuan ODHIV yang kesulitan mendapatkan pekerjaan karena stigma-stigma pada diri mereka. Sehingga, upaya pemberdayaan dilakukan untuk mengembangkan potensi ekonomi serta meningkatkan produktivitas perempuan ODHIV dalam mencukupi kebutuhan hidupnya," ujar Guru Besar Fakultas Keperawatan Unair ini.

Program Pengobatan

Dalam kesempatan yang sama, Prof Tintin mengatakan bahwa sebenarnya pemerintah telah melakukan penanganan HIV/AIDS pada masyarakat. Penanganan itu dilakukan dengan pemberian terapi Antiretroviral (ARV) secara gratis sejak tahun 2004.

"Terapi Antiretroviral (ARV) ini merupakan pengobatan yang direkomendasikan untuk pasien dengan HIV dengan tujuan mengurangi viral load, mempertahankan dan memulihkan fungsi kekebalan tubuh, serta mencegah morbiditas," terangnya.

Kendati demikian, terapi ARV tidak serta merta dapat menyembuhkan infeksi HIV. ARV, tutur Prof Tintin, hanya dapat menekan replikasi virus dalam tubuh dan memungkinkan sistem kekebalan lebih menguat sehingga dapat mengembalikan kapasitasnya dalam melawan infeksi.

Efektivitas Pemberdayaan

Lebih lanjut, dosen Fakultas Keperawatan UNAIR itu mengungkap bahwa program pemberdayaan perempuan ODHIV telah terbukti dapat meningkatkan keberhasilan pengobatan pada perempuan ODHIV. Upaya pemberdayaan tersebut meliputi peningkatan pengetahuan, pemahaman, dan peran, baik secara individu maupun komunitas.

Adapun kegiatan dalam program pemberdayaan bisa berupa kegiatan penyuluhan, pemberian motivasi dan bimbingan serta penyebarluasan komunikasi, informasi dan edukasi. Keluarga dalam hal ini juga memegang peran penting dalam melancarkan program pemberdayaan pada perempuan ODHIV.

"Pemberdayaan perempuan melalui bimbingan berdasarkan pengetahuan dan pengalaman pengasuh dapat memberi keluarga keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan dalam merawat anggota ODHIV dan menyelesaikan masalah pada diri mereka," terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada akhir, guru besar kelahiran Sukabumi itu berharap agar pendekatan pemberdayaan perempuan dapat menurunkan stigma negatif, meningkatkan kepatuhan pengobatan, serta mengubah status kesehatan dan ekonomi ODHIV perempuan.

"Melalui pendekatan pemberdayaan, semoga perempuan ODHIV dapat meningkatkan status kesehatan dan ekonomi mereka sehingga nantinya juga akan berdampak terhadap peningkatan kualitas hidup mereka," pungkas Prof Tintin. (msi/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ini Alasan Timnas Indonesia Absen di Asian Games 2026

Ini Alasan Timnas Indonesia Absen di Asian Games 2026

AFC mengumumkan daftar 16 tim putra dan 12 tim putri yang akan berpartisipasi di Asian Games 2026.
Hasto Soal Parpol Lain Sibuk Persiapan Pilpres 2029: Fokus Selesaikan Masalah Rakyat

Hasto Soal Parpol Lain Sibuk Persiapan Pilpres 2029: Fokus Selesaikan Masalah Rakyat

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan, bahwa partainya belum membahas terkait pemilihan presiden (Pilpres) 2029.
Sodorkan Kontrak Baru untuk Marco Bezzecchi, Aprilia Yakin Bisa Kurangi Beban Murid Valentino Rossi Hadapi MotoGP 2026

Sodorkan Kontrak Baru untuk Marco Bezzecchi, Aprilia Yakin Bisa Kurangi Beban Murid Valentino Rossi Hadapi MotoGP 2026

Aprilia resmi mengikat Marco Bezzecchi dengan kontrak multi-tahun baru di tengah panasnya bursa transfer pembalap jelang MotoGP 2027.
Habis Ratas di Istana, Mentan Amran Klaim Stok Pangan Jelang Ramadan Aman

Habis Ratas di Istana, Mentan Amran Klaim Stok Pangan Jelang Ramadan Aman

Pemerintah memastikan ketersediaan pangan nasional dalam kondisi aman menjelang bulan suci Ramadan 2026.
Jadi yang Terakhir Luncurkan Tim untuk F1 2026, Bos Baru Aston Martin Sadar Mereka Jauh Tertinggal Dalam Urusan...

Jadi yang Terakhir Luncurkan Tim untuk F1 2026, Bos Baru Aston Martin Sadar Mereka Jauh Tertinggal Dalam Urusan...

Aston Martin menjadi tim terakhir yang meluncurkan tim mereka sekaligus memamerkan livery untuk gelaran F1 2026 mendatang.
Dari Dulu Megawati Hangestri Tak Peduli Hujatan, Akui Tak Suka Diatur dan Tak Semua Orang Tahu Ini

Dari Dulu Megawati Hangestri Tak Peduli Hujatan, Akui Tak Suka Diatur dan Tak Semua Orang Tahu Ini

Megawati Hangestri kembali meramaikan Proliga 2026 bersama Jakarta Pertamina Energi (JPE), Megatron sempat mengakui bahwa dirinya memiliki sifat tak suka diatur

Trending

Maarten Paes Bisa Minder? Timnas Indonesia Berpeluang Tambah Opsi Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya

Maarten Paes Bisa Minder? Timnas Indonesia Berpeluang Tambah Opsi Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan satu nama baru. Kiper Eropa, Kayne van Oevelen layak masuk radar John Herdman usai tampil impresif di Eredivisie.
Kabar Bahagia untuk John Herdman, Pemain Keturunan yang Cetak Hattrick di Arsenal Ingin Bela Timnas Indonesia

Kabar Bahagia untuk John Herdman, Pemain Keturunan yang Cetak Hattrick di Arsenal Ingin Bela Timnas Indonesia

Peluang Timnas Indonesia mendapatkan tambahan amunisi muda berbakat kembali terbuka. Wonderkid Arsenal, Demiane Agustien, akhirnya masuk radar John Herdman?
Janda Memuaskan Syahwat dengan Alat, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? 

Janda Memuaskan Syahwat dengan Alat, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? 

Seorang janda memuaskan syahwatnya menggunakan alat, apakah diperbolehkan dalam Islam? Simak penjelasan Buya Yahya berikut ini.
Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bojonegoro: Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Menggigil di Puncak

Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bojonegoro: Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Menggigil di Puncak

Klasemen Proliga 2026 jelang Seri Bojonegoro, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan berhasil membawa Jakarta Pertamina Enduro kuasai puncak.
Top Skor Proliga 2026 Jelang Seri Bojonegoro: Megawati Hangestri Masih Jadi Satu-satunya Pemain Indonesia yang Tembus 10 Besar

Top Skor Proliga 2026 Jelang Seri Bojonegoro: Megawati Hangestri Masih Jadi Satu-satunya Pemain Indonesia yang Tembus 10 Besar

Top skor Proliga 2026 jelang seri Bojonegoro, di mana Megawati Hangestri masih jadi satu-satunya pemain Indonesia yang tembus posisi 10 besar.
Meski Mohan Hazian Bikin Pernyataan, Korban Pelecehan Seksual Muak Pelaku Malah Ogah Akui Kesalahannya

Meski Mohan Hazian Bikin Pernyataan, Korban Pelecehan Seksual Muak Pelaku Malah Ogah Akui Kesalahannya

Korban pelecehan seksual, Saa dengan akun X @aarummanis merasa pelaku tidak beritikad baik. Itu terjadi pasca Mohan Hazian bikin pernyataan permintaan maafnya.
Red Sparks Kembali Diterpa Kabar Buruk, Sahabat Megawati Hangestri Berpotensi Absen Panjang di Liga Voli Korea

Red Sparks Kembali Diterpa Kabar Buruk, Sahabat Megawati Hangestri Berpotensi Absen Panjang di Liga Voli Korea

Red Sparks kembali diterpa kabar buruk setelah pemain andalannya yang juga merupakan sahabat Megawati Hangestri dikabarkan berpotensi absen panjang di Liga Voli Korea.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT