News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Stok LPG Tiga Kilogram Langka, Pertamina dan Pemkab Probolinggo Lakukan Sidak Pangkalan

Pertamina bersama Pemkab Probolinggo melakukan sidak ke sejumlah pangkalan LPG atas keluhan masyarakat terkait sulitnya mendapatkan pasokan elpiji tiga kilogram
Sabtu, 29 Juli 2023 - 14:20 WIB
Sidak pangkalan LPG melon
Sumber :
  • m syahwan

Probolinggo, tvOnenews.com – Terpantau masyarakat Kabupaten Probolinggo mengalami kesulitan untuk mendapatkan pasokan gas LPG bersubsidi tiga kilogram, dalam beberapa hari terakhir ini. Atas keluhan tersebut, pihak Pertamina bersama pemkab setempat langsung melakukan sidak ke sejumlah pangkalan gas elpiji.

Sidak gabungan tersebut, salah satunya digelar di pangkalan gas LPG tiga kilogram di perum WPS Kebonagung, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Asisten II Kabupaten Probolinggo, Hasyim Asy’ari menyampaikan, pihaknya masih meminta kepda dinas terkait di Kabupaten Probolinggo, untuk terus memantau kondisi gas elpiji tiga kilogram tersebut.

“Kepada Kabag Prekonomian dan SDA, saya minta untuk memonitor kondisi di lapangan, terkait kelangkaan elpiji tiga kilogram. Apa sih, yang sebenarnya terjadi. Karena stok di pangakalan masih aman. Ditakuti ada hal lain yang membuat elpiji langka,” jelasnya.

Hasyim juga menambahkan, seandainya ada pengurangan beberapa persen, mungkin dari sisi persediaan saja. 

"Di lokasi sidak, kami tidak menemukan adanya pengurangan persediaan. Bahkan kami juga memberikan petunjuk atau arahan kepada para pengusaha seperti resto, rumah makan dan hotel untuk tidak menggunakan elpiji tiga kilogram," tambahnya.

Namun kemungkinan besar penggunaan elpiji itu tidak pada sasaran yang tepat, yaitu masyarakat miskin. Dengan begitu, pembeliannya dibatasi dan harus menggunakan KTP dan Kartu Keluarga. 

”Kami harus melakukan pemantauan sampai kondisi ini kembali normal,” tandasnya.

Sementara itu, Officer Communication Relations Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus), Mutiara Evi mengatakan, pangkalan yang menjual di atas HET yang ditetapkan Pertamina adalah pelanggaran.  

“HET untuk gas elpiji tiga kilogram dari Pertamina yaitu Rp16 ribu. Kami harapkan masyarakat agar membeli langsung ke pangkalan saja agar mendapat harga sesuai HET,” katanya.

Diketahui penyaluran gas elpiji tiga kilogram di Kabupaten Probolinggo masih aman. Penyaluran tabung gas elpiji di daerah berpenduduk 1,15 juta jiwa ini, rata-rata 33.763 tabung per hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk daerah Jawa Timur, rata-rata penyaluran 2.019.637 tabung per hari. Kemudian untuk Malang Raya, rata-rata 525.670 tabung per hari," imbuhnya.

Pertamina mengimbau agar masyarakat membeli elpiji langsung di pangkalan saja agar mendapatkan elpiji dengan mudah dengan harga HET. (msn/far)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Tak Mampu Beli Buku dan Pena, Cak Imin: Cambuk Agar Lebih Peka

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Tak Mampu Beli Buku dan Pena, Cak Imin: Cambuk Agar Lebih Peka

Diketahui, anak tersebut tinggal bersama neneknya. Sementara sang ibu yang merupakan orang tua tunggal bekerja sebagai petani dan buruh serabutan untuk menghidupi lima anaknya
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Harga Emas Pegadaian Hancur Lebur, Balik ke Level Rp2,9 Juta per Gram

Harga Emas Pegadaian Hancur Lebur, Balik ke Level Rp2,9 Juta per Gram

Penurunan harga juga dialami emas Antam logam mulia. Dalam dua hari terakhir, harga emas Antam anjlok hingga Rp300 ribuan.
Jangan Panik! Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok Hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tak Berlaku Lagi, Ini yang Harus Dilakukan

Jangan Panik! Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok Hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tak Berlaku Lagi, Ini yang Harus Dilakukan

Pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah mulai tidak berlaku lagi pada 2 Februari 2026.
Perintah Presiden Soal Sampah Dijawab Aksi Nyata, Brimob Sumut Bersihkan Sungai di Medan

Perintah Presiden Soal Sampah Dijawab Aksi Nyata, Brimob Sumut Bersihkan Sungai di Medan

Dansat Brimob Polda Sumut, Kombes Pol Rantau Isnur Eka, menegaskan bahwa kepedulian terhadap kebersihan lingkungan tidak hanya terbatas di area markas komando.
Setelah Kevin Diks, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kunjungi Latihan Sassuolo demi Jay Idzes

Setelah Kevin Diks, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kunjungi Latihan Sassuolo demi Jay Idzes

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, melanjutkan agendanya di Eropa untuk mengunjungi klub-klub yang dibela para pemain. Kini, dia mengunjungi Sassuolo untuk Jay Idzes.

Trending

Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden memalukan mewarnai lanjutan pekan ke-23 Serie A. Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, secara resmi menyampaikan permintaan maaf kepada kiper Emil Audero menyusul aksi pelemparan kembang api dari tribun pendukung Nerazzurri yang mengarah langsung ke sang penjaga gawang.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Open To Work di LinkedIn Berujung Kontroversi, Prilly Latuconsina Ngaku Menyesal: Aku Bukan Niat Tidak Empati

Open To Work di LinkedIn Berujung Kontroversi, Prilly Latuconsina Ngaku Menyesal: Aku Bukan Niat Tidak Empati

Aktris Prilly Latuconsina muncul klarifikasi dan minta maaf usai fitur #OpenToWork profil LinkedIn bekerja sebagai sales mengandung tidak empati ke pencaker.
Kabar Buruk bagi John Herdman, Selain Pascal Struijk, Pemain Keturunan Ini Tunda Peluang Bela Timnas Indonesia

Kabar Buruk bagi John Herdman, Selain Pascal Struijk, Pemain Keturunan Ini Tunda Peluang Bela Timnas Indonesia

Daftar pemain berdarah Indonesia yang belum mengambil keputusan untuk membela Timnas Indonesia kembali bertambah. Jayden Oosterwolde ikuti jejak Pascal Struijk.
Top 3 Bola 4 Februari 2026: Standar Naturalisasi Timnas Indonesia Naik, MU Juara, hingga Curhatan Bruno Moreira

Top 3 Bola 4 Februari 2026: Standar Naturalisasi Timnas Indonesia Naik, MU Juara, hingga Curhatan Bruno Moreira

Top 3 Bola 4 Februari 2026: John Herdman tetapkan standar ketat naturalisasi Timnas Indonesia, peluang juara Manchester United, dan Persebaya disorot.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT