GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kelangkaan Elpiji di Pacitan, Pertamina Ancam Cabut Izin Pangkalan Nakal

Keluhan warga terhadap kelangkaan gas elpiji di Pacitan yang diduga karena permainan pasar, langsung menjadi perhatian serius pihak PT Pertamina (Persero).
Kamis, 3 Agustus 2023 - 12:49 WIB
Kelangkaan LPG di Pacitan
Sumber :
  • agus wibowo

Pacitan, tvOnenews.com - Keluhan warga terhadap kelangkaan gas elpiji di Pacitan yang diduga permainan pasar, langsung menjadi perhatian serius pihak PT Pertamina.

PT Pertamina (Persero) bahkan mengancam akan mencabut izin usaha kepada agen atau pangkalan yang terbukti menjual elpiji ukuran tiga kilogram yang nakal, hingga terjadi kelangkaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Section Head Communication & Relation Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Taufik Kurniawan menjelaskan, ancaman sanksi tegas tersebut sebagai salah satu langkah strategis untuk memastikan agar tidak ada agen atau pangkalan yang menjual elpiji di atas harga kewajaran, yang berdampak kelangkaan gas elpiji tiga kilogram di sejumlah wilayah di Pacitan.

"Kalau itu dilanggar tentu akan ada sanksi tegas. Namun kita harus tahu dulu kasusnya. Kalaupun terindikasi kita beri peringatan, tapi kalau memang nakal bisa sanksi berupa pemutusan izin usaha," tegasnya.

Keputusan ini dilakukan dengan tujuan untuk melindungi masyarakat yang berhak mendapatkan LPG tiga kilogram agar mendapatkan harga sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp16.000. 

“Dimana penjualan di toko/pengecer itu kita tidak bisa kontrol, yang pertama harganya bisa jadi lebih dari Rp16.000, sudah pasti akhirnya subsidi elpiji yang diberikan oleh negara itu dinikmati oleh pengecer, dan dari pengecer kita juga tidak bisa mengontrol penjualannya kepada konsumen yang tidak berhak seperti laundry, peternakan, restoran dan kafe itu yang subsidinya tidak tepat sasaran,” tambahnya.

"Jadi Berdasarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 37.K/MG.01/MEM.M/2023 tanggal 27 Februari 2023 itu, wilayah di Jatim sudah melaksanakan subsidi tepat LPG di mana pemerintah mengharuskan pangkalan mengutamakan konsumen individu dibandingkan dengan pembeli dalam jumlah banyak atau pengecer. Itulah yang terjadi kekurangan di tingkat pengecer dan harga tinggi," tambah Taufik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan konsekuensi tersebut, Pertamina mengimbau kepada masyarakat untuk membeli LPG langsung ke pangkalan resmi Pertamina agar mendapatkan harga sesuai harga eceran tertinggi yang telah ditetapkan Gubernur Jatim Rp16.000, dan kepastian mendapatkan LPG tiga kilogram bersubsidi, mengingat di level pangkalan stoknya banyak dan melimpah.

Untuk Kecamatan Nawangan, Bandar dan Kebonagung total ada 108 pangkalan. Sedangkan di Kabupaten Pacitan terdapat 648 pangkalan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar, Dedi Mulyadi wacanakan hapus pajak kendaraan, hingga alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung.
Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Pemerintah berencana melakukan konversi energi dari Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke Compressed Natural Gas (CNG).
Buntut Kasus Pencabulan Santriwati, Ketua PWNU Jateng: Ponpes di Pati Bukan Pesantren NU, Kiai Ashari itu Dukun

Buntut Kasus Pencabulan Santriwati, Ketua PWNU Jateng: Ponpes di Pati Bukan Pesantren NU, Kiai Ashari itu Dukun

Ketua PWNU Jateng, Gus Rozin membantah Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati milik Kiai Ashari, tersangka kasus pencabulan santriwati bagian dari NU.
Begal di Palmerah Bacok Korban Demi Beli Sabu, Polisi Ungkap Ternyata Pelaku Juga Kurir Narkoba

Begal di Palmerah Bacok Korban Demi Beli Sabu, Polisi Ungkap Ternyata Pelaku Juga Kurir Narkoba

Tabir di balik aksi pembegalan sadis yang menimpa seorang pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, akhirnya terungkap. 
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Dedi Mulyadi Evaluasi Tata Kelola Tambang, Proyek Strategis di Bogor Terancam Mangkrak? Ini Penjelasan Wakil Bupati

Dedi Mulyadi Evaluasi Tata Kelola Tambang, Proyek Strategis di Bogor Terancam Mangkrak? Ini Penjelasan Wakil Bupati

Rencana evaluasi besar-besaran aktivitas tambang di Kabupaten Bogor oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dapat dukungan penuh dari pemerintah daerah setempat. 

Trending

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT