News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta Baru dalam Rekonstruksi Pembunuhan Mahasiswa Unitri Malang, Korban Ditusuk 6 Kali

Tiga tersangka pembunuhan mahasiswa Universitas Tribhuwana Tungga Dewi (Unitri) Malang, Krisnael Murry (23) asal Desa Tema Tana, Kecamatan Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat dihadirkan dalam rekonstruksi pada Jumat (4/8) kemarin, di parkir belakang gedung Sanika Satyawada Polres Malang.
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 6 Agustus 2023 - 16:38 WIB
Rekontruksi pembunuhan mahasiswa Universitas Tribhuwana Tungga Dewi (Unitri) Malang, Krisnael Murry (23)
Sumber :
  • tvOne - edy cahyono

Malang, tvOnenews.com - Tiga tersangka pembunuhan mahasiswa Universitas Tribhuwana Tungga Dewi (Unitri) Malang, Krisnael Murry (23) asal Desa Tema Tana, Kecamatan Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat dihadirkan dalam rekonstruksi pada Jumat (4/8) kemarin, di parkir belakang gedung Sanika Satyawada Polres Malang.

Dalam rekonstruksi dengan memperagakan 22 adegan, polisi temukan sejumlah fakta baru. Dan tiga tersangka tersebut yakni,  Remigius Mario Bere Seran alias Rendi (23), Yeremias Sigibertus Maya alias Yeri (30), dan tersangka utama Jonio Fernandes alias Jofer (34).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adegan pertama diawali dengan memasuki kontrakan yang ditinggali Yeri, bersama Jofer untuk mengambil senjata tajam, sebelum berangkat ke kafe yang berlokasi di Kafe Komend pada Sabtu (24/6) silam.

Sesampainya di kafe, mereka menggelar pesta miras di pinggir kafe sebelum dimulainya acara syukuran atas perayaan wisuda beberapa mahasiswa Unitri Malang.

Tak berselang lama, korban Krisnael bersama temannya Ronal hendak pulang terlebih awal ketika suasana acara mulai panas. Saat melewati lokasi pesta miras, korban menggeber motornya yang mengakibatkan tersangka tersinggung.

Mereka yang tersulut emosi kemudian mendatangi korban. Kala itu, Rendi sempat memukul korban hingga terjatuh dari motor dan korban sempat memberikan perlawanan. Tak lama, Yeri menolong Rendi dan korban yang terjatuh.

Kasatreskrim Polres Malang, Iptu Wahyu Rizki Saputro menjelaskan kalau pihaknya mendapatkan beberapa fakta baru usai melakukan rekonstruksi pembunuhan Mahasiswa Unitri. Pada adegan 17, tersangka Jonio Fernandes alias Jofer mengeluarkan sajam dan melakukan penusukan lebih dari 4 kali.

"Tersangka yang menusuk korban adalah Jonio Fernandes alias Jofer melakukan penusukan sebanyak 6 kali. Sebanyak 4 kali mengenai bagian punggung kiri dan punggung kanan, kemudian ada juga tusukan di punggung tengah sebanyak 2 kali dengan cara ditikam," terangnya.

Wahyu juga menjelaskan kalau Jofer menggunakan senjata tajam sejenis Katana kecil dengan panjang 50 cm. Senjata tersebut adalah senjata milik Yeremias Sigibertus Maya alias Yeri yang dibawa dari Gresik ke TKP (Tempat Kejadian Perkara) Kedai Kampung Kopi Cafe Komend Desa Tegalgondo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang pada Sabtu (24/6).

Adegan ke 18, korban akhirnya terpojok. Ia dijepit di pinggir tembok dan kembali mengalami pemukulan oleh para tersangka lainnya. Yang mana, salah satu yang melakukan pemukulan itu saat ini sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Selanjutnya, korban yang dalam keadaan bersimbah darah dan meninggal dunia itu, kemudian ditemukan saksi dan dilaporkan ke polisi.

Setelah melakukan pembunuhan pada Krisnael Murri sekitar pukul 23:45 WIB, para tersangka langsung kabur ke kontrakan Jofer di daerah Gresik. Di sanalah Jofer menyembunyikan samurai kecil yang ia gunakan untuk menikam korban sebanyak 6 kali.

“Cara tersangka Jonio Fernandes alias Jover menyembunyikan barang bukti senjata tajam yang digunakan untuk menusuk korban dengan cara disimpan di kontrakan di daerah Gresik. Sebelum kemudian ditemukan petugas saat melakukan penggerebekan," ujar Wahyu.

Saat jajaran Satreskrim Polres Malang melakukan penggerebekan, kondisi kontrakan sudah kosong. Para tersangka telah melarikan diri masing-masing. Namun, polisi berhasil menemukan senjata tajam yang ditinggalkan tersangka di sana.

Selain itu, pelaksanan reka ulang tersebut dilakukan dengan tujuan melengkapi berkas perkara di Kejaksaan. Sebab, kasus tersebut tengah diupayakan segera P-21 dan dilimpahkan ke kejaksaan agar proses berlanjut ke persidangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Rekostruksi dihadiri oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU),” pungkasnya. (eco/gol)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
5 Zodiak Paling Hoki 28 Juni 2026: Gemini Rezeki Mengalir, Taurus Paling Bersinar

5 Zodiak Paling Hoki 28 Juni 2026: Gemini Rezeki Mengalir, Taurus Paling Bersinar

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 28 Juni 2026, di antaranya Gemini ada rezeki mengalir hingga Taurus paling bersinar.
Hari Pernikahan Makin Dekat? Nathalie Holscher Beri Kode Lewat Foto Prewedding Terbaru Bersama Aripat

Hari Pernikahan Makin Dekat? Nathalie Holscher Beri Kode Lewat Foto Prewedding Terbaru Bersama Aripat

Hari pernikahan semakin dekat? Nathalie Holscher beri kode lewat foto prewedding terbaru bersama Aripat.
KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

Seluruh perjalanan kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta dipastikan dalam keadaan selamat dan aman pascagempa yang mengguncang wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya pada Sabtu (27/6), 14.48 WIB.
23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) telah menjangkau dan melayani 23,3 juta nasabah PNM Mekaar di seluruh Indonesia, ini upaya meneguhkan peran sebagai lembaga pemberdayaan yang hadir untuk membuka akses pembiayaan dan pendampingan bagi masyarakat.
Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mengungkap lima orang calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) meninggal dunia saat mengikuti pelaksanaan pelatihan dasar militer (Latsarmil).

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT