News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rayakan HUT RI, Begini Cara Sekolah Dasar di Jember Tanamkan Nilai Pancasila Sejak Dini

Sekolah Dasar Swasta (SDS) Shinta Jember, merupakan salah satu sekolah yang menerapkan nilai Pancasila dan semangat toleransi terhadap para siswanya.
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 13 Agustus 2023 - 13:47 WIB
Sekolah Dasar Swasta (SDS) Shinta Jember
Sumber :
  • tvOne - sinto sofian

Jember, tvOnenews.com - Sekolah Dasar Swasta (SDS) Shinta Jember, merupakan salah satu sekolah yang menerapkan nilai Pancasila dan semangat toleransi terhadap para siswanya.

Dengan menanamkan nilai Pancasila, sekolah dasar yang beralamat di Jalan KH Siddiq No 113 Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Jember itu menekankan siswanya untuk memahami keberagaman agama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satunya saat berkegiatan agama, bahkan juga ketika merayakan Hari Kemerdekaan RI ke 78 dengan gelaran jalan sehat dan bazar sekolah.

Namun bedanya, kegiatan itu diikuti seluruh siswa yang memiliki perbedaan agama, serta selalu membiasakan salam beragam agama ataupun merayakan hari keagamaan sebagai bentuk toleransi.

"Salam dari lima agama di Indonesia, selalu kami biasakan kepada murid kami. Contohnya Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, selamat pagi, Salam Sejahtera bagi kita semua, Syalom, Oom Swastiastu, Wei De Dong Tian, Salam Kebajikan. Ucapan salam itu selalu kami biasakan di sekolah kami ini," kata Kepala SDS Shinta Jember, Vivi Setiya Dewi saat dikonfirmasi sejumlah wartawan.

Menurut Vivi, dengan menanamkan semangat toleransi itu. Diharapkan para siswa di sekolahnya tertanam nilai-nilai Pancasila.

"Karena untuk sekolah kita sendiri SDS Shinta, dasarnya Pancasila. Jadi di sini kita kembangkan dari berbagai agama yang ada di Indonesia. Begitu juga seluruh siswa kita, dari segala suku ada di sini, jadi selalu kita kembangkan. Tidak hanya mendidik secara akademik, tapi mendidik agar punya moral baik. Soal kesopanan dan perilaku yang baik. Bagaimana bisa menanamkan kemandirian dan ahlak serta moral yang baik," ujarnya.

Tidak hanya menanamkan nilai Pancasila lewat pengucapan salam dan dalam merayakan hari keagamaan. Di SDS Shinta, juga ada sejumlah ruangan khusus bagi tiap-tiap agama.

"Untuk ruangan itu kami ada, baik muslim tempatnya suci untuk mereka beribadah. Lalu ada agama Katolik, Kristen ada (juga) di kelas. Seluruhnya kita ada, bahkan Hindu dan Buddha juga dikembangkan, serta ada gurunya masing-masing yang mengajar. Karena khusus yang pertama (ditanamkan) adalah nilai religinya," ulas Vivi.

Namun demikian, diakui oleh Vivi, jumlah siswa yang bersekolah di tempatnya saat ini hanya berjumlah 58 siswa, dari kelas 1-6 SD. Tapi tidak menyurutkan semangat, untuk menanamkan semangat toleransi.

"Bahkan di sekolah kami, sebagian besar Muslim (Islam), dan juga Kristen Katolik, Hindu pun juga ada beberapa. Hanya Buddha yang tidak ada. Tapi dulu ada. Namun demikian, nilai-nilai Pancasila itu selalu kami tanamkan," tuturnya.

Dengan keberagaman agama yang ditekankan di sekolahnya, lebih jauh Vivi menyampaikan, saat perayaan agama bahkan perayaan hari-hari nasional juga selalu dirayakan.

"Tingkat SD adalah dasar untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan. Saat yang muslim berpuasa, kami ada acara buka bersama bahkan bagaimana menanamkan bentuk penghormatan saat puasa Ramadan. Saat yang Nasrani, Kristen Katolik merayakan Natal, ya ada perayaannya, yang Hindu maupun Buddha juga sama. Sehingga tertanam nilai toleransi itu bagi siswa kami," ujarnya.

"Saat merayakan Hari Kemerdekaan, seperti saat ini. Kami merayakan juga dengan jalan sehat dan bazar bersama-sama. Ada berbagai lomba, seperti makan krupuk, lari bendera, lomba bakiak, tarik tambang, balap karung. Bahkan juga dimeriahkan oleh bapak ibu guru. Karena kita kan hidup di negara Indonesia dengan nilai Pancasila dan keberagaman suku dan budaya itu," sambungnya.

Terpisah, salah satu wali murid Luh Mega Wulandari mengaku senang dengan penerapan nilai-nilai Pancasila yang diterapkan di SDS Shinta.

"Anak saya kan berbeda agama ya, dia Hindu. Tapi meskipun berbeda, kalau di SDS Shinta tidak dikucilkan, tapi diarahkan (memahami tentang toleransi). Jadi perbedaan agama itu, dipahami sebagai bentuk saling menghargai," ujar perempuan yang juga Wali Murid kelas 6 ini.

Dengan menerapkan bentuk toleransi dan memahami keberagaman agama, kata Mega, diyakini memberikan kenyamanan.

"Jadi kita sebagai agama lain merasa lebih dihargai dan dihormati. Kami juga diakui, tidak ada perbedaan. Bahkan saat kegiatan agama berbeda, tidak jadi masalah," ujarnya.

Saat hari libur agama, lanjut Mega, juga disesuaikan sehingga semangat toleransi sangat dirasakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Perbedaan menurut saya tidak ada. Perbedaan sama saja, yang penting rukun dan tidak saling olok-olok dan tetap saling tolong menolong antar sesama meskipun berbeda agama. Semua sama," tandasnya. (sss/gol)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tinggal Hitungan Hari Buat Lihat Debut Megawati Hangestri! Ini Jadwal Lengkap Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026

Tinggal Hitungan Hari Buat Lihat Debut Megawati Hangestri! Ini Jadwal Lengkap Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026

Megawati Hangestri berpeluang mencatatkan penampilan pertamanya bersama Hyundai Hillstate ketika tim asal Suwon itu berlaga di KOVO Cup 2026 dalam waktu dekat.
Kabar Buruk Liverpool Jelang Hadapi Manchester City, Alexander Isak dan Cody Gakpo Absen Bela The Reds di Anfield

Kabar Buruk Liverpool Jelang Hadapi Manchester City, Alexander Isak dan Cody Gakpo Absen Bela The Reds di Anfield

Liverpool mendapat kabar kurang menggembirakan menjelang duel melawan Manchester City di Liga Inggris 2026/2027. Alexander Isak dan Cody Gakpo harus absen.
Setelah Dinikahi Reino Barack, Syahrini Ungkap Perjuangan Kembali ke Dunia Musik

Setelah Dinikahi Reino Barack, Syahrini Ungkap Perjuangan Kembali ke Dunia Musik

Syahrini mengungkap makna lagu Kau yang Utama yang terinspirasi dari Reino Barack dan anaknya, sekaligus kisah perjuangannya kembali ke dunia musik.
Sukses Singkirkan Unggulan Ketiga, Aldila Sutjiadi Kunci Satu Tempat di Babak Semifinal China Open 2026

Sukses Singkirkan Unggulan Ketiga, Aldila Sutjiadi Kunci Satu Tempat di Babak Semifinal China Open 2026

Petenis asal Indonesia, Aldila Sutjiadi, berhasil melanjutkan langkahnya di turnamen WTA 1000, China Open 2026 usai meraih kemenangan di babak perempat final.
Viral Pria Ngaku Anggota BNN di Garut, DPR Desak Polisi Ungkap Penipuan yang Catut Polri-BNN

Viral Pria Ngaku Anggota BNN di Garut, DPR Desak Polisi Ungkap Penipuan yang Catut Polri-BNN

Menanggpi kasus viral di Garut, Jawa Barat anggota Komisi III DPR Abdullah mendorong Polri menindak tegas pelaku penipuan berkedok polisi gadungan dan BNN.
Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas pendidikan, Program Studi Statistika UNAIR melaksanakan Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Dosen di Gedung Kuliah Bersama (GKB) UNAIR

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas pendidikan, Program Studi Statistika UNAIR melaksanakan Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Dosen di Gedung Kuliah Bersama (GKB) UNAIR
Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Tampilan mobil bergaya RWB bisa diperbarui lewat wrapping Gentian Blue bertekstur liquid metal. Gaya modifikasi mobil ala Rauh-Welt Begriff (RWB)
Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Sama-sama mengisi slot pemain asing kuota Asia Liga Voli Korea, Thanacha Sooksod kini hijrah ke GS Caltex setelah tiga musim membela Korea Expressway Hi-Pass.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT