News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siasati Pengeluaran Belanja, Ibu Rumah Tangga di Gresik Olah Sampah Organik Menjadi Hair Tonic

Kelompok ibu rumah tangga di Desa Randu Agung, Kebomas, Gresik berhasil mengolah sampah organik menjadi pupuk, sabun cair maupun antiseptik, hair tonic.
Selasa, 15 Agustus 2023 - 13:33 WIB
Pembuatan hair tonic
Sumber :
  • m habib

Gresik, tvOnenews.com - Ternyata sampah organik tidak hanya bermanfaat untuk bahan baku pembuatan pupuk, sabun cair maupun antiseptik, tetapi juga bermanfaat untuk dijadikan bahan baku pembuatan hair tonic (penyubur rambut), sepeti yang dilakukan kelompok ibu rumah tangga di Desa Randu Agung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, untuk menekan (siasati) pengeluaran belanja mereka setiap hari, Selasa (15/8).

Berbekal ilmu getok tular, hasil inovasi emak-emak yang tergabung dalam PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) di Desa Randuagung ini, selain terbukti efektif mengatasi persoalan gunungan sampah, dan kebersihan lingkungan, juga membuat pengeluaran belanja mereka dapat dikurangi. Selain itu cuan dari hasil jualan hair tonic menjadi nilai tambah ekonomis untuk masyarakat sekitar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Endang, salah satu ibu rumah tangga, mengatakan persoalan limbah rumah tangga yang kerap mengotori lingkungan, kini teratasi. Tidak ada lagi gunungan sampah, lalat maupun aroma menyengat yang ditimbulkan sampah rumah tangga. 

"Alhamdulilah selain beban belanja dapat dikurangi, lingkungan juga menjadi lebih bersih. Warga juga semakin antusias mengolah sampah organik, khususnya sisa makanan buah dan sayur untuk pembuatan eco enzyme," ujarnya.

Masih lanjut Endang, selain nilai cuan yang dihasilkan, pengeluaran belanja kebutuhan rumah tangga juga lebih berhemat. Tidak perlu lagi membeli pembelian sabun cair, pembersih lantai, cuci piring, insektisida, anti ketombe, hingga belanja untuk pembelian pupuk tanaman.

"Kami sangat bersyukur, karena warga semakin guyub rukun, lingkungan lebih bersih, dan bisa lebih berhemat," tandasnya. 

Ketua Yayasan Relawan Eco Enzym Indonesia (REEI) Gresik, Tatik Erawati mengatakan pengelolaan sampah organik, khususnya sampah sisa makanan efektif mengurangi pencemaran limbah sampah dan mewujudkan kawasan pemukiman zero waste (bebas sampah).

"Kami berharap agar masyarakat mengolah sampah organik rumah tangga secara mandiri untuk membuat beragam produk bermanfaat, sekaligus mendapatkan penghasilan tambahan," katanya.

Salah satu caranya, lanjut Tatik Erawati, dengan membuat Eco Enzyme dari hasil fermentasi sampah organik atau rumah tangga, seperti sampah sayur dan buah. Cairan hasil fermentasi sampah tersebut dapat diolah menjadi enzim sampah atau eko enzim untuk berbagai keperluan, seperti pembersih rumah, pupuk, pestisida alami.

"Eko enzim memiliki khasiat beragam diantaranya untuk bahan baku pembuatan sabun, antiseptik, pembersih sayur dan buah, penangkal serangga, hingga hair tonic penyubur rambut," jelasnya.

Tatik Erawati menambahkan, pembuatan eko enzim sangat mudah. Bahan-bahan yang digunakan sangat sederhana dan sering ditemui dalam rumah tangga. Sedangkan, bahan yang dibutuhkan yakni gula (tetes tebu), limbah sayur atau kulit buah, dan air dengan perbandingan 1:3:10. 

"Proses fermentasi berlangsung sekitar tiga bulan. Ditandai dengan indikasi limbah turun ke bagian dasar, dan beraroma khas fermentasi. Setelah itu, eco enzyme disaring dan siap untuk berbagai keperluan," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, dengan membuat eko enzim di rumah, maka dapat menghemat pengeluaran bulanan, terutama untuk pembelian sabun dan bahan pembersih lainnya di antaranya cairan pembersih lantai, cuci piring, insektisida, anti ketombe, dan masih banyak lagi. 

"Oleh karena itu, saya membuka pintu lebar-lebar kepada warga yang pingin belajar mengolah sampah organik. Eco Enzyme tidak hanya mengurangi pencemaran limbah sampah, tetapi juga mewujudkan kawasan pemukiman zero waste (bebas sampah)," pungkas Erawati. (mhb/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT