News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gara-gara Kepmen Baru, Pelabuhan Perikanan Swasta di Banyuwangi Terancam Gulung Tikar 

Keputusan Menteri (Kepmen) Perikanan dan Kelautan yang baru, membuat pengusaha pelabuhan perikanan swasta di Banyuwangi meradang. Bahkan, terancam gulung tikar.
Selasa, 22 Agustus 2023 - 20:48 WIB
Pelabuhan Masami di Banyuwangi
Sumber :
  • happy oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com - Keputusan Menteri (Kepmen) Perikanan dan Kelautan yang baru, membuat pengusaha pelabuhan perikanan swasta di Banyuwangi meradang. Bahkan, terancam gulung tikar. Penyebabnya, mereka ditinggal kapal ikan dan memilih sandar ke pelabuhan milik negara. 

Mirisnya, pelabuhan swasta bernama Masami ini baru beroperasi awal Januari kemarin. Sepinya pelabuhan ini dipastikan akan berlanjut seiring  terbitnya  Kepmen No.139 Tahun 2023 tentang Penetapan Pelabuhan yang Memenuhi Syarat Perikanan Pasca Produksi atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak  dari Pemanfaatan Sumber Daya Alam Perikanan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi ini mengagetkan kami sebagai pengelola pelabuhan swasta. Ketika baru beroperasi, muncul Kepmen yang menunjuk pelabuhan perikanan baru milik pemerintah. Jaraknya hanya sekitar 700 meter dari pelabuhan kami," keluh Pimpinan Pelabuhan Perikanan Masami, Banyuwangi, Rudi Steven, Selasa (22/8) siang. 

Dalam Kepmen ini, selain Pelabuhan Masami, ditunjuk dua pelabuhan plat merah sebagai pelabuhan perikanan. Diantaranya, Pelabuhan Tanjungwangi dan Pelabuhan Muncar. Yang janggal, Pelabuhan Tanjungwangi ini sudah sejak  lama dijadikan pendaratan kapal-kapal ikan. Namun, baru tahun ini Kepmen menetapkannya sebagai pelabuhan perikanan. 

Sementara Pelabuhan Masami baru beroperasi pada 13 Januari 2023. Setelah beroperasi sekitar empat bulan, cuaca buruk melanda. Imbasnya, kapal-kapal ikan kesulitan bersandar. Kemudian, dialihkan ke Pelabuhan Tanjungwangi. 

Yang aneh, hingga pertengahan Agustus ini, kapal-kapal ikan tetap diarahkan berlabuh di Pelabuhan Tanjungwangi, bukan dikembalikan ke Pelabuhan Masami. Dampaknya, pelabuhan swasta ini berhenti beroperasi. Tak ada kapal yang sandar. 

"Katanya, cuaca masih buruk. Dermaga Masami belum bisa disandari kapal, masih berbahaya. Tapi, kenapa Pelabuhan Tanjungwangi tetap boleh. Jaraknya juga berdekatan, satu jalur pantai," kritik Rudi. 

Padahal, pelabuhan miliknya sangat standar bagi kapal ikan bertonase 100-200 GT. Pelabuhan ini juga menyumbangkan Pendapatan Nasional Bukan Pajak (PNBP) cukup besar, bahkan nomor dua nasional. Namun, dengan terbitnya Kepmen baru, kapal-kapal ikan tetap bersandar di Pelabuhan Tanjungwangi yang berdekatan dengan kapal barang. 

"Investasi kami membangun dermaga juga besar, sekitar Rp400 miliar. Belum perawatan dan operasional. Izinnya juga lengkap," tegasnya. 

Pihaknya berharap Syahbandar Pelabuhan Perikanan bisa bijak menyikapi kondisi ini. Artinya, ketika cuaca memang sudah membaik, kapal-kapal dikembalikan bersandar di Pelabuhan Masami. Apalagi, pelabuhan ini menjadi perintis Pelabuhan Perikanan yang diizinkan Kementerian Perikanan Kelautan. Fasilitas yang disediakan juga memadai. 

Terpisah, Syahbandar Pelabuhan Perikanan Masami dan Pelabuhan Muncar, Wahyu Feri Wibowo memastikan kapal-kapal ikan yang mendarat di Pelabuhan Tanjungwangi hanya bersifat sementara. Hal ini dipicu cuaca yang belum aman. 

"Posisi Pelabuhan Tanjungwangi berada di dalam selat, jadi lebih aman. Kalau Pelabuhan Masami lokasinya di mulut teluk, jadi masih berbahaya. Kapan hari ada bolder kapal yang pecah akibat ombak tinggi," katanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, jika cuaca normal, kapal-kapal ikan akan dikembalikan berlabuh di Pelabuhan Masami. 

"Pelabuhan Masami ini juga masih tahap uji coba mulai Januari lalu. Ternyata memang bisa untuk kapal ikan," tegasnya. (hoa/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Pelibatan Warga Lokal dalam Sensus Ekonomi 2026 di Papua

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Pelibatan Warga Lokal dalam Sensus Ekonomi 2026 di Papua

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk, memberikan arahan agar pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di seluruh wilayah Papua mengutamakan pelibatan Orang Asli Papua (OAP) sebagai tenaga pendataan di lapangan.
Telkom Tuntaskan Streamlining 10 Entitas, Transformasi Menuju Strategic Holding Dipercepat

Telkom Tuntaskan Streamlining 10 Entitas, Transformasi Menuju Strategic Holding Dipercepat

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melakukan berbagai dari langkah akselerasi eksekusi strategi TLKM 30 untuk membangun struktur organisasi yang lebih efisien.
Kunjungan Dua Malam PM India Narendra Modi: Agenda Padat di Jakarta dan Yogyakarta Sebelum Bertolak ke Australia

Kunjungan Dua Malam PM India Narendra Modi: Agenda Padat di Jakarta dan Yogyakarta Sebelum Bertolak ke Australia

Presiden RI, Prabowo Subianto secara langsung menyambut kedatangan Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi, yang tiba di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin (6/7) sore. 
Kenapa Penerus Ali Khamenei Malah Absen di Pemakaman Sang Ayah? Intelijen AS Klaim Kondisi Fisik Mojtaba Khamenei Cacat Permanen

Kenapa Penerus Ali Khamenei Malah Absen di Pemakaman Sang Ayah? Intelijen AS Klaim Kondisi Fisik Mojtaba Khamenei Cacat Permanen

Kehadiran putra-putra mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada hari kedua prosesi pemakaman akbar di Teheran langsung menyedot perhatian ...
Prabowo Dijadwalkan Hadir di Harlah PKB ke-28 di Jakarta, Termasuk Ketum Parpol Sahabat 

Prabowo Dijadwalkan Hadir di Harlah PKB ke-28 di Jakarta, Termasuk Ketum Parpol Sahabat 

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan menggelar puncak perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-28 pada tanggal 23 Juli 2026 mendatang di Jakarta. 
IHSG Bangkit dari Zona Merah, Analis Ungkap Pasar Bidik Level 6.000 pada Perdagangan Berikutnya

IHSG Bangkit dari Zona Merah, Analis Ungkap Pasar Bidik Level 6.000 pada Perdagangan Berikutnya

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 40,29 poin atau 0,69 persen ke level 5.916,07 meski sempat mengalami koreksi hingga 0,31 persen.

Trending

Timnas Indonesia Calling! Termasuk Pemain dari Barcelona, 6 Pilar Persija Masuk TC Garuda Jelang Piala AFF 2026

Timnas Indonesia Calling! Termasuk Pemain dari Barcelona, 6 Pilar Persija Masuk TC Garuda Jelang Piala AFF 2026

Persija Jakarta jadi penyumbang pemain terbanyak dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia. Sebanyak enam pemain Macan Kemayoran dipanggil mengikuti TC di Bali.
Daftar Pemain Lokal Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Kim Da-in Jadi Andalan

Daftar Pemain Lokal Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Kim Da-in Jadi Andalan

Hyundai Hillstate resmi mengumumkan daftar 17 pemain lokal yang didaftarkan kepada Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO) pada tahap pertama untuk menghadapi kompetisi Liga Voli Korea (V-League) 2026-2027. Kim Da-in masih menjadi andalan.
Neymar Pensiun usai Brasil Tersingkir di Piala Dunia 2026: Semuanya Berakhir di Sini

Neymar Pensiun usai Brasil Tersingkir di Piala Dunia 2026: Semuanya Berakhir di Sini

Keputusan besar diambil Neymar setelah perjalanan Brasil di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat. Penyerang berusia 34 tahun itu resmi mengakhiri kariernya.
Ancelotti Sentil PSSI-nya Brasil usai Selecao Tersingkir di Piala Dunia 2026, Blak-blakan Minta 'Ronaldinho' Baru Buat Juara

Ancelotti Sentil PSSI-nya Brasil usai Selecao Tersingkir di Piala Dunia 2026, Blak-blakan Minta 'Ronaldinho' Baru Buat Juara

Carlo Ancelotti kirim pesan setelah Brasil tersingkir dari Piala Dunia 2026. Pelatih Italia itu menilai sepak bola Brasil butuhkan talenta istimewa yang baru.
Pulangkan Raksasa Brasil, Timnas Norwegia Menjadi Kuda Hitam Terkuat di Piala Dunia 2026?

Pulangkan Raksasa Brasil, Timnas Norwegia Menjadi Kuda Hitam Terkuat di Piala Dunia 2026?

Dengan kombinasi taktik yang solid dan generasi emas yang lapar akan prestasi, Norwegia membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap di Piala Dunia 2026.
PM India Narendra Modi Sambangi Jakarta 6-8 Juli, Simak 12 Ruas Jalan Protokol Jakarta yang Terdampak

PM India Narendra Modi Sambangi Jakarta 6-8 Juli, Simak 12 Ruas Jalan Protokol Jakarta yang Terdampak

Polda Metro Jaya bersiap melakukan pengamanan ketat terkait kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi di Jakarta yang dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 8 Juli 2026. 
Awas Modus Pinjol Ilegal Makin Canggih! OJK Ungkap Skema Salah Transfer hingga Kurir Palsu yang Rugikan Korban Rp3,4 Triliun

Awas Modus Pinjol Ilegal Makin Canggih! OJK Ungkap Skema Salah Transfer hingga Kurir Palsu yang Rugikan Korban Rp3,4 Triliun

Modus penipuan pinjaman online (pinjol) ilegal terus berkembang, mulai dari salah transfer, kurir palsu hingga joki galbay. Kenali ciri-ciri dan cara menghindarinya agar tidak menjadi korban.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT