News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gugatan Batas Usia Maksimal Capres 70 Tahun, Immanuel Ebenezer : Itu Langkah Lawan Politik Jegal Pencapresan Prabowo

Adanya gugatan batas maksimal capres dalam pilpres 2024 mendatang menjadi 65 atau 70 tahun menjelang pilpres adalah bentuk diskriminasi, ungkap Ketua Umum Relawan Prabowo Mania 08, Immanuel Ebenezer (Noel).
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 27 Agustus 2023 - 11:55 WIB
Relawan Prabowo Mania 08
Sumber :
  • tvOne - miftakhul erfan

Madiun, tvOnenews.com - Adanya gugatan batas maksimal capres dalam pilpres 2024 mendatang menjadi 65 atau 70 tahun menjelang pilpres adalah bentuk diskriminasi dan jelas merupakan upaya penjegalan Prabowo Subianto yang akan maju sebagai calon presiden. Hal ini diungkapkan Ketua Umum Relawan Prabowo Mania 08, Immanuel Ebenezer (Noel).

Immanuel Ebenezer yang merupakan mantan ketua Jokowi Mania (Joman) mengakui gugatan tersebut jelas diorkestrai oleh lawan politik. Sehingga jika gugatan tersebut dikabulkan oleh MK, maka Prabowo yang saat ini berusia 71 tahun jelas tidak bisa maju sebagai capres pada pilpres 2024 mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Secara konstitusi siapapun yang menggugat masalah batasan umur maksimal capres adalah sah-sah saja karena itu dilindungi undang-undang, hanya kita kaget saja kok batasanya menjadi 70 tahun dan kita sudah tahu ke siapa ini arahnya, pasti ke pak Prabowo,” ujar Ebenezer, usai gelar deklarasi dukungan Prabowo di Madiun, Sabtu (26/8).

Noel mengaku gugatan batas umur maksimal 70 tahun ke Mahkamah Konstitusi (MK)  ini adalah sangat diskriminatif, karena sangat bernuansa politik dan sangat tidak mendidik rakyat. Seharusnya yang digugat itu adalah aturan pemimpin yang korupsi, dan ingkar janji akan dihukum seumur hidup atau lainnya.

“Gugatan itu substansinya harus jelas, bukanya ini pak Prabowo mau nyapres baru muncul narasi atau orkestrasi kalau pak Prabowo pelanggar HAM, muncul gugatan batasan umur maksimal capres,” sambung Noel.

Noel juga menyinggung batasan minimal umur 35 tahun juga dirasa memaksakan kehendak. Jika itu dikabulkan dirinya malah akan mengusulkan wacana umur 17 tahun yang telah memiliki hak memilih maka bisa dipilih untuk memimpin, karena sama-sama memiliki hak dan dilindungi undang-undang.

“Kalau yang 35 bagi saya juga terlalu ya, malah teman saya lebih bagus lagi (Pijar) umur yang sudah 17 tahun 18 tahun yang sudah memiliki hak memilih atau dipilih maka itu sudah punya hak untuk memimpin. Jadi kita akan gugat batas minimal 18 tahun karena argument nya jelas dan tidak diskriminatif,” pungkasnya.

Sebelumnya, Immanuel Ebenezer tengah melantik ratusan anggota DPC Relawan Prabowo Mania 08 se wilayah Madiun raya dan Mojokerto raya di gedung pertemuan Hotel Merdeka di jalan pahlawan Kota Madiun, Sabtu siang.

Ebenezer mengajak seluruh relawan untuk menggelorakan semangat dalam rangka memenangkan Prabowo Subianto sebagai Presiden RI 2024. Menurutnya, saat ini Indonesia butuh pemimpin yang punya semangat menyatukan seluruh lapisan masyarakat sebagaimana yang tertuang dalam Pancasila.

Tambahnya, saat ini banyak pemimpin yang bicara Pancasila hanya sebagai slogan bukan praktik, dan itu sudah dibuktikan oleh pak Prabowo Subianto. Noel berharap dengan deklarasi ini kemenangan Prabowo di Jawa Timur khususnya di Madiun bisa tercapai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam deklarasi dukungan Prabowo ini turut hadir juga Hashim Djojohadikusumo adik kandung Prabowo Subianto, dan purnawirawan Polri, Komjen Pol (purn) Mochamad Iriawan atau Iwan Bule. (men/gol)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Persoalan ini bermula ketika anak dari pelaku yang diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus diduga mengambil jajanan di kantin sekolah tanpa membayar..
Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

empat orang sempat terjebak di dalam bangunan dan satu di antaranya mengalami luka ringan setelah tertimpa material bangunan akibat billboard roboh di Bandung.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT