GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Guru Bully Siswa, Dimutasikan atau Dicopot, Disdik Wilayah Kabupaten Pacitan sedang Dalami Kasus

Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Pacitan masih enggan berikan sanksi dan evaluasi dugaan guru terlibat aksi perundungan siswanya di SMKN 1 Pacitan.
Selasa, 29 Agustus 2023 - 15:12 WIB
guru bully siswa di Pacitan, Disdik wilayah Pacitan dalami kasus
Sumber :
  • tim tvone - agus wibowo

Pacitan, tvOnenews.com – Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Pacitan masih enggan memberikan sanksi dan melakukan evaluasi atas dugaan guru yang terlibat aksi perundungan terhadap siswanya di SMKN 1 Pacitan.

Pihaknya bahkan belum memanggil dan meminta keterangan guru SMKN 1 Pacitan itu, untuk datang ke kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Pacitan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hingga saat ini kami belum bisa memberikan keterangan pers terkait hal itu. Guru tersebut belum kami lakukan pemanggilan," jelas Pambudi, Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Pacitan. 

Dikatakan, guru yang terlibat dalam aksi bullying terhadap siswanya pada satuan pendidikan menengah atas itu bisa saja nantinya berujung pada pemberian sanksi tegas.

"Jika mengacu sesuai Undang-undang Kepegawaian ada sanksi. Baik itu berupa sanksi ringan atau bisa berat. Tergantung pada tingkat pelanggarannya. Paling berat dimutasi bahkan pemecatan," tambahnya.

Namun demikian pemberian sanksi itu merupakan putusan final setelah dilakukan pemanggilan, pemeriksaan dan pendalaman kasus, begitu juga dengan yang lain. Bilamana ada diantara guru yang lain termasuk kepala sekolah terindikasi sebagai pendukung aksi itu, maka sanksi juga berlaku pada mereka.

Sementara itu, sekolah disarankan segera membuat permohonan maaf kepada orangtua dan memberikan sanksi terhadap gurunya yang terlibat. Mengundang media bahwa kasus tersebut telah diselesaikan secara damai dan diketahui publik.

Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Pacitan menegaskan keberadaan guru adalah untuk membimbing, bukan malah sebaliknya. Guru wajib memberikan konseling kepada siswanya dengan baik, bukan kemudian mem-bully atas alasan apapun.

Tidak ada toleransi jika ada pelanggaran serupa atau ditemukan kasus serupa di kemudian hari. Peringatan keras adalah bullying. Semua guru tidak boleh mem-bully muridnya dengan alasan apapun. Begitu juga dengan murid pun tidak boleh melakukan hal serupa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai informasi, siswi SMK Negeri 1 Pacitan HN diduga menjadi korban perundungan. Dirinya dituding tiduran di kelas dengan pacarnya dan dibully akan dinikahkan berikut biayanya ditanggung oleh guru. 

Korban sampai saat ini merasa malu karena perkataan itu disaksikan oleh puluhan siswa lain di sekolah ini dan disambut sorak sorai. (asw/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sherly Tjoanda Tak Tahan Lagi Lihat Anak Suku Togutil Kekurangan Gizi, Gubernur Malut Itu Kasih Instruksi: Bawa Dokter ke Sini

Sherly Tjoanda Tak Tahan Lagi Lihat Anak Suku Togutil Kekurangan Gizi, Gubernur Malut Itu Kasih Instruksi: Bawa Dokter ke Sini

Dalam kunjungannya, Gubernur Malut Sherly Tjoanda menaruh perhatian serius pada kondisi kesehatan anak-anak Suku Togutil yang hidup jauh dari peradaban modern.
Daftar Sementara Pemain Diaspora yang Sudah Terbongkar akan Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Siapa Saja?

Daftar Sementara Pemain Diaspora yang Sudah Terbongkar akan Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Siapa Saja?

Daftar sementara pemain diaspora Timnas Indonesia mulai terbongkar, tiga nama mencuat setelah John Herdman memantau enam talenta muda dari empat negara.
AVC Champions League 2026: Melaju ke Final, Foolad Sirjan Persembahkan Kemenangan atas JTEKT Stings untuk Masyarakat Iran

AVC Champions League 2026: Melaju ke Final, Foolad Sirjan Persembahkan Kemenangan atas JTEKT Stings untuk Masyarakat Iran

Foolad Sirjan Iranian berhasil menyegel satu tempat di babak final AVC Champions League 2026 setelah berhasil menaklukan JTEKT Stings Aichi di babak semifinal
Kabar Buruk untuk John Herdman: Jay Idzes Cedera Parah di Italia, Terancam Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Kabar Buruk untuk John Herdman: Jay Idzes Cedera Parah di Italia, Terancam Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Kabar kurang sedap menghampiri Timnas Indonesia menjelang persiapan melakoni agenda krusial FIFA Matchday periode Juni 2026 mendatang. Benteng kokoh sekaligus -
AVC Champions League 2026: Libero JTEKT Stings Aichi Ungkap Biang Keroek Kekalahan Mereka atas Foolad Sirjan Iranian

AVC Champions League 2026: Libero JTEKT Stings Aichi Ungkap Biang Keroek Kekalahan Mereka atas Foolad Sirjan Iranian

Langkah wakil dari Jepang di gelaran AVC Champions League 2026 yakni JTEKT Stings Aichi dipastikan gagal melaju ke babak final setelah kalah dari Foolad Sirjan.
Ramalan Asmara Weton Tanggal 17 Mei 2026, Apakah Neptu Anda Masuk Daftar yang Beruntung Soal Cinta Besok?

Ramalan Asmara Weton Tanggal 17 Mei 2026, Apakah Neptu Anda Masuk Daftar yang Beruntung Soal Cinta Besok?

Berdasarkan perhitungan Primbon Jawa, berikut lima weton yang diprediksi akan mandi keberuntungan dalam hal asmara esok hari pada tanggal 17 Mei 2026.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT