News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seorang Cleaning Service RSUD Dr Mohamad Soewandhie Buang Limbah Medis Berbahaya Sembarangan di TPS, Ini Alasan Pelaku

Seorang cleaning service atau petugas kebersihan di rumah sakit Rumah Sakit Umum Daerah Dr Mohamad Soewandhie membuang limbah medis berbahaya secara sembarangan
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 31 Agustus 2023 - 18:17 WIB
Cleaning Servise RSUD Dr Mohamad Soewandhie Buang Limbah Medis Berbahaya Sembarangan di TPS
Sumber :
  • tvOne - sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com - Seorang cleaning service atau petugas kebersihan di rumah sakit Rumah Sakit Umum Daerah Dr Mohamad Soewandhie membuang limbah medis berbahaya secara sembarangan. Dia membuang limbah medis tersebut di tempat pembuangan sampah (TPS) di jalan Rangkah, Surabaya.

Aksi ini terekam kamera CCTV rumah sakit milik Pemkot Surabaya tersebut.  Karena perbuatannya, petugas kebersihan berinisal ZA ini akhirnya ditangkap polisi, dan telah tetapkan sebagai tersangka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam rekaman CCTV itu menunjukkan saat ZA mendorong bak sampah dari laboratorium sanitasi lalu melewati kerumunan orang yang sedang duduk menunggu di ruangan, hingga menuju ke luar rumah sakit.

Ternyata, video ZA tersebut merupakan runtutan awal dari sebelum dia membuang limbah medis berbahaya tersebut secara sembarangan di tempat pembuangan sampah (TPS) jalan Rangkah, yang jaraknya tak begitu jauh dari rumah sakit.

Peristiwa yang terjadi pada tanggal 14 Agustus 2023 lalu  itu,  baru diketahui pihak manajemen rumah sakit milik Pemkot Surabaya, setelah ada yang memberitakan di media online, terkait ulah petugas kebersihan tersebut yang dinilai membahayakan masyarakat.

Direktur rumah sakit Dr Mohamad Soewandhie, dr Billy Daniel menyebutkan, setelah mendapat informasi ini pihaknya menelusuri melalui CCTV yang terpasang di sejumlah titik, dan memintai keterangan dari sejumlah karyawan, termasuk yang bersangkutan ZA.

“Memang kita punya SOP untuk pembuangan limbah medis mulai dari ruangan oleh perawat lalu cleaning service lalu berlanjut ke sanitasi. Itu semua cukup ketat, sehingga harapan kita itu tidak mungkin ada yang bocor. Karena itu bocor sampai ke limbah domestic, saya tahu hal ini dari pemberitaan kemarin, kaget juga saya,” ungkar Billy Daniel, Dirut RS Dr Mohamad Soewandhie.

Setelah pihaknya melihat dan teliti kembali, ternyata memang limbah medis yang ada di TPS itu barang milik RSUD Dr Mohamad Soewandhie.  

“Tetapi, barang-barang itu keluarnya tanpa registrasi. Jadi kita tahu bahwa barang yang keluar tidak normal atau illegal,” ujarnya.

“Setelah kita selidiki lewat CCTV, kita diambil oleh salah satu karyawan kita, dan ketemunya di sana. Yang pasti kita sudah tahu tuh orangnya, sehingga akhirnya kita laporkan ke kepolisian sebagai kehilangan barang,” imbuhnya.

Kasus Ini Ditangani Polisi

Kasus ini kemudian dilaporkan pihak rumah sakit kepada polisi, karena selama ini pihaknya membuang limbah medis sudah sesuai dengan prosedur.

Mendapat laporan ini, polisi langsung bergerak cepat dengan memeriksa CCTV dan menangkap pelaku yang saat itu masih berada di rumah sakit. Menurut Kapolsek Simokerto Kompol Dwi Nugroho, pelaku sengaja membuang limbah medis ini di TPS.

“Jadi pihak rumah sakit merasa kehilangan limbah medis B3 yang posisinya ada di laboratorium sanitasi dan setelah dicek sesuai dengan CCTV, memang ada orang yang diduga cleaning service yang lingkup kerjanya di luar rumah sakit Soewandhie masuk ke area yang bukan merupakan wilayah pekerjaannya. Dia datang membawa kresek terus keluar dengan menggunakan tong sampah yang dilihat dari CCTV itu. Sampai dengan keluar tong sampah itu dibawa untuk meninggalkan area dari rumah sakit,” jelas Kompol Dwi Nugroho, Kapolsek Simokerto.

Apa Motif Pelaku Membuang Limbah Medis Berbahaya Ke TPS Umum?

“Awalnya dia mengaku persoalan ekonomi, namun setelah kami periksa, ternyata motifnya sakit hati atau balas dendam, karena ternyata yang bersangkutan sebelumnya ada di bagian sanitasi. Karena pekerjaannya dinilai tidak maksimal akhirnya dipindahkan ke area luar rumah sakit sampai mendapatkan SP2,” ujar perwira polisi dengan satu melati di pundaknya ini.

Meski pelaku sudah di SP2 dia masih sering mendapatkan teguran berkaitan dengan pekerjaan yang kurang maksimal dalam membersihkan lantai. ZA juga pernah dituduh membuang garam di kendaraan roda tiga, sering terlambat datang dan sebagainya, sehingga menimbulkan keinginan dari pelaku untuk balas dendam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saat ini pelaku sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Pasal yang kita kenakan yakni 363 kuhp tentang pencurian. Apakah kasus ini melibatkan oknum lain atau tidak, anti untuk lebih jelasnya menunggu perkembangan, nanti kita dalami dulu,” tandasnya. (msi/gol) 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Benarkah Rambut Bayi Dicukur Botak Bisa Tumbuh Lebih Tebal? Ini Penjelasan Dokter

Benarkah Rambut Bayi Dicukur Botak Bisa Tumbuh Lebih Tebal? Ini Penjelasan Dokter

Benarkah rambut bayi dicukur botak bisa tumbuh lebih tebal? dr. Yoga Yandika menjelaskan fakta medis dan faktor yang memengaruhi pertumbuhan rambut anak.
Link Live Streaming Liga Voli Korea 2026-2027: Sore Ini Ada Megawati Hangestri Main, Hyundai Hillstate Lawan IBK Altos

Link Live Streaming Liga Voli Korea 2026-2027: Sore Ini Ada Megawati Hangestri Main, Hyundai Hillstate Lawan IBK Altos

Link live streaming Liga Voli Korea 2026-2027, di mana ada Megawati Hangestri yang akan beraksi bersama klub barunya, Hyundai Hillstate. Tim asuhan Kang Sung-hyung akan menghadapi IBK Altos pada Selasa (3/11/2026).
Umuh Buka Suara Soal 'Hilangnya' Dokter Tim yang Buat Persib Dihukum Denda Komdis PSSI Rp25 Juta

Umuh Buka Suara Soal 'Hilangnya' Dokter Tim yang Buat Persib Dihukum Denda Komdis PSSI Rp25 Juta

Hasil rapat Komdis PSSI per tanggal 25 Oktober 2026 menyatakan Persib dihukum dengan senilai Rp25 juta. Ini dampak dari tidak adanya dokter tim yang hadir saat laga tandang kontra Madura United di pekan ke-6 Super League 2026/2027.
Timnas Vietnam Batalkan Uji Coba Kontra Jepang dan Qatar Imbas Penangguhan Piala Asia 2027

Timnas Vietnam Batalkan Uji Coba Kontra Jepang dan Qatar Imbas Penangguhan Piala Asia 2027

Timnas Vietnam dilaporkan membatalkan uji coba kontra Jepang dan Qatar imbas penangguhan Piala Asia 2027. Kedua laga ini seharusnya dimainkan sebelum turnamen digelar.
Resmi Batal Digelar Januari, Netizen Desak AFC Pindah Venue Daripada Paksakan Piala Asia 2027 di Arab Saudi

Resmi Batal Digelar Januari, Netizen Desak AFC Pindah Venue Daripada Paksakan Piala Asia 2027 di Arab Saudi

AFC memilih untuk membatalkan Piala Asia 2027 pada Januari mendatang alih-alih mengganti tuan rumah yang kini dipegang oleh Arab Saudi. 
Herri Pras Jadi Sorotan Usai Digeruduk OTK, Bodyguard Internasional Bahas dari Kacamata Profesional: Jangan Mudah Terpancing Ajakan Duel

Herri Pras Jadi Sorotan Usai Digeruduk OTK, Bodyguard Internasional Bahas dari Kacamata Profesional: Jangan Mudah Terpancing Ajakan Duel

YouTuber Herri Pras menjadi sorotan usai beredarnya video saat dirinya digeruduk orang tak dikenal terkait tantangan duel. Certified International Close Protection Officer turut membahas bahas dari perspektif bodyguard profesional khususnya mengenai keamanan personal dan perlindungan hukumnya.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT