GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Catat! Polres Malang Tidak Lagi Mengeluarkan Izin Cek Sound dan Battle Horeg

Beredar di medsos sebuah video yang memperlihatkan sejumlah warga melakukan perusakan jembatan lantaran diduga menghalangi jalannya parade sound system horeg.
Kamis, 7 September 2023 - 11:28 WIB
Truk fuso muatan sound system
Sumber :
  • edi cahyono

Malang, tvOnenews.com - Beredar di media sosial (medsos) sebuah video yang memperlihatkan sejumlah warga melakukan perusakan jembatan lantaran diduga menghalangi jalannya parade sound sistem horeg di Desa Kasri, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang.

Dalam video yang berdurasi lebih dari satu menit itu, terlihat sejumlah warga tengah menghancurkan pembatas jembatan yang terbuat dari beton dan besi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perusakan ini dilakukan lantaran jembatan tersebut diduga menghalangi jalannya truk yang membawa sound system. Mirisnya, warga di sana tampak mendukung aksi perusakan fasilitas umum itu.

Kades Kasri, Mukhamad Khusaini membenarkan kejadian tersebut. Namun, ia mengaku, sebelumnya tidak tahu menahu adanya pembongkaran jembatan yang dilakukan oleh warga.

Pembongkaran jembatan yang menghubungkan antara Dusun Kasri dengan Dusun Renteng itu baru dilaporkan ke pihak desa usai proses pembongkan selesai.

“Kejadian sebenarnya tidak tahu, ketika pihak desa semua difinish. Menurut masyarakat, lewat (saja) tidak bisa, akhirnya dibongkar. Setelah dibongkar mereka baru memberi tahu,” ujar Khusaini saat ditemui awakmedia, Rabu (6/9). 

Khusaini mengatakan, pembongkaran itu dilakukan karena pembatas jembatan dinilai menghalangi jalan truk Fuso yang menjadi peserta parade Sound Horeg. 

Sehingga dengan terpaksa peserta dan warga sekitar melakukan pembongkaran jembatan. 

“Awal karnaval lembaga-lembaga, sekolah-sekolah yang ada di desa dan perangkat desa. Setelah itu agak siang dilanjut parade, ada sembilan truk dan lima truk Fuso yang ikut,” jelasnya. 

Dengan adanya pembongkaran yang disengaja, warga setempat mengaku siap mengembalikan jembatan seperti sediakala dengan menggunakan dana swadaya masyarakat. 

“Warga sanggup mengembalikan semula, menggunakan dana swadaya. Sekarang sudah mulai dikerjakan oleh masyarakat,” terangnya. 

Polres Malang mulai lakukan penyelidikan atas gelaran Parade Sound Horeg yang mengakibatkan pembongkaran pembatas jembatan di Desa Kasri, Kecamatan Bululawang. 

Kapolres Malang, AKPB Putu Kholis Aryana mengatakan, pihaknya telah bergerak melakukan penelusuran kebenaran adanya informasi yang sempat viral di media sosial (medsos) tersebut. 

Atas kejadian itu, Polres Malang melalui Polsek Bululawang juga telah melakukan mediasi yang melibatkan pihak desa dan penyelenggara acara. 

“Dari pihak Polsek Bululawang sudah bergerak, tim dari Satreskrim Polres Malang juga sudah bergerak. Kita telusuri kebenaran informasi tersebut, yang jelas upaya mediasi sudah dilakukan baik dari desa maupun penyelenggara,” ujar Kholis saat ditemui awakmedia, Rabu (6/9). 

Selanjutnya, pihak kepolisian juga melakukan komunikasi dengan Bupati Malang selaku kepala daerah yang mengeluarkan Surat Edaran (SE) terbaru terkait dengan larangan gelaran sound horeg di wilayah Kabupaten Malang. 

“Dari komunikasi itu, kita susun langkah-langkah, apa yang perlu dilakukan oleh pihak Pemkab Malang dan juga kami selaku kepolisian. Apabila nanti perlu dilakukan langkah-langkah dan upaya hukum, saat ini kami sedang bergerak menyelidiki duduk permasalahan yang terjadi di Bululawang,” tegasnya. 

Menindaklanjuti keresahan masyarakat, mulai hari Rabu (6/9) Polres Malang tak lagi mengeluarkan izin cek sound dan battle sound horeg pada gelaran karnaval peringatan HUT Republik Indonesia di seluruh wilayah Kabupaten Malang. 

Keputusan tersebut diambil Polres Malang lantaran banyaknya beberapa pertimbangan terkait dampak yang disebabkan adanya gelaran sound sistem horeg, seperti kerusakan fasilitas umum maupun pribadi, dampak sosial yang ditimbulkan dan banyaknya aduan dari masyarakat karena merasa terganggu. 

Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana melalui Kasi Humas, Iptu Ahmad Taufik mengatakan, mulai hari ini Polres Malang melakukan langkah tegas untuk tidak memberikan izin terkait gelaran sound atau battle sound horeg di wilayah Kabupaten Malang. 

“Mulai saat ini Polres Malang tidak akan mengeluarkan izin cek sound ataupun battle sound, sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” ungkap Taufik saat ditemui di Mapolres Malang, Rabu (6/9).

Bahkan jika ditemukan gelaran sound system yang tidak mengantongi izin, maka pihak kepolisian akan melakukan tindakan tegas dengan menyita kendaraan yang terlibat hingga membubarkan acara tersebut.

“Di dalam Surat Edaran (SE) poin pertama bahwa harus memiliki izin kepolisian, jika tidak mengindahkan, maka dari kami polres, polsek dan satpol PP serta perangkat desa, terkait akan melakukan tindakan tegas, kita sita kendaraan kita bubarkan penyelenggaraannya,” tegas Taufik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyaknya gelaran sound sistem horeg yang berdalih acara karnaval, kata Taufik, ke depan ia akan melakukan kroscek ke lapangan untuk memastikan kebenaran terkait dengan izin acara. 

“Meskipun telah mendapatkan izin, kami melakukan cek dan ricek ke lapangan. Dari pihak penyelenggaran juga akan kami panggil untuk memastikan gelaran karnaval tidak akan ada sound system,” pungkasnya. (eco/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kakang Rudianto Tegaskan Persib Siap Habis-habisan, Dua Laga Terakhir Jadi Penentu Gelar Juara Super League

Kakang Rudianto Tegaskan Persib Siap Habis-habisan, Dua Laga Terakhir Jadi Penentu Gelar Juara Super League

Kakang Rudianto menegaskan Persib Bandung siap habis-habisan di dua laga terakhir Super League demi menjaga peluang juara dari kejaran Borneo FC.
Sherly Tjoanda Tak Tega Lihat Anak Suku Togutil yang Perutnya Buncit dan Kekurangan Gizi: Bawa Dokternya ke Sini

Sherly Tjoanda Tak Tega Lihat Anak Suku Togutil yang Perutnya Buncit dan Kekurangan Gizi: Bawa Dokternya ke Sini

Gubernur Sherly Tjoanda menyoroti menyoroti kondisi fisik anak-anak Suku Togutil yang memprihatinkan, bahkan menunjukkan gejala gizi buruk kronis atau stunting.
Revolusi San Siro Dimulai: Tony D’Amico Siap Ambil Alih Kursi Direktur Olahraga AC Milan dari Igli Tare

Revolusi San Siro Dimulai: Tony D’Amico Siap Ambil Alih Kursi Direktur Olahraga AC Milan dari Igli Tare

AC Milan bergerak mencari sosok baru untuk memperkuat struktur manajemen klub. Nama direktur olahraga Atalanta, Tony D’Amico, kini muncul sebagai kandidat.
Sederet Komentar Menohok Artis Tersohor soal Hukuman Nadiem: Semua Jadi Saksi

Sederet Komentar Menohok Artis Tersohor soal Hukuman Nadiem: Semua Jadi Saksi

Ihwal Nadiem Makarim dituntut hukuman 18 tahun penjara dalam kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM). Ternyata, menyedot
5 Weton yang Harus Ekstra Hati-hati pada Tanggal 16 Mei 2026, Waspada Sengkolo Akhir Pekan

5 Weton yang Harus Ekstra Hati-hati pada Tanggal 16 Mei 2026, Waspada Sengkolo Akhir Pekan

Bukan bertujuan menakut-nakuti, berikut lima weton yang diprediksi akan menemui tantangan pada Sabtu Legi besok tanggal 16 Mei 2026.
Mogok Kerja Samsung Terancam Meledak, Produksi Chip Dunia Bisa Kacau Mulai 21 Mei

Mogok Kerja Samsung Terancam Meledak, Produksi Chip Dunia Bisa Kacau Mulai 21 Mei

Serikat pekerja Samsung tetap akan mogok kerja mulai 21 Mei meski perusahaan mengajak negosiasi tanpa syarat. Produksi chip global terancam.

Trending

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Dugaan child grooming oleh kepala sekolah SMK swasta di Pamulang viral di media sosial. Yayasan langsung menonaktifkan kepala sekolah tersebut.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT