News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nestapa, Upah Pekerja PT APG Proyek Pasar Kolpajung Pamekasan Tak Dibayar, Sampai Hutang Tuk Beli Makan 

Para pekerja proyek nasional pembangunan Pasar Kolpajung Pamekasan, Madura mogok kerja dan terlantar, lantaran upah harian mereka tidak dibayar oleh mandor..
Selasa, 12 September 2023 - 17:28 WIB
Proyek di PT Adhi Persada Gedung (APG)
Sumber :
  • veros afif

Pamekasan, tvOnenews.com - Nestapa kondisi para pekerja proyek nasional pembangunan Pasar Kolpajung Pamekasan, Madura. Selasa (12/9), mereka mogok kerja dan terlantar, lantaran upah harian mereka tidak dibayar oleh mandor.

Belasan pekerja yang kondisinya memprihatinkan ini karena selain tidak memiliki uang, makan setiap hari dalam sebulan terakhir mereka berhutang di warung makan sekitar tempat pekerjaan proyek pasar tesebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Suwarno, salah satu pekerja proyek Pasar Kolpajung asal Semarang, Jawa Tengah menceritakan, pihak mandor menjajikan upah Rp110 ribu, tetapi janji upah tersebut selama satu bulan terakhir ini tidak dibayar ke para pekerja.

Para pekerja menyebut mandor dari pihak PT Adhi Persada Gedung (APG) yang menyaring pekerja untuk proyek Pasar Kolpajung kabur dan tidak bisa dihubungi hingga hari ini.

"Ada 11 orang pekerja upah yang tidak dibayar selama sebulan. Sekarang kami makan kalau ada orang ngasih saya makan, tapi kalau tidak ada saya puasa. Karena kami sudah hutang ke warung sekitar sejak beberapa minggu kemarin dan belum dibayar, sehingga kami malu pak mau hutang lagi mending kami tidak makan," kata Suwarno, pekerja proyek nasional Pasar Kolpajung Pamekasan.

Menurutnya, hampir setiap pagi, para pekerja berkumpul untuk meminta kejelasan di depan pintu masuk Proyek Pasar Kolpajung, namun hingga hari ini tidak ada tanggapan dari pihak proyek.

"Kami hanya minta upah yang di janjikan Rp110 ribu per hari selama sebulan dibayar, karena kami orang luar di sini dan butuh biaya makan," harapnya.

Sementara pihak PT Adhi Persada Gedung mengungkapkan, akan secepatnya menyelasaikan permasalahan upah pekerja yang tidak dibayar, karena mandornya saat ini tidak bisa di hubungi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebenarnya bayaran pekerja itu dari APG sudah terbayarkan ke mandor pak, tapi sampai sekarang mandornya tidak bisa dihubungi. Nanti ada upaya pelaporan dan upaya lain dari kita agar mandornya bertanggung jawab," kata Arif Sulistiono salah satu perwakilan pihak PT. Adhi Persada Gedung (APG).

PT Adhi Persada Gedung (APG) saat ini tengah menggarap pekerjaan pembangunan Pasar Kolpajung Pamekasan dengan anggaran mencapai 81,7 milliar. Pasar yang menelan anggaran begitu fantastis dengan target selesai tahun 2024 tersebut sangat disayangkan, lantaran belasan upah pekerja tidak dibayar dan terlantar. (vaf/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia, Kemenangan Atas Oman Sukses Dongkrak Peringkat FIVB Farhan Halim Cs

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia, Kemenangan Atas Oman Sukses Dongkrak Peringkat FIVB Farhan Halim Cs

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia setelah berhasil meraih kemenangan berharga di laga terakhir fase grup AVC Men's Cup 2026.
USGS Prediksi Gempa Susulan M6,0 Kembali Terjadi di Venezuela Sepekan ke Depan

USGS Prediksi Gempa Susulan M6,0 Kembali Terjadi di Venezuela Sepekan ke Depan

Terbaru, USGS memperkirakan peluang terjadinya gempa susulan berkekuatan di atas magnitudo 6,0 dalam sepekan ke depan mencapai delapan persen.
Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil, Zico, memberikan peringatan kepada negaranya jelang hadapi Jepang di 32 besar Piala Dunia 2026. Menurutnya, Tim Samurai Biru telah berkembang.
Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Amerika Serikat mengancam akan mengenakan tarif 100 persen pada ekspor dari negara mana pun yang menerapkan pajak jasa digital pada perusahaan-perusahaan AS.
PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

pemerintah harus memastikan semua investasi pada Patriot Bond tetap tunduk pada prinsip Know Your Customer (KYC), Customer Due Diligence (CDD), dan Enhanced Due Diligence (EDD).
Delapan Pemuda di Ciracas Diamankan Polisi Saat Hendak Tawuran

Delapan Pemuda di Ciracas Diamankan Polisi Saat Hendak Tawuran

Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan, petugas mengamankan delapan pemuda setelah melakukan pengejaran terhadap sekelompok remaja yang diduga hendak terlibat tawuran.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Enam Pesawat AS Serang Empat Target di Iran

Enam Pesawat AS Serang Empat Target di Iran

Amerika Serikat Kembali melancarkan serangan ke Iran. Kali ini enam pesawat AS menyerang empat target di Iran, menurut laporan jurnalis PBS News, Nick Schifrin, Jumat (26/6), mengutip seorang pejabat AS.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT