GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sakit Syaraf Kejepit Tak Kunjung Sembuh, Pria Asal Lawang Gantung Diri di Pagar Tangga Rumah

Diduga alami depresi akibat sakit syaraf kejepit yang tak kunjung sembuh, seorang kuli penambang pasir di Sungai Metro ditemukan tewas dengan cara gantung diri.
Rabu, 13 September 2023 - 17:04 WIB
Evakuasi jenazah gantung diri
Sumber :
  • edi cahyono

Malang, tvOnenews.com - Diduga alami depresi akibat sakit syaraf kejepit yang tak kunjung sembuh, seorang kuli penambang pasir di Sungai Metro ditemukan tewas dengan cara gantung diri di pagar tangga rumah,milik saudaranya di Dusun Lenahduwur, Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Selasa (12/9) malam.

Kapolsek Wagir, AKP Ronny Margas mengatakan, korban yang diketahui bernama Sugito (55) warga Jalan Anjasmoro, Desa Turirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang pertama kali menemukan korban meninggal dunia dengan cara gantung diri di tangga rumah tak lain saudaranya sendiri saat sedang mengantar makan malam kepada korban," ujar Ronny kepada awak media, Rabu (13/9).

Dikatakan Ronny, sekitar pukul 16.00 WIB, saksi bernama Novia Trisna Dewi (22) saudara korban yang serumah dengan korban, pergi ke daerah Kepuh, Kecamatan Sukun dan korban sedang dalam keadaan sendirian di rumah.

Lalu sekitar pukul 17.00 WIB saksi bernama Wiji Istini (55) mengirim kopi kepada korban dan mendapati korban seperti biasa.

"Satu jam kemudian, Wiji mengirim korban makan malam, alangkah kagetnya Wiji melihat korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan posisi leher terikat tali ke pagar tangga rumah," bebernya.

Kemudian Wiji Istini meminta bantuan warga dan melapor kepada kepala desa lalu melapor pada pihak kepolisian.

Diketahui korban sebelumnya bekerja sebagai kuli penambang pasir di Sungai Metro (perbatasan Wagir-Pakisaji) dan setiap harinya pulang ke rumah korban, di Desa Turirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.

"Namun sejak sekitar satu bulan yang lalu, korban menderita sakit syaraf kejepit yang mengakibatkan korban tidak bisa berjalan seperti biasa (korban berjalan ngesot). Dan korban memilih tinggal di rumah saudaranya (Novia) di Wagir," jelas Ronny.

"Diduga korban depresi dengan kondisi korban yang tidak bisa berjalan, dan sakit yang dideritanya tak kunjung sembuh, sehingga mengakhiri hidupnya," sambungnya.

Dari olah TKP, didapati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dan berdasarkan pemeriksaan awal bersama pihak Puskesmas Wagir (Bidan Desa Sitirejo) dengan disaksikan kepala desa dan perangkat desa serta keluarga, kondisi jenazah tidak ditemukan luka-luka baik akibat senjata tajam maupun benda tumpul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dalam pemeriksaan ditemukan di bagian kemaluan korban mengeluarkan sperma, mengeluarkan kotoran dari dubur, dan juga ditemukan bekas jeratan pada leher korban," pungkasnya.

Pihak keluarga korban menganggap sebagai musibah dan pihak keluarga membuat surat pernyataan yang berisi membenarkan kejadian tersebut musibah karena gantung diri dan tidak menuntut ke pihak lain, serta keluarga tidak berkenan untuk dilakukan autopsi jenazah. (eco/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPU Dilaporkan ke DKPP Atas Dugaan Pemborosan Sewa Helikopter Rp198 Juta untuk Hadiri Pelantikan KPPS di Cianjur

KPU Dilaporkan ke DKPP Atas Dugaan Pemborosan Sewa Helikopter Rp198 Juta untuk Hadiri Pelantikan KPPS di Cianjur

Salah satu pelapor dalam koalisi tersebut adalah mantan Komisioner KPU RI, Hadar Nafis Gumay. Selain Hadar, laporan juga melibatkan sejumlah aktivis dan peneliti dari organisasi masyarakat sipil.
Top 3 Voli: Pesan Khusus Vanja Bukilic untuk Megawati Hangestri, Media Korea Beri Peringatan, Prediksi Line Up Hyundai Hillstate

Top 3 Voli: Pesan Khusus Vanja Bukilic untuk Megawati Hangestri, Media Korea Beri Peringatan, Prediksi Line Up Hyundai Hillstate

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea langsung menjadi perhatian besar. Mulai dari pesan Vanja Bukilic, peringatan media Korea dan prediksi line up.
Bursa Transfer AC Milan: Furlani Langsung Turun Tangan, Rossoneri Selangkah Lagi Dapatkan Goretzka dan Mateta

Bursa Transfer AC Milan: Furlani Langsung Turun Tangan, Rossoneri Selangkah Lagi Dapatkan Goretzka dan Mateta

AC Milan mulai bergerak cepat menyusun kekuatan untuk menghadapi musim depan meski situasi internal klub belum stabil. Rossoneri tetap aktif di bursa transfer.
Aset Berharga Timnas Indonesia di Brasil! Selain Welber Jardim, Ada 2 Diaspora Eligible Bela Garuda yang Berkarier di Negeri Samba

Aset Berharga Timnas Indonesia di Brasil! Selain Welber Jardim, Ada 2 Diaspora Eligible Bela Garuda yang Berkarier di Negeri Samba

Timnas Indonesia tampaknya belum kehabisan talenta diaspora potensial dari Brasil. Selain Welber Jardim, ternyata masih ada dua pemain lain di Negeri Samba.
Dedi Mulyadi Heran Kawasan Batutulis Bogor Berubah Jadi Jalan: Harusnya Daerah Hijau, Kan Aneh!

Dedi Mulyadi Heran Kawasan Batutulis Bogor Berubah Jadi Jalan: Harusnya Daerah Hijau, Kan Aneh!

KDM menilai persoalan longsor di Jalan Batutulis berkaitan dengan tata ruang kawasan yang sejak awal tidak dirancang sesuai karakter lingkungan.
Pemprov DKI Jakarta Siapkan Pengurangan PBB-P2 2026 untuk Ringankan Beban Wajib Pajak

Pemprov DKI Jakarta Siapkan Pengurangan PBB-P2 2026 untuk Ringankan Beban Wajib Pajak

Pengurangan pokok PBB-P2 merupakan insentif berupa pemotongan nilai tertentu terhadap pokok pajak yang terutang. Melalui kebijakan ini wajib pajak dapat memperoleh keringanan pembayaran.

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Utas akun media sosial Threads @zvanniisygg mengaku sebagai keluarga Josepha Alexandra, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar viral.
Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak disambut hangat oleh Sekda Kalbar dan IKASMANSA Pontianak, mereka mendukung penuh keputusan sekolah.
Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Setelah menyatakan mundur dari perlombaan ulang babak final Lomba Cerdas Cermat dari MPR RI, SMAN 1 Pontianak mengenang masa kemenangannya pada tahun 2025.
News Terpopuler: Alasan Dua Juri LCC MPR di Kalbar Salahkan Jawaban Siswi SMAN 1 Pontianak Hingga Tak Minta Maaf

News Terpopuler: Alasan Dua Juri LCC MPR di Kalbar Salahkan Jawaban Siswi SMAN 1 Pontianak Hingga Tak Minta Maaf

Alasan dewan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI menyalahkan jawaban siswi SMAN 1 Pontianak. Alasan kedua dewan juri tak memberikan permohonan maaf secara langsung
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT