News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pungutan Berkedok Sumbangan, SMPN 1 Pacitan Diduga Melanggar Permendikbud

Pungutan berkedok sumbangan kepada wali murid di SMPN 1 Pacitan ramai dibicarakan Protes wali murid yang merasa keberatan itu tak mendapat respon pihak sekolah.
Rabu, 20 September 2023 - 18:02 WIB
SMPN 1 Pacitan
Sumber :
  • agus wibowo

Pacitan, tvOnenews.com - Ramai soal pungutan berkedok sumbangan kepada wali murid di SMPN 1 Pacitan, terus menjadi perbincangan publik. Protes wali murid yang merasa keberatan itupun bergulir dan bahkan tak mendapat respon pihak sekolah.

Meski mendapatkan protes namun pihak sekolah seakan tetap melaksanakan pungutan. Disampaikan salah seorang wali murid bahwa pungutan itu belum ada kejelasan dari pihak sekolah atau komite. Pungutan itu masih diwajibkan dengan dibebankan kepada wali murid.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Setelah menuai protes, pihak sekolah atau bahkan komite belum ada tindak lanjut dengan mengundang wali murid untuk memberikan kejelasan," terang WR, salah seorang wali murid yang sedang menjemput anaknya.

Sejumlah wali kelas tidak menampik adanya pungutan itu dengan total keseluruhan mencapai Rp1.310.000. Dan membeban Rp1.600 juta – Rp1.900 juta permurid atau wali murid. 

Dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) senilai Rp2 miliar lebih setelah ada penambahan dana BOS, beberapa poin dianggarkan bukan untuk peningkatan mutu pendidikan.

Beberapa poin yang ada pada RKAS tersebut adalah membiayai kegiatan sains guru dan membayar honor guru GTT PTT yang tidak seharusnya memungut biaya dari wali murid.

"Memang benar dalam pertemuan lalu antara sekolah, komite dengan wali murid ada pembahasan mengenai sumbangan yang besarannya angka sudah ditetapkan dan wajib dibayar. Rinciannya ada yang untuk membiayai sain guru dan honor GTT PTT," tambahnya.

Lebih jauh, Budianto Kepala Dinas Pendidikan Pacitan menegaskan, usaha pemenuhan kebutuhan dana sekolah seperti diatur dalam Permendikbud Nomor 75  Tahun 2016 sudah sangat jelas.

Komite atau lembaga sekolah boleh melakukan penggalangan dana hanya untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan di sekolah dengan azas gotong royong. Hal yang dilarang, bilamana penggalangan dana dilakukan berupa pungutan dan mewajibkan serta paksa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Permendikbud tersebut jelas melarang mengambil atau melakukan pungutan pada murid,orangtua atau wali murid bersifat wajib atau paksa," tegasnya.

Dirinya menambahkan,bahwa sumbangan memang bisa diminta dari orang tua/wali murid, tetapi sifatnya sukarela. Jika peraturan Permendikbud itu dilanggar, maka lembaga bisa menerima konskuensinya. (asw/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cerita Gibran Terbantu oleh JKN, Siswa Sekolah Rakyat yang Berjuang Melawan Hepatitis Autoimun

Cerita Gibran Terbantu oleh JKN, Siswa Sekolah Rakyat yang Berjuang Melawan Hepatitis Autoimun

Sebagai peserta program JKN dan penerima PBI, Gibran kemudian mendapatkan akses pelayanan kesehatan untuk mengetahui penyebab gangguan kesehatan yang dialaminya.
Istana Bantah Ada Rencana Reshuffle Besar-besaran Menteri Kabinet Merah Putih

Istana Bantah Ada Rencana Reshuffle Besar-besaran Menteri Kabinet Merah Putih

Istana Kepresidenan buka suara terkait maraknya spekulasi perombakan Kabinet Merah Putih yang belakangan beredar di ruang publik.
John Herdman Sampaikan Kabar Buruk Jelang Timnas Indonesia Vs Mozambik, 1 Pilar Penting Garuda Berpotensi Absen Nanti Malam

John Herdman Sampaikan Kabar Buruk Jelang Timnas Indonesia Vs Mozambik, 1 Pilar Penting Garuda Berpotensi Absen Nanti Malam

Kabar kurang menggembirakan datang dari Timnas Indonesia jelang hadapi Mozambik, Selasa (9/6/2026). Bek andalan Garuda, Justin Hubner, masih diragukan tampil.
Warga Berpeluang Dapat PBB-P2 Rp0, Bapenda DKI Ingatkan Pentingnya Validasi NIK

Warga Berpeluang Dapat PBB-P2 Rp0, Bapenda DKI Ingatkan Pentingnya Validasi NIK

Pemutakhiran NIK menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan wajib pajak, khususnya bagi masyarakat yang berpotensi memperoleh pembebasan PBB-P2 hingga Rp0.
Bupati Karawang Geram Pesta Gay Digelar di Kota Berjuluk Kota Santri, Ancam Cabut Izin Tempat Hiburan Malam

Bupati Karawang Geram Pesta Gay Digelar di Kota Berjuluk Kota Santri, Ancam Cabut Izin Tempat Hiburan Malam

Bupati Karawang, Aep Syaepuloh mengancam sanksi pencabutan izin operasional tempat hiburan malam yang memfasilitasi perbuatan menyimpang, seperti pesta LGBT.
Prabowo Minta Maaf ke 8 Dubes Negara Sahabat Karena Tertunda Penyerahan Kredensial

Prabowo Minta Maaf ke 8 Dubes Negara Sahabat Karena Tertunda Penyerahan Kredensial

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada delapan duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) negara sahabat yang baru menyerahkan surat kepercayaan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (8/6/2026).

Trending

Prabowo Minta Maaf ke 8 Dubes Negara Sahabat Karena Tertunda Penyerahan Kredensial

Prabowo Minta Maaf ke 8 Dubes Negara Sahabat Karena Tertunda Penyerahan Kredensial

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada delapan duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) negara sahabat yang baru menyerahkan surat kepercayaan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (8/6/2026).
Bung Ropan Kagum Mathew Baker Bisa Langsung Tampil Percaya Diri di Timnas Indonesia Senior: Sejarah Sudah Ditorehkan

Bung Ropan Kagum Mathew Baker Bisa Langsung Tampil Percaya Diri di Timnas Indonesia Senior: Sejarah Sudah Ditorehkan

Bung Ropan dibuat kagum dengan debut Mathew Baker bersama Timnas Indonesia. Bek 17 tahun itu berpeluang kembali dimainkan John Herdman saat menghadapi Mozambik.
Erick Thohir Klarifikasi Interaksi Bersama Elkan Baggot yang Viral, Bek Timnas Indonesia Disebut Ketinggian

Erick Thohir Klarifikasi Interaksi Bersama Elkan Baggot yang Viral, Bek Timnas Indonesia Disebut Ketinggian

Erick Thohir sempat menyapa para pemain Timnas Indonesia sebelum menghadapi Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (5/6/2026) lalu dan mengunggahnya di akun Instagram pribadi. 
Tak Mau Kecolongan di GBK, Media Mozambik Beberkan Deretan Pemain Timnas Indonesia yang Paling Berbahaya

Tak Mau Kecolongan di GBK, Media Mozambik Beberkan Deretan Pemain Timnas Indonesia yang Paling Berbahaya

Timnas Indonesia kembali menjadi perhatian menjelang laga kedua FIFA Matchday melawan Mozambik yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Erick Thohir Update Proses Naturalisasi Dua Calon Pemain Timnas Indonesia Luke Vickery dan Mitchell Baker

Erick Thohir Update Proses Naturalisasi Dua Calon Pemain Timnas Indonesia Luke Vickery dan Mitchell Baker

Baik Luke Vickery dan Mitchell Baker telah bergabung dengan Timnas Indonesia sejak pemusatan latihan untuk skuad Piala AFF pada akhir Mei lalu. 
Kata-kata Berkelas Joey Pelupessy Jelang Timnas Indonesia Vs Mozambik: Datang, Main, Menang dan Bikin Semua Orang Bahagia

Kata-kata Berkelas Joey Pelupessy Jelang Timnas Indonesia Vs Mozambik: Datang, Main, Menang dan Bikin Semua Orang Bahagia

Joey Pelupessy sampaikan pesan sederhana penuh makna jelang Timnas Indonesia vs Mozambik. Gelandang Garuda itu ingin menutup FIFA Matchday dengan kemenangan.
KPK Angkat Bicara Soal Nama Raffi Ahmad Disebut di Kasus Bea Cukai

KPK Angkat Bicara Soal Nama Raffi Ahmad Disebut di Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi soal terdapat nama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad dalam kasus dugaan suap importasi barang di Ditjen Bea dan Cukai.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT