Sekjen Gerindra Bocorkan Cawapres Prabowo, Ini Kriterianya
- tim tvone - happy oktavia
Banyuwangi, tvOnenews.com - Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani memberikan bocoran sosok cawapres yang akan mendampingi Prabowo. Salah satu kriterianya adalah dari kalangan santri. Hal ini diungkapkan Ahmad Muzani di sela kunjungan ke Kabupaten Banyuwangi, Kamis (5/10) sore.
Menurutnya, nama cawapres Prabowo sudah mulai mengerucut. Meski begitu, pembahasan masih terus dilakukan.
"Soal cawapres sudah mengerucut. Tapi, dibahas terus. Kami ingin menyimpulkan banyak pandangan dari ulama, kiai dan lebih-lebih partai koalisi," kata Muzani.
Mengerucutnya sejumlah nama ini didasari sejumlah kriteria.
"Jadi memang banyak masukan. Ketika kami bertemu dengan ulama di Jatim, masukannya cawapres dari santri," jelasnya.
Namun, ada juga pandangan lain yang masuk kepada Prabowo. Seluruh masukan ini akan dicatat dan dipahami dengan matang.
"Seluruh nasehat itu sangat berarti. Ini yangg akan dijadikan bahan," tutupnya.
Menjelang pendaftaran capres /cawapres, jajaran petinggi Partai Gerindra mulai memanaskan mesin partai di Banyuwangi. Sekjen Gerindra Ahmad Muzani bersama sejumlah pengurusnya blusukan ke sejumlah pondok pesantren (ponpes) di Bumi Blambangan, Kamis (5/10). Turut mendampingi anggota DPR RI Sumail Abdullah.
Kunjungan pertama dilakukan ke Ponpes Nurul Abror Arrobbaniyyin, Desa Alas Buluh, Kecamatan Wongsorejo. Petinggi Partai Gerindra ini ditemui pengasuh ponpes, KH Fadlur Rohman Zaini.
Dari Wongsorejo, Sekjen Gerindra bertolak ke Ponpes Mambaul Ulum, Desa Wringinputih, Kecamatan Muncar. Di ponpes sepuh ini, rombongan menggelar doa di makam pendiri ponpes, KH Askandar. Setelah itu, memohon doa ke sesepuh ponpes, KH Imam Baidlowi Askandar.
“Kami sengaja bersilaturahmi dengan bermacam tokoh dan ulama di kabupaten ujung timur Jawa ini. Tujuannya, menyampaikan salam Pak Prabowo ke ulama, sekaligus memohon doa," kata Ahmad Muzani.
Kunjungan ke ponpes ini bukan tanpa alasan. Pihaknya ingin mendapatkan nasehat dan petuah dari ulama terkait perjuangan Gerindra. Sebab, selama ini, ulama menjadi mata hati masyarakat, sehingga dari ulama bisa terekam keinginan riil dari masyarakat.
"Dengan mendapat nasehat para ulama dan kiai, harapannya perjuangan kami bisa tepat dan terarah," tegasnya.
Selain ke ponpes, Sekjen Gerindra bertemu dengan para kader dan caleg di daerah pemilihan (dapil) 3 Jatim meliputi Banyuwangi, Situbondo dan Bondowoso, tujuannya mengecek kesiapan kadernya menghadapi pileg dan pilpres. (hoa/hen)
Load more