News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Alami Korsleting, Mobil Pengecer BBM Ludes Terbakar di Area SPBU

nsiden kebakaran mobil pengecer atau pelangsir bahan bakar minyak (BBM), kembali terjadi pada salah satu SPBU di Tempeh, Lumajang, pada Senin (9/10).
Senin, 9 Oktober 2023 - 14:52 WIB
Mobil Pengecer BBM Ludes Terbakar di Area SPBU
Sumber :
  • wawan sugiarto

Lumajang, tvOnenews.com – Insiden kebakaran mobil pengecer atau pelangsir BBM, kembali terjadi pada salah satu SPBU di Tempeh Lumajang, Senin (9/10).

Insiden kebakaran mobil berawal saat mobil jenis mini bus dengan nomor polisi P 1209 IE, yang dikemudikan oleh Rizky Dwi Ridho (24), warga Desa Jarit Candipuro, sedang mengantre bbm jenis pertalite di SPBU Tempeh Lor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun saat sedang mengantre, tiba-tiba di bagian kabin belakang mobil terasa panas dan muncul api di sela-sela jeriken. Pemilik yang panik, berusaha memadamkan api dengan menggunakan kaosnya, namun api malah semakin membesar.

“Saya sedang antre pertalite, tiba-tiba di belakang saya api sudah berkobar. Tidak tahu dari mana asalnya, kan di kabin belakang ada tujuh jeriken dan hanya satu saja yang sudah terisi. Saya berusaha memadamkan dengan kaus, namun gagal,” kata Rizky kepada tvOnenews.com, Senin (9/10).

Kepanikan warga dan petugas SPBU di lokasi kejadian, langsung tidak terhindarkan. Semua konsumen pertalite yang sedang mengantre langsung berusaha lari bersama kendaraannya sendiri-sendiri. Sementara petugas SPBU berusaha memadamkan api dengan Apar (alat pemadam ringan).

“Semua panik, yang ngantre langsung kabur. Saya dan petugas SPBU terus berusaha memadamkan api dengan apar, namun sampai apar habis api belum juga padam sehingga akhirnya didorong keluar dari SPBU,” sambungnya.

Tidak hanya harus merelakan mobilnya, korban juga harus menanggung kerugian lain berupa uang tunai sebesar Rp7 juta, serta sebuah telepon genggam yang tidak sempat diselamatkan.

“Uang untuk kulakan sebesar RP7 juta serta handphone juga ikut ludes terbakar,” keluhnya.

Pantauan tvOnenews.com di lokasi, sempat terdegar beberapa kali suara ledakan yang diduga berasal dari jeriKen, saat mobil sudah berhasil dijauhkan dari area mesin pompa pertalite. Api berhasil dipadamkan satu jam kemudian, setelah dua unit mobil damkar diterjunkan ke lokasi kejadian.

Kapolsek Tempeh Iptu Samsul Arifin menyatakan, bahwa dugaan awal penyebab kebakaran mobil minibus ini akibat korsleting di bagian mesin kendaraan. Kondisi itu juga diperparah, karena di dalam mobil juga berisi jeriken berisi pertalite.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Guna proses penyelidikan lebih lanjut dan keperluan olah TKP, petugas polsek langsung memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian.

“Dugaan sementara akibat korsleting dan sesuai keterangan pemilik, di dalam mobil juga ada satu jeriken berisi pertalite. Namun alhamdulillah tidak ada korban, pemilik mobil selamat dan hanya mengalami kerugian material saja. Kami langsung gelar olah TKP dan pemilik mobil juga masih kita mintai keterang,” pungkas Iptu Samsul. (wso/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buntut Warganya Tidak Bisa Bayar Pajak, Dedi Mulyadi Langsung lakukan Investigasi sampai Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta

Buntut Warganya Tidak Bisa Bayar Pajak, Dedi Mulyadi Langsung lakukan Investigasi sampai Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta

Tidak diduga, muncul kabar mengejutkan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Baru saja sebut menonaktifkan kepala Samsat
Jusuf Kalla Resmi Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Jusuf Kalla Resmi Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla resmi melaporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri, Rabu (8/4/2026).
Kisah Haru Makkarawa, Kakek Penjual Balon yang Sering Memberi Gratis untuk Anak-anak

Kisah Haru Makkarawa, Kakek Penjual Balon yang Sering Memberi Gratis untuk Anak-anak

Makkarawa, kakek penjual balon mengaku kerap memberikan balon secara gratis kepada anak-anak yang menangis ingin membeli, sementara orang tuanya tidak memiliki uang. Baginya, melihat anak-anak tersenyum jauh lebih berarti.
Haris Rusly Moti: Prabowo Berhasil Jaga Stabilitas Ekonomi di Tengah Gejolak Geopolitik

Haris Rusly Moti: Prabowo Berhasil Jaga Stabilitas Ekonomi di Tengah Gejolak Geopolitik

98 Resolution Network nilai Prabowo mampu bangun stabilitas di tengah ketidakpastian geopolitik
Bos Aprilia Sebut Marco Bezzecchi Bisa Jauh Lebih Mengerikan di MotoGP 2026 Jika Dirinya Bisa Memperbaiki...

Bos Aprilia Sebut Marco Bezzecchi Bisa Jauh Lebih Mengerikan di MotoGP 2026 Jika Dirinya Bisa Memperbaiki...

Rider Aprilia, Marco Bezzecchi, tampil nyaris sempurna pada balapan utama di MotoGP 2026 yang sudah berjalan tiga seri.
Ternyata Ini Makna Selebrasi Ramon Tanque Saat Cetak Gol Untuk Persib Bandung

Ternyata Ini Makna Selebrasi Ramon Tanque Saat Cetak Gol Untuk Persib Bandung

Menariknya, Ramon Tanque punya ciri khas sendiri dalam melakukan selebrasinya ketika mencetak gol. 

Trending

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Berdasarkan video yang diterima tvOnenews.com, api berkobar di sebuah ruangan lantai dua dan keluar dari jendela.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Nampaknya Megawati Hangestri buka peluang kembali ke Liga Voli Korea usai bertemu kapten Red Sparks. Tiga keinginan jadi penentu keputusan penting ini.
Hasil Liga Champions: Bayern Bungkam Real Madrid di Bernabeu, Neuer Jadi Tembok Tak Tertembus

Hasil Liga Champions: Bayern Bungkam Real Madrid di Bernabeu, Neuer Jadi Tembok Tak Tertembus

Bayern Munich sukses mencuri kemenangan penting saat bertandang ke markas Real Madrid dalam leg pertama perempat final Liga Champions UEFA.
Yeum Hye-seon Siap Hengkang dari Red Sparks, Sahabat Megawati Hangestri Jadi Rebutan di Bursa Transfer Liga Voli Korea 2026-2027

Yeum Hye-seon Siap Hengkang dari Red Sparks, Sahabat Megawati Hangestri Jadi Rebutan di Bursa Transfer Liga Voli Korea 2026-2027

Yeum Hye-seon selaku kapten Red Sparks dan sahabat Megawati Hangesstri secara terang-terangan siap bergabung ke tim manapun bahkan jika harus meninggalkan tim lamanya di Liga Voli Korea 2026-2027.
Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17 2026: Turnamen Debut Mantan Pelatih Como Kurniawan Dwi Yulianto

Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17 2026: Turnamen Debut Mantan Pelatih Como Kurniawan Dwi Yulianto

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, telah memanggil 26 pemain yang dibawa untuk Piala AFF U-17 2026. Ini menjadi turnamen pertama Kurniawan setelah menjabat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT