GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Panci Listrik Bukti Tindakan Sadis Ayah Kandung Siksa dan Sekap Bocah 7 Tahun di Malang

Penyiksaan dan penyekapan DN 7 tahun dilakukan oleh lima anggota keluarganya, di rumah Jalan KH. Malik Dalam Gang Permata Gading, Buring, Kedungkandang, Malang.
Jumat, 13 Oktober 2023 - 20:59 WIB
Panci Listrik Bukti Tindakan Sadis Ayah Kandung Siksa dan Sekap Bocah 7 Tahun di Malang
Sumber :
  • tim tvone - edy cahyono

Malang, tvOnenews.com - Penyiksaan dan penyekapan terhadap DN bocah berusia 7 tahun dilakukan oleh kelima anggota keluarganya sendiri, di rumah Jalan KH. Malik Dalam Gang Permata Gading, Kelurahan Buring, Kedungkandang, Kota Malang.

Bocah lelaki ini bahkan disekap di dalam kamar kecil berukuran 1,5 kali 1 meter, di dalam cuma ada meja blabak, kompor selama setengah tahun, dan berat badannya tinggal 10 kilogram.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Korban saat ini dalam perawatan di ruang inap anak IRNA IV RSUD dr Syaiful Anwar Kota Malang," ujar Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Danang Yudanto, Jumat (13/10) siang.

Kompol Danang mengatakan kelima orang yang merupakan terduga pelaku dan masih anggota keluarga DN sendiri.

"Mereka yang terlibat aksi dugaan penyiksaan dan penyekapan terhadap DN yakni JA (ayah kandung korban), PA (kakak tiri korban), EN (ibu tiri korban), SM (paman tiri korban) dan MN (nenek tiri korban). Kini kelima terduga pelaku masih dalam pemeriksaan di Polresta Malang Kota ," jelas Danang kepada awak media, Jumat ( 13/10 ) siang.

Dijelaskan Danang, kelima terduga pelaku ini memilki peran masing-masing dalam melakukan perbuatan yang kejam terhadap korban yang masih berusia 7 tahun. 

Untuk JA (37) yang merupakan ayah kandung korban melakukan aksi penganiayaan dengan merebus air ke dalam panci listrik, setelah mendidih tangan korban dimasukkan ke dalam panci hingga melepuh.

"Tangannya putih semua, mungkin yang dicelupkan ke panci berisi air mendidih," bebernya.

Di samping itu JA memukul kepala, bahu korban dengan kemoceng, menendang korban hingga terjatuh.

"Memukul  kepala korban dengan tongkat, melempari kepala korban dengan tongkat, menyundut rokok ke lidah korban, mencekik leher korban dan menendang kaki korban," jelasnya.

Lanjut, untuk peran empat anggota keluarga lainnya yakni PA yang merupakan kakak tiri korban melakukan aksi dengan menjewer kuping, mencubit tangan, memukul mengunakan tangan kosong mengenai pipi korban. 

Semetara peran EN yang merupakan ibu tiri korban yakni memukul menggunakan tangan kosong mengenai kaki kiri dan memukul menggunakan tangan kosong mengenai tangan kanan. Peran SM paman tiri korban juga ikut memukul dengan tangan kosong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dan peran MN yang merupakan nenek tiri korban melakukan penganiayaan dengan melukai kening korban dengan pisau cutter," urai Danang.

Kini para pelaku dikenakan Pasal 80 UU RI no 35 Th 2014 ttg Perubahan atas UU RI 23 Th 2002 tentang Perlindungan Anak. (eco/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

RSUD Dr Soetomo Surabaya Pastikan Pasien Meninggal Bukan Akibat Asap Kebakaran

RSUD Dr Soetomo Surabaya Pastikan Pasien Meninggal Bukan Akibat Asap Kebakaran

Selain pasien yang meninggal, satu pasien lain yang ikut dievakuasi dilaporkan berada dalam kondisi stabil dan kini menjalani perawatan di ruang resusitasi.
Polisi Bongkar Sindikat Pencurian Tas Lululemon di Bandara Soetta, Korban Rugi Hingga Rp1 Miliar

Polisi Bongkar Sindikat Pencurian Tas Lululemon di Bandara Soetta, Korban Rugi Hingga Rp1 Miliar

Pencurian tersebut terjadi di area parkir Pergudangan Soewarna Bandara Soekarno-Hatta pada Senin, 13 April 2026 sekitar pukul 15.30 WIB.
Niat Tinjau Taman di Sukajadi, Dedi Mulyadi Malah Dibuat Kaget Usai Temukan Warung Miras Tersembunyi

Niat Tinjau Taman di Sukajadi, Dedi Mulyadi Malah Dibuat Kaget Usai Temukan Warung Miras Tersembunyi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menjadi sorotan publik usai melakukan penataan kawasan Jalan Sukajadi, Kota Bandung. KDM kaget temukan kios miras.
Begini Tips dari PLN untuk Menghitung Komponen Pembayaran Listrik dan Mengatur Pola Pemakaian

Begini Tips dari PLN untuk Menghitung Komponen Pembayaran Listrik dan Mengatur Pola Pemakaian

Ia menambahkan, tarif listrik rumah tangga tidak mengalami perubahan sejak Juli 2022. Karena itu, apabila terdapat perbedaan jumlah pembayaran
PKB: Kasus Kekerasan Seksual Pesantren Penuh dengan Relasi Kuasa

PKB: Kasus Kekerasan Seksual Pesantren Penuh dengan Relasi Kuasa

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memandang kasus kekerasan seksual di pondok pesantren penuh dengan relasi kuasa, atau hubungan yang tidak setara antara dua pihak.
Pedagang Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Dua OTK

Pedagang Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Dua OTK

Seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan menjadi korban penyiraman cairan yang diduga air keras oleh dua orang tak dikenal (otk) pada Rabu, (13/5/2026).

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
News Terpopuler: Alasan Dua Juri LCC MPR di Kalbar Salahkan Jawaban Siswi SMAN 1 Pontianak Hingga Tak Minta Maaf

News Terpopuler: Alasan Dua Juri LCC MPR di Kalbar Salahkan Jawaban Siswi SMAN 1 Pontianak Hingga Tak Minta Maaf

Alasan dewan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI menyalahkan jawaban siswi SMAN 1 Pontianak. Alasan kedua dewan juri tak memberikan permohonan maaf secara langsung
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT