News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Dalami Kejiwaan Terduga Pelaku Pembunuhan Bocah Perempuan di Ngluyu Nganjuk

Polisi sedang mendalami aspek kejiwaan dari seorang yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan seorang bocah yang menggemparkan warga Nganjuk pada Sabtu lalu.
Selasa, 7 November 2023 - 17:19 WIB
Polisi Dalami Kejiwaan Terduga Pelaku Pembunuhan Bocah Perempuan di Ngluyu Nganjuk
Sumber :
  • Kasianto

Nganjuk, tvOnenews.com - Polisi sedang mendalami aspek kejiwaan dari seorang yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan seorang bocah yang menggemparkan warga Nganjuk pada Sabtu (3/11) lalu.

Terduga pelaku, seorang pria berusia 51 tahun, telah ditangkap dalam hubungannya dengan pembunuhan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban, seorang bocah berusia enam tahun, ditemukan tewas bersimbah darah di tempat pembuangan sampah dengan penuh luka di Desa Tempuran, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk.

Kasatreskrim Polres Nganjuk AKP Lanang Teguh Pambudi membenarkan, jika terduga pelaku masih diobservasi di sebuah rumah sakit di Nganjuk, karena terduga pelaku berinisial MA (51) diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ).

"Jadi, pihak kepolisian belum bisa menetapkan MA warga Desa Tempuran, Kecamatan Ngluyu, sebagai tersangka pelaku pembunuhan, mengingat terduga pelaku yang diduga pelaku masih dalam observasi dan pemeriksaan kejiwaannya," kata Kasatreskrim Polres Nganjuk AKP Lanang Teguh Pambudi, Selasa (7/11).

"Terduga pelaku ini diduga ODGJ, jadi harus kita periksakan dulu kejiwaannya, apakah ODGJ benar atau tidak," ujarnya.

Lebih lanjut Kasatreskrim menambahkan, ketika diinterogasi, terduga pelaku ini mengakui perbuatannya, jika telah membunuh ASM (6) bocah perempuan asal Desa Tempuran, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk tersebut.

Meskipun terduga pelaku telah mengakuinya, Kasatreskrim tidak begitu percaya, “Kami masih melakukan pendalaman lagi, untuk mengungkap kasus ini. Bisa jadi ada pelaku lain, makanya terus kita selidiki.”

Berdasarkan hasil olah TKP, ungkap Lanang, ditemukan barang bukti berupa batu dan cangkul yang tak jauh dari lokasi penemuan mayat bocah tersebut.

"Dugaan sementara, korban awalnya dipukul pakai batu, lalu diseret ke tempat pembuangan sampah, kemudian korban dicangkul kepalanya oleh terduga pelaku," jelasnya.

"Jadi, kesimpulannya dikarenakan Satreskrim Polres Nganjuk belum mendapatkan keterangan resmi dari ahli kejiwaan, apakah terduga pelaku ODGJ atau bukan, belum bisa menetapkan tersangka," tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sementara untuk motif juga belum diketahui, saat ini pemeriksaan ahli kejiwaan masih berlangsung. Ketika terduga pelaku bukan ODGJ, maka langsung ditetapkan tersangka," imbuhnya.

"Berdasarkan hasil visum, ditemukan ada 12 luka di tubuh korban. Terparah luka di kepala yang menyebabkan korban meninggal dunia," pungkasnya. (kso/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Fabio Quatararo Ingin 'Sadarkan' Yamaha di MotoGP Spanyol 2026

Fabio Quatararo Ingin 'Sadarkan' Yamaha di MotoGP Spanyol 2026

Fabio Quartararo mengakui Yamaha mengalami awal musim yang sulit di MotoGP 2026.
KSAD Jamin Hak dan Kesejahteraan Keluarga Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

KSAD Jamin Hak dan Kesejahteraan Keluarga Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memastikan bahwa negara akan memenuhi seluruh hak tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon. 
Update Harga iPhone 17 Series April 2026, Sudah Turun?

Update Harga iPhone 17 Series April 2026, Sudah Turun?

Simak update harga lengkap iPhone 17 Series April 2026 di Indonesia. Mulai dari iPhone 17 hingga Pro Max, apakah sudah turun? Cek daftar lengkapnya di sini.
Stiker Semen Padang Komentari Kehadiran Pemain Naturalisasi di Persib 

Stiker Semen Padang Komentari Kehadiran Pemain Naturalisasi di Persib 

Semen Padang akan menjamu Persib Bandung di Stadion Haji Agus Salim, Padang, pada Minggu (5/4/2026).
Penyidikan Rampung, Berkas Perkara Bos PT Blueray Dilimpahkan ke Penuntut Umum

Penyidikan Rampung, Berkas Perkara Bos PT Blueray Dilimpahkan ke Penuntut Umum

KPK merampungkan penyidikan kasus dugaan suap importasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dengan tersangka bos PT Blueray dan kawan-kawan.
Daftar Susunan Pemain Bhayangkara FC Vs Persija: Adu Taktik Paul Munster dan Mauricio Souza

Daftar Susunan Pemain Bhayangkara FC Vs Persija: Adu Taktik Paul Munster dan Mauricio Souza

Pertandingan antara Bhayangkara FC versus Persija Jakarta kedua akan segera digelar di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Minggu (5/4/2026), Kick Off pukul 15.30 WIB.

Trending

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut. Para orang tua siswa datangi Ombudsman.
Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Setelah ikut main bola bareng pemuda setempat, kunjungan pelatih Timnas Indonesia John Herdman ke Lombok kali ini bertemu dengan Edy Mulyadi, ayah Emil Audero.
Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Volimania Indonesia merasa patah hati setelah Yeum Hye-seon harus meninggalkan Megawati Hangestri usai menyaksikan aksi mantan rekan setimnya di final four Proliga 2026.
Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Seorang tuan rumah hajatan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tewas seusai dikeroyok oleh sejumlah preman kampung yang meminta 'jatah' ke tuan rumah hajatan.
Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Sebanyak tiga pemain Timnas Indonesia resmi dicoret dari daftar susunan pemain klub mereka di Liga Belanda setelah polemik administrasi Paspoortgate mencuat.
Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Penampilan gemilang Megawati Hangestri menjadi sorotan usai Jakarta Pertamina Enduro menaklukkan Jakarta Popsivo Polwan pada lanjutan Final Four Proliga 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT