News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Penipuan Penggandaan Uang Gentong Ajaib di Surabaya, Polisi Harap Korban Lain Melapor

Polisi terus mendalami kasus dugaan penggelapan dengan modus pengandaan uang dengan gentong ajaib dengan melakukan rekonstruksi dan memeriksa adanya video ritual yang membuat korban terpedaya.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 8 November 2023 - 11:24 WIB
Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Boby Wirawan
Sumber :
  • tvOne - zainal azkhari

Surabaya, tvOnenews.com – Polisi terus mendalami kasus dugaan penggelapan dengan modus pengandaan uang dengan gentong ajaib dengan melakukan rekonstruksi dan memeriksa adanya video ritual yang membuat korban terpedaya.

Dalam rekaman video sekitar 15 menit tersebut terdapat sejumlah orang yang sedang sibuk memungut uang yang sedang berhampuran usai ritual gaib.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tiga tersangka kasus penggelapan dan penipuan uang dalam gentong ajaib di Surabaya menjalani rekonstruksi. Polisi menyebut ada 22 adegan dengan kerugian Rp100 juta.

Rekontruksi itu dipraktekkan ketiga tersangka dan juga korban di Jalan Tembok Dukuh, Kota Surabaya (rumah korban).

Korban adalah Indah Mutia asal Bubutan. Sementara tiga tersangka ialah Dwi Sukesi (48) asal Blitar, beserta Suraji (45) dan Suhari (67) berusia senja, berdua asal Malang.

Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Boby Wirawan mengatakan, modus tiga tersangka adalah membujuk korban dengan ritual melipatgandakan uang, hingga korban Indah yakin memberikan uang miliknya senilai Rp100 juta kepada tersangka secara bertahap. Sambil ia berharap, uangnya akan berlipatganda.

“Korbannya Indah, mengalami kerugian sekitar Rp100 juta. Uang disetor oleh Indah ada yang ditransfer dan ada yang diberikan tunai,” papar Boby, setelah proses rekontruksi, Senin (6/11).

Boby menjelaskan, selain korban menyetorkan uangnya, korban juga dimintai uang untuk acara “ritual kejawen”. Disebut untuk membeli Uborampe (peralatan ritual), gentong, bendera merah putih, mori, kembang, dan lain – lainnya.

“Keseluruhan adegannya ada 22. Dimulai dari pelaku ini menemui korban, hingga pelaksanaan ritual selesai. Dan berakhir uang korban dibawa kabur oleh tersangka” jelasnya.

Latar belakang pelaku adalah kerja serabutan. Satu persatunya bermain peran untuk menipu Indah. Para tersangka mengaku, baru pertama kali ini menipu.

“Ada tiga tersangka. Tersangka Suraji (45) ini berperan mengenalkan korban kepada pelaku Dwi Sukesi (48). Kemudian Dwi Sukesi berusaha meyakinkan korban mengenalkan ke orang pintar yang bisa melipatgandakan uang, yaitu Mbah Suhari (67),” kata Boby.

Mbah Suhari (67) yang memiliki peran sebagai orang pintar itu lantas memeras korban Indah. Indah diperas dimintai dana uborampe, hingga tak sadar uangnya dikuras.

“Tidak ada praktek ritual nyeleneh saat proses rekontruksi. Hanya saja, ketiga tersangka ini terbukti, sudah murni melakukan penipuan ke korban Indah,” pungkasnya.

Pelaksanaannya, uang korban ini dimasukkan ke dalam gentong oleh Mbah Suhari, selain itu dilakukan ritual dan korban disuruh menunggu 36 hari, sampai uang dijanjikan berlipat ganda. Namun, usut punya usut, uang yang dilakukan ritual itu tidak berlipat ganda. Melainkan malah dibawa kabur oleh para tersangka yang melarikan diri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sehingga atas kasus gentong ajaib ini, masing masing tersangka dijerat Pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan.

“Hingga saat ini hanya 3 tersangka yang dipastikan sebagai tersangka dalam kasus ini kami berharap ada laporan jika ada korban lain dalam kasus yang sama dengan ke tiga pelaku ini,” pungkasnya. (zaz/gol) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persib Resmi Lolos 16 Besar ACL 2, 3 Klub Ini Berpotensi Jadi Lawan Maung Bandung

Persib Resmi Lolos 16 Besar ACL 2, 3 Klub Ini Berpotensi Jadi Lawan Maung Bandung

Persib Bandung mengunci tiket 16 besar ACL 2 usai menaklukkan Melbourne Victory. Adelaide United, Svay Rieng, dan Gangwon FC sementara berpotensi jadi lawan.
Detik-detik Helikopter TNI AD Jatuh saat Padamkan Karhutla di Kalteng

Detik-detik Helikopter TNI AD Jatuh saat Padamkan Karhutla di Kalteng

TNI AD mengungkap fakta baru dibalik insiden kecelakaan helikopter milik Penerbad yang terjadi saat memadamkan karhutla di Kalimantan Tengah pada Rabu 4/11/2026
Luka Menalo Sebut DNA Kemenangan Mengalir di Darah Persib

Luka Menalo Sebut DNA Kemenangan Mengalir di Darah Persib

Kemenangan 2-1 Persib Bandung atas Melbourne Victory di Stadion Rectangular Melbourne, Rabu (4/11/2026) membuat Persib menjadi klub Indonesia pertama yang menang di kandang klub Australia. 
Polda Jatim Identifikasi 15 Fragmen Tulang Korban Mutilasi Madiun, Keluarga Berharap Hukuman Maksimal

Polda Jatim Identifikasi 15 Fragmen Tulang Korban Mutilasi Madiun, Keluarga Berharap Hukuman Maksimal

Polda Jatim memastikan 15 fragmen tulang berasal dari Ashaka dan Dini melalui pemeriksaan DNA. Keluarga berharap pelaku mendapat hukuman maksimal.
Satu Kru Meninggal Dunia, Dua Masih Dicari dalam Insiden Jatuhnya Helikopter Penerbad Jatuh saat Padamkan Karhutla di Kalteng

Satu Kru Meninggal Dunia, Dua Masih Dicari dalam Insiden Jatuhnya Helikopter Penerbad Jatuh saat Padamkan Karhutla di Kalteng

Evakuasi terhadap kru helikopter milik Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad) yang mengalami kecelakaan saat bertugas memadamkan karhutla di Kalimantan Tengah ..
Helikopter TNI AD Jatuh saat Padamkan Karhutla di Kalteng

Helikopter TNI AD Jatuh saat Padamkan Karhutla di Kalteng

Insiden kecelakaan dialami oleh helikopter milik Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad) saat bertugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kaliman-

Trending

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Dadang Sastrapraja, Direktur Kompetisi Askot PSSI Kota Bandung tutup usia saat menjadi Koordinator Panpel Cabang Olahraga Gulat PORPROV XV Jawa Barat 2026.
Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar bin Smith buka suara soal aksi unjuk rasa penolakan konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/11/2026) malam. Habib Bahar mengatakan penolakan konser ada sebab dan alasannya.
Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengungkapkan biang kerok anak asuhnya bisa menelan kekalahan di laga perdana mereka di Liga Voli Korea 2026-2027. Ia juga turut menyoroti performa sejumlah pemain terutama Megawati Hangestri.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Presiden Prabowo Copot Listyo Sigit dari Jabatan KSP, Ariyo Windutomo Jadi Plt

Presiden Prabowo Copot Listyo Sigit dari Jabatan KSP, Ariyo Windutomo Jadi Plt

Presiden RI Prabowo Subianto mencopot Listyo Sigit Prabowo dari Jabatan Kepala Staf Kepresidenan (KSP).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT