News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tuntut Kenaikan UMK 15 Persen, Ribuan Buruh akan Turun ke Jalan di Surabaya, 3000 Personel Polisi Disiagakan

Hari ini merupakan hari terakhir penetapan UMK. Ribuan buruh diprediksi akan memacetkan jalan-jalan protokol di Kota Surabaya. 
Kamis, 30 November 2023 - 10:32 WIB
tuntut kenaikan UMK 15 persen, ribuan buruh akan turun ke jalan
Sumber :
  • tim tvone - zainal ashari

Surabaya, tvOnenews.com - Hari ini merupakan hari terakhir penetapan UMK. Ribuan buruh diprediksi akan memacetkan jalan-jalan protokol di Kota Surabaya. 

3000 personel kepolisian diterjunkan untuk pengamanan aksi demo yang dilakukan sekitar 20 ribu buruh, Kamis (30/11) hari ini , yang akan turun ke jalan menuntut kenaikan UMK sebesar 15 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ribuan buruh akan berkumpul terlebih dulu di Bundaran Waru, dan secara bersama-sama bergerak ke arah Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan, Surabaya.

AKP Haryoko Widhi Kasi Humas Polrestabes Surabaya mengatakan, petugas kepolisian akan disebar sesuai titik kumpul dari massa buruh. Antara lain di Bundara Cito, Jalan Ahmad Yani, dan di depan Kebun Binatang Surabaya (KBS).

“Selain itu setiap persimpangan jalan yang dilalui pendemo akan dijaga petugas. Itu juga untuk antisipasi kalau ada aksi longmarch yang dimulai di Jalan Darmo,” kata Haryoko

Haryoko menambahkan, kemungkinan ada dua titik aksi demo buruh, yaitu di depan Gedung Negara Graha di Jalan Gubernur Suryo dan Kantor Gubernur Jatim Jalan Pahlawan. 

“Dua titik itu juga kami siagakan petugas,” ucap Haryoko.

Sementara itu, Nuruddin Hidayat Wakil Sekretaris DPW Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jatim menyatakan, aksi buruh hari ini akan mendesak Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim menetapkan kenaikan UMK sebesar 15 persen.

“Hari ini merupakan batas terakhir untuk menetapkan kenaikan UMK. Aksi ini tujuanya mengawal kenaikan sebesar 15 persen, kalau rupiahkan rata-rata Rp600 ribu sekian,” jelasnya.

Sementara Gubernur Jatim sendiri hingga kini belum memberi keterangan jelang penetapan UMK 2024. Sedangkan sejumlah kepala daerah di Jatim, kompak merekomendasikan kenaikan UMK 6,13 persen, termasuk Kota Surabaya.

Nuruddin menjelaskan tuntutan kenaikan angka 15 persen ini didapat dari nilai pertembuhan ekonomi dan inflasi tahun berjalan. 

“Upah buruh itu dirasakan tahun depan. Maka perlu ditambahkan prediksi pertumbuhan ekonomi dan inflasi tahun depan,” katanya.

Lanjut Nurudin, ada empat serikat buruh yang akan ikut dalam aksi berasal dari KSPI, KSPSI, KSBSI, dan Sarbuwusi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Buruh (ikut yang aksi) dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Pasuruan, Lamongan, Tuban, Jombang, Nganjuk, Probolinggo, Jember, Lumajang, Banyuwangi,” tandasnya.

Sesuai rencana buruh akan bergerak dari titik kumpul di bundaran waru Surabaya, untuk kemudian bergerak menuju kantor gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan Surabaya maupun gedung negara Grahadi. (zaz/hen) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai sekarang belajar mengamalkan amalan rezeki ini. Sangat mudah dan dianjurkan langsung Ustaz Khalid Basalamah.
3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40) mengungkap suaminya baru mengakui mempunyai istri siri, Dini Hardiyanti (30) pada 10 Oktober 2026.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kapolri mengatakan pertemuan tersebut membahas peningkatan penyalahgunaan narkoba, obat terlarang, rokok elektrik (vape), kratom, hingga kosmetik ilegal...

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT