News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komunitas Poro Kiai dan Rejo Semut Ireng di Surabaya Deklarasi Dukung Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024

Kiai Mushola dan masjid di pedesaan non mainstream atau yang lebih di kenal dengan sebutan Para Kiai kampung Jawa Timur yang mengatasnamakan diri Komunitas Poro Kiai (Kopi) dan komunitas Rejo Semut Ireng melakukan deklarasi dukungan untuk pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 19 Desember 2023 - 12:28 WIB
Komunitas Poro Kiai dan Rejo Semut Ireng di Surabaya Deklrasi Dukung Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024
Sumber :
  • tvOne - zainal azkhari

Surabaya, tvOnenews.com – Kiai Mushola dan masjid di pedesaan non mainstream atau yang lebih di kenal dengan sebutan Para Kiai kampung Jawa Timur yang mengatasnamakan diri Komunitas Poro Kiai (Kopi) dan komunitas Rejo Semut Ireng melakukan deklarasi dukungan untuk pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di Hotel Majapahit Surabaya pada Senin (18/12).

Acara ini dihadiri sekitar 130 kiai dari 38 kabupaten kota di Jawa Timur, deklarasi tersebut lengkap disertai dengan rapat dan penyatuan visi dan semangat untuk memenangkan pasangan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024 mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Deklarasi hari ini dari para kiai di Jatim, ini berangkat dari dawuhnya Gus Dur yang menyatakan bahwa Pak Prabowo adalah orang yang paling ikhlas,” kata Ketua Komunitas Poro Kiai (Kopi) Jatim, Mahrus Ali saat dikonfirmasi media.

Kiai asal Pesantren Sabilul Muttaqien Pacet Mojokerto ini mengatakan, bahwa dawuh Gus Dur yang dianggap sebagai wali adalah panutan yang sangat dihormati kiai.

“Gus Dur juga menyebut bahwa Prabowo akan menjadi Presiden Indonesia di hari tuanya. Maka atas dawuh itu kami satukan langkah kiai grassroot di Jatim untuk bersama-sama deklarasi mendukung Prabowo-Gibran,” imbuhnya.

Setelah deklarasi hari ini, lanjut Mahrus Ali, pihaknya berkomitmen untuk segera melakukan konsolidasi dan menggerakkan roda Kopi di seluruh Jatim, agar langkah memenangkan Prabowo-Gibran bisa terwujud.

Bukan sembarangan, karena dikatakan Mahrus bahwa komunitas Kopi ini memiliki banyak jaringan lembaga. Pasalnya untuk madrasah diniyah (Madin) saja di Jatim ada 32.612 yang tergabung dalam Kopi. Jaringan ini yang akan dimanfaatkan untuk mendongkrak suara Prabowo-Gibran di Jawa Timur.

“Kami memiliki harapan besar pada Pak Prabowo. Bahwa jika beliau menjadi presiden, madin dan juga pesantren yang ada di kampung-kampung yang selama ini masih kurang perhatian bisa mendapatkan perhatian lebih,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut ia juga menyebutkan, bahwa perkumpulan Rejo Semut Ireng dan Kopi (Perkumpulan Poro Kyai) adalah dua perkumpulan yang saling menguatkan satu sama lain.

Sebagaimana diketahui, bahwa Rejo Semut Ireng adalah salah satu perkumpulan yang selama ini telah mengawal Ir Joko Widodo.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai sekarang belajar mengamalkan amalan rezeki ini. Sangat mudah dan dianjurkan langsung Ustaz Khalid Basalamah.
3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40) mengungkap suaminya baru mengakui mempunyai istri siri, Dini Hardiyanti (30) pada 10 Oktober 2026.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kapolri mengatakan pertemuan tersebut membahas peningkatan penyalahgunaan narkoba, obat terlarang, rokok elektrik (vape), kratom, hingga kosmetik ilegal...

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT