GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cekcok Antara Tetangga di Ponorogo Berujung Penganiayaan Hingga Korban Tewas

Warga Ponorogo dihebohkan dengan aksi penganiayaan yang dilakukan Prasetyo (24), warga Desa Pulung, Ponorogo, hingga mengakibatkan korban Ahmad Suyoto, tewas.
Selasa, 2 Januari 2024 - 09:28 WIB
Olah TKP kasus penganiayaan di Desa Pulung
Sumber :
  • aris sutikno

Ponorogo, tvOnenews.com – Warga Ponorogo dihebohkan dengan aksi penganiayaan yang dilakukan Prasetyo (24), warga Desa Pulung, Kecamatan Pulung, Ponorogo, hingga mengakibatkan korban Ahmad Suyoto (65) warga setempat tewas di lokasi kejadian dengan luka parah di bagian kepala. 

Korban Ahmad Suyoto mengalami luka serius pada bagian kepala setelah dipukul menggunakan balok kayu dan pondasi tiang bendera yang terbuat dari beton. Saat diketahui warga, korban sudah tergeletak bersimbah darah di jalan desa depan rumahnya sendiri.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku Prasetyo merupakan tetangga dekat sekaligus kerabat korban sendiri, yang hingga saat ini masih menjadi kejaran polisi setelah melarikan diri menuju hutan. Tim Inafis Polres Ponorogo yang dibantu Polsek Pulung yang datang ke lokasi, langsung melakukan olah TKP dan mengumpulkan sejumlah barang bukti seperti balok kayu yang digunakan pelaku untuk memukul korban. Selain itu polisi juga mengamankan barang bukti berupa beton untuk tiang bendera. 

Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi dan mendalami kasus tersebut untuk mengungkap motif dibalik penganiayaan hingga mengakibatkan korban tewas. 

Sementara itu, Iwan Sukamti warga setempat menuturkan, tidak mengetahui secara persis kejadian tersebut. Kejadian yang berlangsung dini hari tersebut baru diketahui warga sesaat setelah korban sudah tergeletak dan pelaku diamankan warga di rumahnya. 

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian. Sementara itu saat pelaku mengetahui warga memanggil polisi, Prasetyo langsung kabur melarikan diri ke hutan. Beberapa sempat berniat mengejar pelaku, namun karena kondisi gelap, warga akhirnya kehilangan jejak pelaku. 

“Pelaku masih di rumah, lihat polisi ke sini, langsung lari ke arah hutan, mau dikejar tidak nutut,” kata Iwan.

Warga lain, Karyono menuturkan, jika pelaku seusai menganiaya korban sempat berteriak-teriak. Ia tidak bisa memastikan apa motif yang melatarbelakangi pelaku hingga nekat menganiaya korban sampai meninggal. Bahkan antara pelaku dan korban juga masih memiliki hubungan keluarga.

“Keduanya juga perantau, korban baru pulang dari Malaysia, dan pelaku baru pulang lima hari dari Kalimantan,” tutur Karyono.

Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Ryo Prada, yang memimpin langsung olah tempat kejadian perkara saat dikonfirmasi menjelaskan, polisi saat ini masih melakukan penyelidikan terkait kasus penganiayaan berat hingga mengakibatkan korbannya meninggal dunia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita saat ini masih dalam proses penyelidikan dengan memeriksa lokasi kejadian serta sejumlah saksi di sekitar lokasi, barang bukti kita kumpulkan," terang mantan Kanit Jatanras Poltabes Surabaya. 

Korban saat ini dibawa di RSUD dr Harjono untuk dilakukan visum dan autopsi. Sementara itu tim buru sergap diterjunkan untuk melacak dan memburu pelaku. (asn/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siapa Putri Juficha? Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal Dunia di Hari Ulang Tahun

Siapa Putri Juficha? Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal Dunia di Hari Ulang Tahun

Putri Juficha, sosok Miss Earth Indonesia 2025 sekaligus Runner Up Miss Grand Indonesia 2025 meninggal dunia tepat di perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-26.
Sejumlah Wisatawan Asing Diam Tak Bergerak Merasakan Gempa NTT M 7,7 di Labuan Bajo, Warga: Don’t Be Panic

Sejumlah Wisatawan Asing Diam Tak Bergerak Merasakan Gempa NTT M 7,7 di Labuan Bajo, Warga: Don’t Be Panic

Sejumlah wisatawan asing yang ingin menikmati matahari terbit di Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) terdiam tak bergerak saat merasakan gempa
Seskab Teddy Kirim Pejabat dan 50 Ribu Sembako ke Korban Gempa NTT

Seskab Teddy Kirim Pejabat dan 50 Ribu Sembako ke Korban Gempa NTT

Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya mengatakan, pemerintah bergerak cepat menangani masyarakat terdampak gempa bumi mengguncang wilayah NTT
Asmara 3 Shio Ini Kian Hangat pada 16 Agustus 2026, Naga Makin Dimanja Pasangan

Asmara 3 Shio Ini Kian Hangat pada 16 Agustus 2026, Naga Makin Dimanja Pasangan

Ramalan cinta shio pada 16 Agustus 2026 mengungkap 3 shio yang paling untung soal asmara, satu di antaranya diprediksi makin disayang oleh kekasihnya sendiri.
Detik-detik Pasien RSUD Ruteng Dievakuasi saat Gempa Dahsyat Guncang NTT, Ada Ibu-Ibu yang Mau Melahirkan di Halaman

Detik-detik Pasien RSUD Ruteng Dievakuasi saat Gempa Dahsyat Guncang NTT, Ada Ibu-Ibu yang Mau Melahirkan di Halaman

Gempa dahsyat yang mengguncang NTT menimbulkan kerusakan di mana-mana, termasuk merusak RSUD Ruteng. Pasien dievakuasi ke halaman, termasuk sejumlah ibu yang mau melahirkan.
Momen HUT RI ke 81, Grand Konser Siswa 2026 Purwacaraka Music Studio Jogja Sukses Hadirkan Kolaborasi Spesial

Momen HUT RI ke 81, Grand Konser Siswa 2026 Purwacaraka Music Studio Jogja Sukses Hadirkan Kolaborasi Spesial

Momen kemerdekaan HUT RI ke 81 ternyata bisa dimeriahkan dengan beragam cara yang menarik. Salah satunya, Purwacaraka Musik Studio Yogyakarta menggelar acara tahunan Grand Konser Siswa 2026.

Trending

4 Zodiak Diprediksi Dapat Hadiah Menarik Akhir Agustus 2026: Bisa Datang dari Orang Terdekat

4 Zodiak Diprediksi Dapat Hadiah Menarik Akhir Agustus 2026: Bisa Datang dari Orang Terdekat

Berikut 4 zodiak yang diprediksi dapat hadiah menarik akhir Agustus 2026: Bisa datang dari orang terdekat.
NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Polda NTT Turun Tangan Pascagempa M7,7, Lakukan Pendataan dan Pengamanan di Manggarai Timur

Polda NTT Turun Tangan Pascagempa M7,7, Lakukan Pendataan dan Pengamanan di Manggarai Timur

Pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah NTT, khususnya Kabupaten Manggarai Timur, Sabtu (15/8) dini hari, menuai reaksi maksyarakat
Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Media sosial dihebohkan dengan berbagai foto dan video, memperlihatkan kondisi setelah gempa di NTT.
Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko tegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan darurat pascagempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Flores
Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Tersangka yang merupakan pengemudi mobil inisial A dan dua orang saksi dari TNI, yakni Prada A dan Prada V hadir. Sebanyak 38 adegan diperagakan.
Viral Video Gempa di NTT, Orang-orang Berlarian dan Atap Gedung Roboh

Viral Video Gempa di NTT, Orang-orang Berlarian dan Atap Gedung Roboh

Hari ini (15/8) NTT dikabarkan terjadk gempa. Videonya pun viral di media sosial, mencuri perhatian warganet.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT