News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Update Kasus Kepala Bayi Tertinggal di Rahim Ibu di Bangkalan, Oknum Bidan Paksa Lakukan Proses Persalinan Sendiri

Kasus kepala bayi tertinggal di rahim orang tua Mukaromah asal Desa Pangpajung, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, ramai media sosial.
Rabu, 13 Maret 2024 - 12:06 WIB
update kasus kepala bayi tertinggal di rahim ibu di Bangkalan
Sumber :
  • tim tvone - dimas farik

Bangkalan, tvOnenews.com - Kasus kepala bayi tertinggal di rahim orang tua Mukaromah asal Desa Pangpajung, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, ketika melahirkan di Puskesmas Kedungdung wilayah Modung, Kabupaten Bangkalan, ramai media sosial.

Menurut korban Mukaroma, dirinya merasa akan melahirkan dan meminta surat rujukan untuk ke rumah sakit Bangkalan. Setelah mendapat surat rujukan, seorang dokter berinisial M tiba-tiba datang dan melarang untuk dibawa ke rumah sakit, dengan alasan ia bisa menangani untuk melakukan proses persalinan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Si dokter berupaya untuk menakut-nakuti korban Mukaromah, dengan berkata kalau ibu dibawa ke rumah sakit nanti  tidak dikerjain, bisa dikerjain atau diproses operasi bayi yang ngerjain (yang rawat) orang laki-laki dan badanya besar-besar. Ucapan itu supaya Mukaromah tidak mau dirujuk ke rumah sakit di Bangkalan, namun korban tetap bersikukuh untuk dirujuk ke rumah sakit. Ibu bidan juga bersikukuh untuk tetap melakukan persalinan di Puskesmas Kedungdung Modung Bangkalan, Madura,” kata Faisol, paman Mukaromah, Rabu (13/3).

Lanjut Faisol, pihak bidan kemudian melakukan tindakan medis dengan memberikan sebuah suntikan pendorong kepada korban.

"Setelah terdapat tanda-tanda melahirkan, ibu bidan kemudian bertindak dengan menarik bayi. Bayi keluar, tapi kepala bayi putus. Meski kepala putus, bidan berupaya untuk mengambil kepala bayi di rahim ibu. Namun Mukaromah merasa sakit hingga korban kemudian dirujuk ke rumah sakit wilayah Kamal, Bangkalan, guna dilakukan tindakan medis atau operasi pengeluaran bayi," tuturnya.

Ia mengatakan tindakan medis dianggap sembarangan oleh oknum bidan hingga menyebabkan bayi korban meninggal dunia, dan akhirnya lapor ke pihak berwajib. 

"Iya kami sudah melaporkan. Pada hari ini sedang melakukan pemanggilan saksi, namun karena kondisi sedang hujan, mungkin akan dilanjutkan besok. Sampai saat ini mas, pihak dokter atau yang terkait belum ada yang datang ke rumah korban untuk meminta maaf atas kejadian tersebut," terangnya. (fds/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Ajak Publik Sejenak Alihkan Perhatian dari Layar dan Fokus pada Sekitar, Taman Budaya Yogyakarta Gelar Pameran Fotografi Bertajuk “FYP (For Your People)”

Ajak Publik Sejenak Alihkan Perhatian dari Layar dan Fokus pada Sekitar, Taman Budaya Yogyakarta Gelar Pameran Fotografi Bertajuk “FYP (For Your People)”

Derasnya arus informasi dan kehidupan digital makin menentukan apa yang dilihat, TBY hadirkan Lomba dan Pameran Fotografi Rana Budaya #4 “FYP (For Your People)”

Trending

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Siapa Nadhea Devi? Wanita yang Viral Dituding Netizen sebagai Gadis Baju Putih di Booth Miras Newport

Siapa Nadhea Devi? Wanita yang Viral Dituding Netizen sebagai Gadis Baju Putih di Booth Miras Newport

Sosok perempuan bernama Nadhea Devi dituding netizen sebagai sosok gadis baju putih yang tawarkan challenge hafalan surat Ad-Dhuha dengan sebotol miras Newport.
Hellyana ke MK: Hukum Pidana Harus Ada Asas Geen Straf Zonder Schuld, Ijazah Palsu Wajib Diketahui

Hellyana ke MK: Hukum Pidana Harus Ada Asas Geen Straf Zonder Schuld, Ijazah Palsu Wajib Diketahui

Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hellyana, melalui Tim Kuasa Hukum dari Law Firm MZA & Partners, secara resmi mengajukan permohonan pengujian materiil
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT