Dua Sejoli Kubur Bayi di Rumah Roboh di Jakarta Barat, Alasan Habisi Nyawa Anaknya Sendiri Karena Takut Tetangga Dengar Tangisannya
- Risky Syukur-Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Pasangan kekasih berinisial R (28) pria dan E (23) wanita tega menghabisi nyawa anaknya sendiri di Jakarta Barat.
Tak hanya itu, dua sejoli ini mengubur jasad anaknya sendiri di rumah roboh.
Alasan mereka menghabisi buah hatinya yang baru lahir, yakni takut suara tangisannya terdengar oleh tetangga.
Kapolsek Metro Tamansari Kompol Bobby M. Zulfikar mengatakan, berdasarkan pengakuan kedua pelaku, saluran nafas bayi malang itu ditutup hingga akhirnya meregang nyawa.
"Yang bersangkutan kaget dan tidak mau mendengar anaknya yang lahir menangis. Kemudian ditutup mulutnya supaya tidak bunyi, supaya tidak terdengar suara tangisan. Karena itu kosannya nempel-nempel itu (dengan tetangga). Ketahuan nanti kalau ada tangisan itu," ujarnya, Rabu (10/9/2026).
Bobby mengatakan R dan E melakukan aksi itu bersama-sama.
"Sepertinya dua-duanya. Jadi karena awalnya ditutup sama ibunya, kemudian ditutup sama bapaknya," terangnya.
Saat bayi malang itu lahir, Bobby menyebut kedua orang tuanya panik. Tanpa pikir panjang, mereka diduga langsung mengakhiri nyawa bayi itu setelah persalinan.
"Setelah panik kemudian menutup mulut. Setelah itu ya henti (nafas), meninggal," tuturnya.
Setelah dipastikan bayi tak bernyawa, sambung dia, R dan E membuang bayi itu di kawasan perumahan di Kelurahan Keagungan, Jakarta Barat.
Mereka berdua mengubur bayinya di sebuah rumah kosong yang telah roboh hingga bentuknya menyerupai puing-puing.
"Jadi ada bangunan kosong yang sudah tidak ada atapnya. Di bawahnya itu ada tanah dan lain sebagainya, berantakan. Nah, dia (bayi) dikuburkan di situ," jelasnya.
Sebelum membuang dan menguburkan, bayi berjenis kelamin perempuan itu dimasukkan ke dalam kardus lalu ke karung goni.
Akhirnya keduanya pun diamankan pihak kepolisian usai dilaporkan masyarakat setempat. (ant/nsi)
Load more