GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Terpasang Infus, Pasien Nekat Kabur dari RSUD karena Terkendala Biaya Operasi

Sejumlah warga yang berada di sekitar Jalan KH Wahid Hasyim Jombang pada Rabu (13/3) digegerkan dengan adanya pasien yang hendak kabur dari RSUD Jombang.
Rabu, 13 Maret 2024 - 22:50 WIB
Pasien dihadang petugas keamanan
Sumber :
  • Umar sanusi

Jombang, tvOnenews.com - Sejumlah warga yang kebetulan berada di sekitar Jalan KH Wahid Hasyim Jombang pada Rabu (13/3) digegerkan dengan adanya pasien yang hendak kabur dari RSUD Jombang. Sejumlah petugas sekuriti rumah sakit yang berusaha menghadang nyaris kewalahan karena memaksa ngotot ingin pulang.

Padahal pasien pria lansia itu tangannya masih mengenakan infus dan nekat ingin keluar dari halaman rumah sakit. Alasannya, karena terkendala biaya untuk tindakan operasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

”Aku tidak mau, aku mau pulang, soalnya belum bayar tidak bisa dioperasi,’’ teriak kakek berusia 64 tahun yang mengaku bernama Bambang Triono ini dengan bahasa Jawa.

Pria tersebut, menyebut dirinya adalah warga Dusun Wonoayu, Desa Dukuhmojo, Kecamatan Mojoagung. Sembari berteriak jika ia ingin pulang karena tak punya biaya operasi, ia juga sempat menegur petugas yang membujuknya.

”Emoh-pokok e emoh, (tidak mau, intinya tidak mau),’’ teriaknya kepada petugas.

Peristiwa itu tak hanya membuat warga berduyun-duyun ingin menyaksikan langsung apa yang terjadi, namun juga membuat kendaraan yang hendak keluar menuju pintu parkir terganggu. Hingga 30 menit berlalu, petugas yang dibantu warga akhirnya membujuk pasien dan mau kembali masuk ke ruang perawatan.

Dikonfirmasi mengenai hal ini, Direktur RSUD Jombang dr Mamorotus Sa'diyah membenarkan kejadian tersebut. Ia menerangkan, pasien bernama B adalah warga Madiun yang masuk ke RSUD Jombang sejak Senin (11/3) lalu.

”Jadi keluhannya adalah retensi urine atau tidak bisa kencing. Kita sudah berikan perawatan dan tindakan, dan rencananya besok (hari ini) operasi,’’ ujar direktur yang biasa dipanggil Ning Eyik itu.

Sejak menjalani perawatan di rumah sakit, lanjut Ning Eyik, pasien sendirian. Saudaranya hanya datang dan mengantarkan pasien tersebut. Selama dirawat, tidak ada keluarga atau sanak famili yang menunggu. Meski begitu, kondisinya stabil dan bisa beraktifitas normal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

”Dari pengakuan keluarga, beliau mungkin tekanan psikologi, jadi ada insiden tadi,’’ jelas dia.

Ditambahkan Ning Eyik, pasien diketahui keluar setelah sebelumnya ingin menghirup udara segar di sekitar ruang terbuka hijau di rumah sakit. Karena kondisinya stabil, akhirnya pasien berencana untuk keluar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Iran Masih Belum Pasti Main di Piala Dunia 2026 Gara-Gara Hal Ini, FIFA Diminta Turun Tangan

Timnas Iran Masih Belum Pasti Main di Piala Dunia 2026 Gara-Gara Hal Ini, FIFA Diminta Turun Tangan

Timnas Iran nyatanya masih memiliki masalah menjelang Piala Dunia 2026. Meski FIFA menginginkan mereka bermain, Amerika Serikat masih memberikan masalah
Dinkes Bantah Kasus Hantavirus di Jakarta dari Klaster Kapal Pesiar

Dinkes Bantah Kasus Hantavirus di Jakarta dari Klaster Kapal Pesiar

Dia menyebut pasien yang dinyatakan suspek saat ini sedang menjalani isolasi sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.
Belum Juga Kuliah, Siswi SMAN 1 Pontianak Langsung Dapat Jaminan Kerja usai Jawabannya Dianggap Salah oleh Juri LCC MPR

Belum Juga Kuliah, Siswi SMAN 1 Pontianak Langsung Dapat Jaminan Kerja usai Jawabannya Dianggap Salah oleh Juri LCC MPR

Ketua Komisi II DPR langsung menawarkan beasiswa dan jaminan kerja untuk Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang jawabannya dianggap salah oleh juri LCC.
Polresta Sleman Gandeng Ikatan Bidan Indonesia Bahas Legalitas Penampungan Bayi di Pakem Sleman

Polresta Sleman Gandeng Ikatan Bidan Indonesia Bahas Legalitas Penampungan Bayi di Pakem Sleman

Polresta Sleman menggandeng Ikatan Bidan Indonesia (IBI) setempat untuk membahas aspek legalitas praktik penampungan bayi yang ditemukan di wilayah Hargobinangun, Pakem. 
Efek Megawati Hangestri Mendunia, Hyundai Hillstate Kembali Cetak Rekor Mentereng di Media Sosial

Efek Megawati Hangestri Mendunia, Hyundai Hillstate Kembali Cetak Rekor Mentereng di Media Sosial

Siapa sangka Megawati Hangestri mampu memberikan efek besar setelah resmi bergabung bersama Hyundai Hillstate untuk Liga Voli Korea 2026-2027.
Glendoh, Sapi Jumbo Milik Peternak di Sragen dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban

Glendoh, Sapi Jumbo Milik Peternak di Sragen dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban

Wajah sumringah terlihat dari Hadi Sumanto (83) seorang peternak sapi di Dukuh Tugu, Desa Tangkil, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT