GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Razia Petasan Jelang Idul Fitri, Polisi Bangkalan Sita Dua Kuintal Bubuk Petasan

Jelang Idul Fitri, aparat kepolisian Polres Bangkalan, Madura melaksanakan razia terhadap sejumlah rumah warga yang dicurigai menyimpan bubuk pembuat petasan.
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 5 April 2024 - 09:32 WIB
Razia Petasan Jelang Idul Fitri, Polisi Bangkalan Sita Dua Kuintal Bubuk Petasan
Sumber :
  • tvOne - dimas farik

Bangkalan, tvOnenews.com - Jelang lebaran Idul Fitri, aparat kepolisian Polres Bangkalan, Madura melaksanakan razia terhadap sejumlah rumah warga yang dicurigai menyimpan bubuk pembuat petasan.

Rumah warga di Desa Langkap, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, menjadi sasaran petugas. Dalam rumah tersebut, aparat kepolisian melakukan pengeledahan. Pada saat pengeledahan berlangsung, petugas menemukan sebuah drum yang diduga berisi bahan peledak dengan tercantum nama alumunium power.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, petugas juga menyisir ke halaman rumah warga, dan menemukan ribuan jenis petasan yang siap edar yang disimpan di belakang rumah warga. Selain itu polisi menemukan bahan-bahan peledak maupun peralatan pembuatan petasan lainnya termasuk ribuan gulungan kertas yang siap untuk jadi pembungkus petasan.

"Jelang lebaran ini, anggota kami Polres Bangkalan, memang telah melakukan razia petasan di sejumlah wilayah kabupaten Bangkalan, Madura," ujar Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya, Kamis (4/4).

Lanjutnya AKBP Febri, dalam operasi petasan itu petugas menemukan sekitar dua kuintal bahan peledak di rumah warga di lokasi yang berbeda.

"Hasil dari razia ini, anggota kami telah mengamankan bahan peledak kurang lebih dua kwintal bahan berbahaya. Kami telah melakukan razia di setiap wilayah di delapan belas kecamatan Bangkalan, namun bahan peledak ini yang paling besar ditemukan di tiga Desa yakni, Desa Langkap Kecamatan Burneh, Desa Buluh Kecamatan Socah, dan Desa Pangpong Kecamatan Labang Kabupaten Bangkalan. Jadi total bahan berbahaya ini ditemukan sekitar dua kuintal," terangnya.

Ia mengatakan, razia petasan dilakukan petugas, karena petasan telah dilarang dalam peraturan undang - undang untuk disimpan dan memilki bahan peledak.

"Kalau kembang api masih diperbolehkan, tapi kalau petasan ini sudah dilarang dengan aturan undang - undang darurat nomor 12 tahun 1951 tentang larangan menyimpan dan memiliki bahan peledak," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Barang bukti berupa bahan peledak petasan kini telah disita petugas, dan bahan berbahaya ini kemudian dibawa ke Mapolres Kabupaten Bangkalan, Madura. Sementara para pemilik bubuk petasan tersebut saat ini dalam penanganan aparat kepolisian. (fds/gol)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tanpa Sejumlah Pilar dan Tidak Didampingi Bojan Hodak, Persib Tetap Bidik Kemenangan Lawan PSM

Tanpa Sejumlah Pilar dan Tidak Didampingi Bojan Hodak, Persib Tetap Bidik Kemenangan Lawan PSM

Persib datang ke markas PSM tanpa kekuatan penuh dan ditinggal Bojan Hodak ke Kroasia, tetapi Maung Bandung tetap membidik kemenangan demi three-peat juara.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Media Korea Sebut Hyundai Hillstate Bakal Rugi Besar

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Media Korea Sebut Hyundai Hillstate Bakal Rugi Besar

Media Korea menyoroti risiko besar di balik transfer Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate. Katanya hal ini disebut bisa jadi ancaman serius.
Buktikan Perempuan Bisa Jadi Penggerak Ekonomi Keluarga, Nasabah PNM Mekaar Tuai Apresiasi

Buktikan Perempuan Bisa Jadi Penggerak Ekonomi Keluarga, Nasabah PNM Mekaar Tuai Apresiasi

Sejumlah nasabah PNM Mekaar meraih penghargaan dalam ajang Women’s Inspiration Awards 2026 berkat berhasil membuktikan diri mampu menjadi penopang ekonomi keluarga.
SMAN 1 Sambas Tolak Final LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar Diulang, Bantah Narasi Curang dan Setting Kemenangan

SMAN 1 Sambas Tolak Final LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar Diulang, Bantah Narasi Curang dan Setting Kemenangan

Kepala Sekolah SMAN 1 Sambas, Syafaruddin menolak final ulang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dan tepis tuduhan merusak citra sekolah.
John Herdman Bongkar Kebiasaan Pemain Timnas Indonesia Jika Dapat Tekanan jelang Laga

John Herdman Bongkar Kebiasaan Pemain Timnas Indonesia Jika Dapat Tekanan jelang Laga

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman tampaknya tidak hanya fokus pada pembenahan taktik dan fisik menjelang gelaran Piala Asia 2027. Juru taktik asal Inggris -
Prabowo Beberkan Negara yang Datang ke RI Minta Beli Beras: Meraka yang Menganggap Negaranya Lebih Hebat

Prabowo Beberkan Negara yang Datang ke RI Minta Beli Beras: Meraka yang Menganggap Negaranya Lebih Hebat

Presiden menjelaskan, permintaan pembelian beras dari Indonesia meningkat setelah sejumlah negara produsen menghentikan ekspor pangan mereka.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT