News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pasar Dadakan Saat Lebaran Ketupat Diserbu Warga, Makanan Topak Ladeh Khas Bangkalan Jadi Sajian Utama

Sebuah pasar dadakan saat lebaran ketupat atau tujuh hari setelah hari raya Idul Fitri yang berada di sekitar Alun-alun Kabupaten Bangkalan Madura diserbu warga
Kamis, 18 April 2024 - 11:00 WIB
Pasar Dadakan Saat Lebaran Ketupat Diserbu Warga
Sumber :
  • dimas farik

Bangkalan, tvOnenews.com - Sebuah pasar dadakan saat lebaran ketupat atau tujuh hari setelah hari raya Idul Fitri yang berada di sekitar Alun-alun Kabupaten Bangkalan, Madura diserbu warga.

Pasar dadakan yang hanya berada di waktu lebaran ketupat itu menyediakan segala macam makanan untuk kebutuhan warga seperti lontong, kacang hijau maupun menu yang lainnya. Pada lebaran ketupat dimana warga yang tidak sempat memasak kemudian pergi ke pasar dadakan guna membeli segala kebutuhan siap saji.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain dimakan untuk diri sendiri dan keluarga, menu makanan lebaran ketupat biasanya juga diantarkan kepada tetangga sekitar. Di pasar dadakan ini, diketahui terdapat makanan utama yang wajib tersedia, yaitu makanan yang dikenal sebutan Topak Ladeh.

Makanan topak ladeh ini berisi ketupat atau lontong yang dicampur dengan kuah santan, dan ditambah dengan irisan daging dan usus. Namun bila warga masih kurang puas dengan menu tersebut, ia bisa juga menambah dengan daging babat maupun yang lainnya.

Topak ladeh adalah salah satu makanan khas orang Madura wilayah Kabupaten Bangkalan. Biasanya makanan tersebut paling diburu oleh warga di hari lebaran ketupat.

"Makanan topak ladeh ini merupakan makanan khas warga Bangkalan. Dan makanan ini wajib ada di lebaran ketupat," kata Vicky Hartinanda, salah satu warga Bangkalan yang ikut memburu makanan topak ladeh.

Menurut Vicky, makanan khas topak ladeh seringkali dibuat oleh masing-masing warga, namun karena ia tidak sempat untuk memasak, sehingga ia terpaksa membeli di pasar dadakan sekitar Alun-alun Bangkalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Masakan topak ladeh ini mas, biasanya warga memasak di rumahnya masing - masing saat jelang lebaran ketupat atau tujuh hari setelah lebaran Idul Fitri. Berhubung saya ada kesibukan yang lain sehingga tidak sempat memasaknya, maka saya membeli di pasar sekitar Alun-alun Bangkalan," jelasnya.

Tradisi pasar dadakan yang menjual segala kebutuhan warga berada di sekitar Alun-alun Bangkalan, Madura saat lebaran ketupat dan hanya ada satu tahun sekali. (fds/far)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Luncurkan Jersey Musim 2026 dan Bus Baru, ASIOP Mantapkan Langkah ke Level Dunia Lewat “Rise the World”

Luncurkan Jersey Musim 2026 dan Bus Baru, ASIOP Mantapkan Langkah ke Level Dunia Lewat “Rise the World”

ASIOP kembali menegaskan kiprahnya di pembinaan sepak bola usia muda nasional dengan meluncurkan jersey musim 2026 dan bus terbaru dalam acara bertema “Rise the World” di ASIOP Stadium (ASTA), Cempaka Putih, Jumat (6/2/2026) malam.
Prabowo Teken Traktat Keamanan Bersama, RI–Australia Perkuat Pilar Stabilitas Indo-Pasifik

Prabowo Teken Traktat Keamanan Bersama, RI–Australia Perkuat Pilar Stabilitas Indo-Pasifik

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, menegaskan babak baru hubungan strategis kedua negara melalui penandatanganan traktat keamanan bersama.
10 Tahun di Persib, Febri Hariyadi Kini Harus Menepi ke Solo?

10 Tahun di Persib, Febri Hariyadi Kini Harus Menepi ke Solo?

Nama Febri Hariyadi muncul dalam rumor transfer mengejutkan yang melibatkan Persib Bandung dan Persis Solo. Isu tersebut mencuat setelah operator kompetisi ...
Saddil Ramdani Unjuk Gigi di Depan John Herdman saat Persib Kantongi Malut United 2-0, Layak Kembali ke Timnas

Saddil Ramdani Unjuk Gigi di Depan John Herdman saat Persib Kantongi Malut United 2-0, Layak Kembali ke Timnas

Sorotan utama laga tertuju pada Saddil Ramdani. Winger Persib itu hanya membutuhkan waktu sekitar satu menit untuk mencatatkan namanya di papan skor setelah ...
Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Ressa Rizky Ogah Serumah Bareng Denada: Rasanya Akan Berbeda

Ressa Rizky Ogah Serumah Bareng Denada: Rasanya Akan Berbeda

Meskipun sudah ada pengakuan dari Denada, namun ressa Rizky mengaku dirinya enggan tinggal satu atap dengan sang ibunda. Simak informasi selengkapnya di sini!

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sangat dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Bolehkah pakai Lahan Pemerintah untuk Bercocok Tanam? Begini Penjelasan Buya Yahya dari Perspektif Islam

Bolehkah pakai Lahan Pemerintah untuk Bercocok Tanam? Begini Penjelasan Buya Yahya dari Perspektif Islam

Masih bingung, sebenarnya boleh atau tidak ya pakai lahan pemerintah untuk bercocok tanam dari perspektif Islam?.
10 Tahun di Persib, Febri Hariyadi Kini Harus Menepi ke Solo?

10 Tahun di Persib, Febri Hariyadi Kini Harus Menepi ke Solo?

Nama Febri Hariyadi muncul dalam rumor transfer mengejutkan yang melibatkan Persib Bandung dan Persis Solo. Isu tersebut mencuat setelah operator kompetisi ...
Ressa Rizky Ogah Serumah Bareng Denada: Rasanya Akan Berbeda

Ressa Rizky Ogah Serumah Bareng Denada: Rasanya Akan Berbeda

Meskipun sudah ada pengakuan dari Denada, namun ressa Rizky mengaku dirinya enggan tinggal satu atap dengan sang ibunda. Simak informasi selengkapnya di sini!
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
IIMS Jakarta 2026 Jadi Panggung Kolaborasi Sektor Keuangan dan Otomotif

IIMS Jakarta 2026 Jadi Panggung Kolaborasi Sektor Keuangan dan Otomotif

Indonesia International Motor Show (IIMS) Jakarta 2026 sekaligus jadi panggung kolaborasi sektor keuangan dan otomotif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT