News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap! Penyebab Belasan Sapi di Nganjuk Jawa Timur Mendadak Mati Misterius, Oh Ternyata

Puluhan hewan ternak sapi milik warga di wilayah Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur mati mendadak beberapa waktu lalu, kini terungkap penyebabnya.
Selasa, 23 April 2024 - 13:38 WIB
Petugas Pusat Kesehatan Hewan (puskeswan) Nganjuk saat mendatangi warga yang hewan ternak sapinya mendadak mati misterius.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Kasianto Yancong

Nganjuk, tvOnenews.com - Puluhan hewan ternak sapi milik warga di wilayah Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur mati mendadak. 

Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur melalui Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) klaim penyebab kematian sapi tersebut bukan karena virus atau penyakit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melainkan, puluhan sapi itu mati mendadak, karena racun yang sengaja dicampur pada pakan ternak.

Hal itu dikemukakan Petugas Puskeswan Nganjuk Nurisma Solihatin saat melakukan investigasi ke sejumlah kandang ternak di Desa Suru, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk.

Puskeswan Kabupaten Nganjuk melakukan pengecekan di kandang, seperti kebersihan kandang dan makanan yang setiap harinya diberikan ke sapi.

Dengan di dampingi beberapa pejabat dari Muspika Ngetos, petugas puskeswan juga meminta keterangan sejumlah warga yang sapinya mati secara mendadak.

Menurut petugas Puskeswan Nurisna Solihatin, kematian sapi mendadak milik warga  diduga, karena keracunan yang disengaja, sebab dari hasil penelitian, kondisi sapi sebelumnya tidak terdapat tanda-tanda sakit. Namun, tiba-tiba sapi mengalami kejang-kejang.

"Selain itu juga makanan yang diberikan ke sapi setiap harinya, merupakan  rumput yang ditanam oleh warga sendiri, meskipun rumput tersebut terkena obat-obatan pupuk kemungkinan besar tidak bisa terkena racun," ungkap Nurisna, Selasa (23/04).

Nurisma menduga bahwa racun itu bukan berasal dari pakan sapi, yakni rumput.

"Kalau racun ini bukan dari makanan sapi, karena makanan yang diberikan pada sapi adalah rumput yang mereka tanam di ladang sendiri, tapi ini kemungkinan makanan yang sudah di beri tambahan bahan kimia, ,"jelas Nurisma.

"Jadi, kemungkinan kalau karena obat di sawah pupuk dan lainnya saya rasa bukan," kata Nurisma.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kejadian dengan rentang waktu yang sama dan makanan yang sama, ini bisa di pastikan ada yang memberikan. Kematian sapi dengan tiba tiba bisa di pastikan karena racun yang tercampur pada pakan ternak," tegas Nurisma.

Akibat dari kejadian ini warga berharap kepada Pemkab Nganjuk maupun pihak Kepolisian, agar segera mengambil langkah untuk menangani kasus tersebut. (kso/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Akhir Cerita Skandal Mesum Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan di Ruang Sekolah

Akhir Cerita Skandal Mesum Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan di Ruang Sekolah

Skandal mesum yang melibatkan oknum Kepala Sekolah dan seorang Guru Sekolah Dasar (SD) di Desa Langkap, Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, akhirnya berbuntut ...
Haji Isam Diisukan Mau Akuisisi Saham BBCA, BCA Beberkan Fakta Sebenarnya

Haji Isam Diisukan Mau Akuisisi Saham BBCA, BCA Beberkan Fakta Sebenarnya

Kabar Haji Isam mengakuisisi saham BBCA beredar santer beredar. Pihak BCA angkat bicara dan menjelaskan struktur kepemilikan serta perubahan pengendali terakhir.
Kakanwil Imigrasi Sumut Buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun 2026

Kakanwil Imigrasi Sumut Buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun 2026

Direktorat Kerja Sama Keimigrasian dan Bina Perwakilan, Direktorat Jenderal Imigrasi, menyelenggarakan Rapat Koordinasi dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun
Bukan Sekadar Tawuran, Ketua Geng Motor Makassar Diduga Terlibat Penculikan dan Penganiayaan Sadis

Bukan Sekadar Tawuran, Ketua Geng Motor Makassar Diduga Terlibat Penculikan dan Penganiayaan Sadis

Ketua geng motor Waser, Al Kaisar (19), ditangkap polisi di Makassar. Ia diduga terlibat penculikan dan penganiayaan korban yang ditebas parang hingga dipanah.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Viral Nyala Biru Keunguan Muncul di Gunung Papandayan Garut, Ini Penjelasan Badan Geologi

Viral Nyala Biru Keunguan Muncul di Gunung Papandayan Garut, Ini Penjelasan Badan Geologi

Sehari berikutnya, pada 24 September 2026, nyala yang terlihat dilaporkan lebih sedikit dan cenderung terkonsentrasi. Warna nyala juga tampak biru keputihan.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video peristiwa tradis dialami tiga kakak beradik saat panik berteriak ketika rumah diterjang banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT