News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Program Hapus Tato Gratis, Mulai Perempuan hingga Lansia Serbu Klinik Polresta Banyuwangi

Program hapus tato gratis kembali digelar Polresta Banyuwangi. Tak heran, sejak pagi Klinik Pratama Polresta Banyuwangi di Jalan Letkol Istiqlah didatangi warga
Kamis, 2 Mei 2024 - 14:35 WIB
Program Hapus Tato Gratis di Banyuwangi
Sumber :
  • Kasianto

Banyuwangi, tvOnenews.comProgram hapus tato gratis kembali digelar Polresta Banyuwangi. Tidak heran, sejak pagi hari Klinik Pratama Polresta Banyuwangi yang ada di Jalan Letkol Istiqlah, didatangi puluhan warga, Kamis (2/5/2024).

Salah satunya adalah Nova Purnama Sari, perempuan berusia 27 tahun asal Kecamatan Purwoharjo ini sengaja datang pagi-pagi di klinik karena sudah bertekad menghapus tato yang menghiasi tangannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya mualaf. Alasan saya hapus tato untuk memperbaiki diri yang lebih baik lagi,” ungkapnya.

Nova mengaku sudah 15 tahun mengoleksi seni lukis tubuh di bagian lengan kanannya. Kedatangannya di Klinik Pratama ini merupakan kali kedua ikut program penghapusan tato gratis.

“Kata dokter yang menangani penghapusan tato, prosesnya membutuhkan tiga sampai empat kali baru bisa hilang,” ujarnya.

Nova juga memperlihatkan proses penghapusan tatonya. Sesekali ia juga mengamati setiap proses penghapusan tato yang dilakukan tim medis.

“Kalau saat dilaser tidak sakit. Yang sakit itu setelahnya, terasa panas, apalagi saat awal-awal hapus tato, itu saya menahan rasa sakit 4-5 hari baru sembuh,” akunya.

Peserta lain Bili Ariska (68) mengaku menghapus tato juga untuk memperbaiki diri.

Pria lanjut usia asal Kelurahan Panderejo, Kecamatan Banyuwangi ini sudah 48 tahun mengoleksi tato di kedua lengan tangannya.

“Saya sering ditegur anak dan cucu. Akhirnya merasa malu sendiri. Sehingga saya berinisiatif hapus tato,” kata Bili.

Teknis pelaksana hapus tato, Novi Candra Pribadi mengatakan, ada puluhan peserta yang ikut dalam hapus tato kali ini.

Sekali giat hapus tato, kata dia, Klinik Pratama Polresta Banyuwangi bisa melayani sekitar 15 sampai 30 pasien baik pasien baru dan lama.

“Kegiatan hapus tato gratis ini sudah mulai tahun kemarin. Hingga kini sudah delapan kali dilaksanakan. Ke depan akan dirutinkan setiap sebulan sekali,” cetusnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Novi menjelaskan, penghapusan tato tidak sekali proses langsung hilang begitu saja. Namun, masih butuh beberapa kali penanganan.

“Tergantung beberapa hal. Jenis tato, tinta, lamanya tato, terus kedalaman tusukan tato. Untuk penanganan ada yang cukup lima kali, bahkan 10 kali baru bisa hilang,” tutupnya. (hoa/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Tim yang Sukses Bikin Plot Twist Mengejutkan di Piala Dunia 2026 Sejauh Ini, Tanjung Verde Paling Gak Disangka-sangka!

3 Tim yang Sukses Bikin Plot Twist Mengejutkan di Piala Dunia 2026 Sejauh Ini, Tanjung Verde Paling Gak Disangka-sangka!

Ranking FIFA tidak lagi menjadi jaminan, karena tiga tim di Piala Dunia 2026 berikut berhasil mencuri panggung utama dan membuktikan bahwa keajaiban itu nyata.
Resmi Dibuka, Bromo Sky Bridge Tawarkan Sensasi Melayang di Atas Panorama Gunung Bromo

Resmi Dibuka, Bromo Sky Bridge Tawarkan Sensasi Melayang di Atas Panorama Gunung Bromo

Bagi wisatawan yang berlibur ke kawasan Bromo, kini tersedia destinasi baru yang menawarkan pengalaman memacu adrenalin.
10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

Berikut sepuluh weton yang diramal akan bermandikan keberuntungan cinta pada 28 Juni 2026.
Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Seorang pria tega menyiram bensin ke bagian tubuh sang pacar viral di media sosial. Aksi dugaan penganiayaan ini membuat korban terbakar hidup-hidup di Kalteng.
Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.
Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT