GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bencana Banjir Berkurang, Relawan NIAT Gresik Deklarasi Dukung Fandi Ahmad Yani Maju Lagi di Pilkada 2024

puas progress proyek normalisasi Kali Lamong mampu kurangi bencana banjir tahunan di Gresik selatan, relawan NIAT jilid II Cerme, minta Bupati Yani maju Pilkada
Senin, 8 Juli 2024 - 12:39 WIB
Relawan NIAT Gresik Deklarasi Dukung Yani Maju di Pilkada 2024
Sumber :
  • tim tvone - habib

Gresik, tvOnenews.com - Merasa puas dengan progress proyek normalisasi Kali Lamong yang terbukti mampu mengurangi bencana banjir tahunan di Gresik selatan, relawan NIAT jilid II Cerme, kembali meminta Incumbent (Bupati Fandi Ahmad Yani) maju kembali di Pilkada 2024 mendatang, Senin( 8/7).

Terlihat dukungan demi dukungan kepada incumbent di Kabupaten Gresik, untuk running kembali pada Pilkada 2024. Setelah sebelumnya digelar di Kecamatan Manyar, kini relawan NIAT jilid II di Kecamatan Cerme juga menggelar deklarasi dukungan di Dusun Jurit, Desa Iker-iker geger. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maghfur, Ketua Relawan NIAT jilid II Kecamatan Cerme, kepada awak media pada Jumat (5/7) mengaku jika kinerja Gus Yani dan Bu Min selama menjabat Bupati dan Wabup Gresik harus dilanjutkan. Sebab, banyak masyarakat yang meminta Gus Yani lanjut di periode kedua untuk menyelesaikan pembangunan yang sudah berjalan. 

"Tim relawan NIAT jilid II Kecamatan Cerme menggelar deklarasi untuk meminta Gus Yani Bu Min untuk mencalonkan kembali di Pilkada 2024, karena banyak masyarakat di bawah yang ingin Gus Yani lanjut dua periode," ujarnya.

Menurut Maghfur, masyarakat di Kecamatan Cerme khususnya, telah merasakan manfaat intensitas banjir yang berkurang dikarenakan normalisasi Kali Lamong yang masif dijalankan selama 3,5 tahun meski saat itu sedang menghadapi pandemi Covid-19.

"Banyak juga relawan NIAT yang menginginkan Gus Yani melanjutkan pembangunan normalisasi Kali Lamong di periode ke 2. Karena normalisasi yang sudah berjalan dengan kurun waktu 3 tahunan ini sudah baik di beberapa desa seperti Morowudi, meski belum bisa tuntas di semua desa," sambungnya.

Tidak hanya itu saja, di Kecamatan Cerme, Gus Yani telah membawa perubahan di Wedani dengan mengangkat sentra batik di kancah Nasional. Kepedulian terhadap UMKM perajin batik ini, merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam pemerataan ekonomi di desa. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dan Gus Yani melakukan promosi batik wedani di tingkat daerah, regional dan nasional. Ini adalah salah satu bentuk keseriusan untuk membangunkan batik khas asal Cerme dan menggaungkan UMKM untuk maju," ungkapnya.

Ketua Tim Perempuan Relawan NIAT Kecamatan Cerme, Kholifah mengatakan jika deklarasi dari para relawan karena memang melihat kinerja bagus Bupati Gresik Gus Yani. Hanya saja, kata dia, program nawa karsa yang bagus belum bisa tuntas hanya dalam waktu 3,5 tahun.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Momen Lucu Layar Error saat Presentasi Data, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Ini Resolusinya Jelek, Zoom Out!

Momen Lucu Layar Error saat Presentasi Data, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Ini Resolusinya Jelek, Zoom Out!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos sempat dihadapi momen lucu perkara mimbar dan layar error saat presentasi data di acara Musrenbang RKPD 2027.
Media Italia Mulai Cemas Jay Idzes Terancam Absen Ketiga Kalinya di Sassuolo: Kembalinya Sangat Berharga

Media Italia Mulai Cemas Jay Idzes Terancam Absen Ketiga Kalinya di Sassuolo: Kembalinya Sangat Berharga

Kondisi Jay Idzes kembali menjadi sorotan jelang laga penting Sassuolo kontra Lecce di Serie A. Media Italia akui peran bek Timnas Indonesia sulit digantikan.
Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, secara tegas meminta agar babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat dilakukan pertandingan ulang. 
Nasib 252 Santri dan Santriwati Usai Ponpes Ndholo Kusumo yang Diasuh Kiai Ashari Ditutup Kemenag

Nasib 252 Santri dan Santriwati Usai Ponpes Ndholo Kusumo yang Diasuh Kiai Ashari Ditutup Kemenag

Begini nasib dari ratusan santri dan santriwati Ponpes Ndholo Kusumo yang ditutup Kemenag RI setelah pengasuhnya yaitu Kiai Ashari ditetapkan sebagai tersangka.
Geram Lihat Kekumuhan di Cirebon, Dedi Mulyadi Ungkap 4 Keraton akan Dipercantik: Kita Bukan Menjual Keraton

Geram Lihat Kekumuhan di Cirebon, Dedi Mulyadi Ungkap 4 Keraton akan Dipercantik: Kita Bukan Menjual Keraton

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti rendahnya durasi kunjungan wisatawan di Kota Cirebon yang rata-rata hanya bertahan satu hari. 
Akui Salah dan Minta Maaf, MC Lomba Cerdas Cermat MPR Ungkap Kesedihannya: Banyak yang Merayakan Jatuhnya Aku

Akui Salah dan Minta Maaf, MC Lomba Cerdas Cermat MPR Ungkap Kesedihannya: Banyak yang Merayakan Jatuhnya Aku

Akui salah dan minta maaf, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR RI Provinsi Kalimantan Barat ungkap kesedihan serta kejadian yang dialaminya usai viral.

Trending

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

Timnas Indonesia U-17 kalah dari Jepang dengan skor akhir 1-3 di Lapangan A Kawasan Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Selasa (12/5/2026) malam. 
MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

Seusai Terseret dalam polemik jawaban siswi yang disalahkan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sang MC yang bertugas Shindy Lutfiana menyampaikan permohonan maaf
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT