News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengusaha di Kediri Tertipu Pendanaan Batu Kapur Miliaran Rupiah

PN Kediri menggelar sidang dengan perkara penipuan hingga satu miliar lebih, dengan terdakwa Viencie Setiowati alias Maya, warga Kota Kediri.
Jumat, 19 Juli 2024 - 12:53 WIB
pengusaha tertipu pendanaan batu kapur miliaran rupiah
Sumber :
  • tim tvone - imron

Kediri, tvOnenews.com - Pengadilan Negeri (PN) Kediri menggelar sidang dengan perkara penipuan hingga satu miliar lebih, dengan terdakwa Viencie Setiowati alias Maya, warga Kota Kediri. Terdakwa Viencie diduga menjadi pelaku penipuan dan penggelapan terkait pendanaan Purches Order (PO) pengadaan batu kapur. 

Hartono, SH, MH, selaku Kuasa Hukum korban mengatakan, kasus itu bermula pada 2022 Viencie Setiowati datang ke rumah Kristinawati dengan menjelaskan bahwa PT Berkah Alam Transindo (BAT) mendapatkan SPK dan PO dari PT Aplus Pacific Gresik. Akibat perbuatan terdakwa korba Kristinawati, warga Kelurahan Mrican, Kota Kediri, mengalami kerugian hingga miliaran rupiah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Selain memalsukan surat timbang, terdakwa mengelabuhi korban dengan membuat invoice palsu. Setiap pengiriman 1000 ton, terdakwa menerbitkan invoice palsu dikirim via WA kepada korban agar percaya pengiriman masih berjalan," terangnya. 

Lanjut Hartono, terdakwa meminta korban Kristinawati menjadi pendana PO, bahwa terdakwa telah diijinkan oleh direktur PT BAT untuk pinjam bendera dalam project tersebut. Karena terdakwa Maya tidak punya uang, maka meminta korban Kristinawati untuk menjadi pendana, akhirnya terjadi kesepakatan yang tertuang dalam surat perjanjian antara korban Kristinawati dengan terdakwa Viencie Setiowati alias Maya, dan PT BAT.

Awalnya dalam pekerjaan tersebut benar-benar dilakukan untuk meyakinkan korban beberapa kali betul barang dikirim ke PT Aplus Pacific, namun selanjutnya tidak dikirim atau dikirim tetapi dengan jumlah yang tidak sesuai. 

Pelaku Maya terus menunjukkan bukti dokumen PO, bukti timbang dan sebagainya untuk terus meminta dana ke korban hingga nilainya miliaran rupiah, namun ternyata dokumen-dokumen tersebut palsu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Setiap hari terdakwa membuat tanda terima dari PT Aplis Pacific berupa surat timbang yang dipalsukan dikirim via WA kepada korban. Terdakwa ditransfer korban sebesar Rp37.500.000 setiap pengiriman 250 ton dan setiap hari bisa tiga atau empat kali minta transfer hingga mencapai Rp1.003.274.380, dalam bulan Juli sampai dengan Agustus 2022,” imbuh Hartono.

Penipuan itu diketahui setelah jatuh tempo pembayaran dan Kristinawati selalu menagih ke terdakwa, namun selalu mengulur waktu. Tidak puas, Hartono, SH MH, kuasa hukum Kristinawati mendatangi kantor PT Aplus Pacific, ternyata dokumen yang ditunjukkan Maya ternyata palsu. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

empat orang sempat terjebak di dalam bangunan dan satu di antaranya mengalami luka ringan setelah tertimpa material bangunan akibat billboard roboh di Bandung.
Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Persoalan ini bermula ketika anak dari pelaku yang diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus diduga mengambil jajanan di kantin sekolah tanpa membayar..
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT