GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berbekal CCTV, Polisi Buru Pelaku ke Surabaya Terkait Kasus Tewasnya Wanita di Pakis Malang

Kasus tewasnya Sutik (48) warga Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, pada Selasa (16/7) lusa kemarin, kini aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan 11 saksi guna mengungkap pelaku.
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 21 Juli 2024 - 12:50 WIB
Sutik (48) warga Dusun Bugis Gang 9 RT 03 RW 01, Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang
Sumber :
  • tvOne - edy cahyono

Malang, tvOnenews.com - Kasus tewasnya Sutik (48) warga Dusun Bugis Gang 9 RT 03 RW 01, Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, pada Selasa (16/7) lusa kemarin, kini aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan 11 saksi guna mengungkap pelaku.

Kabar terbaru, polisi mengamankan salah satu barang bukti yakni CCTV yang terpasang di sekitar rumah korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah Hidayat menerangkan, kini pihaknya masih memburu sosok tamu misterius yang bertamu ke rumah korban sesaat sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

“Kami masih buru tamu misterius, (pencarian) sampai daerah Surabaya,” ujar Gandha saat dikonfirmasi awakmedia, Sabtu (20/7) petang.

Gandha menyebut, berbekal CCTV yang ia kantongi sepanjang sekitar rumah korban - Terminal Arjosari hingga Terminal Bungurasih Surabaya. Pelaku diduga berasal dari wilayah Surabaya.

“Kami bergerak menelusuri CCTV sepanjang jalan rumah korban sampai dengan terminal Arjosari Malang hingga Terminal Bungurasih, Surabaya,” imbuhnya.

Namun, hingga saat ini proses pencarian terus bergulir. Polisi menduga kuat bahwa pelaku kini tengah berada di wilayah Surabaya dan sekitarnya.

“Pelaku di duga berasal dari Surabaya dan saat ini sembunyi di daerah Krembangan Surabaya. Mudah-mudahan dalam waktu 24 jam lagi kita bisa tangkap pelaku,” tukasnya.

Sebagai informasi, korban yang merupakan pembantu rumah tangga dan saat ditemukan tewas dengan tubuh bersimbah darah oleh suaminya bernama Juwanto usai pulang kerja sekitar pukul 16.00 WIB, Selasa (16/7) sore kemarin.

Dugaan perampokan disertai pembunuhan ini, terjadi di dalam kamar rumah yang terletak di Dusun Bugis Gang 9 RT 03 RW 01, Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

"Tadi sekitar pukul 10.00 WIB, korban bertemu teman perempuannya di sebuah warung rujak yang lokasinya tak jauh dari rumah korban," ujar Ketua RT 03, Fresio Sudarmawan.

Lanjut, usai bertemu dan sekaligus makan rujak, korban bersama temannya ini diajak ke rumah korban, dan saat itu kondisi rumah korban sepi. Apalagi sang suami belum pulang masih bekerja dan anaknya kerja di Jakarta.

"Korban sempat cerita ke saya, saat sholat di mushola. Pak RT nanti ada teman saya ke rumah. Itu teman perempuan atau laki laki tanya saya. Ndak Pak RT, itu teman perempuan dan sendirian. Ya kalau bermalam nanti minta foto copy KTP temannya ya. Eh ngak taunya temannya datang siang tadi dan terus ada kabar kalau Bu Sunik meninggal dalam kondisi tubuh bersimbah darah," bebernya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Munculnya dugaan pembunuhan itu, lanjut Fresio, dikarenakan ada beberapa barang milik korban yang hilang. Diantaranya motor Honda Vario, ponsel, dan dompet milik korban.

"Ya itu tadi katanya suaminya ada barang yang hilang, sepeda motor, ponsel, sama dompetnya istrinya itu hilang. Ya saya daripada mengira yang tidak-tidak, saya lapor ke perangkat desa sama ke Polsek Pakis," pungkasnya. (eco/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

Grup asal Jepang, ONE OK ROCK sukses menggelar konser di Jakarta bertajum ONE OK ROCK Detox Asia Tour 2026.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hadir langsung menjadi saksi pernikahan pasangan penyandang disabilitas rungu, Naila Puja Rislani dan Muhammad Sayyid Az Zahiri. Kehadiran

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT