GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Cabai Rawit di Sejumlah Pasar di Sidoarjo Merangkak Naik

Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional di Sidoarjo mengalami kenaikan. Seperti di Pasar Larangan. Akibatnya para pedagang mengeluhkan sepinya pembeli
Selasa, 30 Juli 2024 - 15:20 WIB
Harga Cabai Rawit di Sejumlah Pasar di Sidoarjo Merangkak Naik
Sumber :
  • tim tvOne

Sidoarjo, tvOnenews.com - Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional di Sidoarjo mengalami kenaikan. Seperti yang terjadi di Pasar Larangan, Sidoarjo, sejumlah pedagang mengeluh dengan kondisi ini dampaknya pembeli sepi.

Salah satu pedagang, Rahma Dilla (40) menyebut harga cabai rawit saat ini tidak dapat diprediksi saat naik atau turunnya harga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebelumnya harga cabai rawit Rp50 ribu, sekarang di Rp72 ribu per kilogram. Kemarin lusa sempat Rp80 ribu sampai Rp85 ribu. Gak tahu besok harganya naik atau turun, gak bisa diprediksi," ucapnya.

Ia melanjutkan, untuk cabai merah besar saat ini tidak ada perubahan, stabil di harga Rp32 ribu per kilogram. Sementara bawang merah mengalami penurunan secara drastis.

"Bawang merah turun drastis, sekarang Rp20 ribu per kilogram, sebelumnya Rp40 ribu. Bawang putih biasa Rp38 ribu yang kating Rp40 ribu per kilogram," jelasnya.

Menurut Dilla, naik turunya harga rawit tidak berpengaruh terhadap daya beli konsumen.

"Kalau menurut saya sebagai pedagang nggak berpengaruh ke pelanggan saya. Malah kalau menurut saya, semakin tinggi harganya, meski mahal makin laku cepat daripada saat harga turun," terangnya.

Lebih lanjut, Sri lestari (45) menuturkan cabai rawit yang ia jual mengalami kenaikan harga per kilogramnya saat ini dengan intensitas harga yang tidak stabil.

"Cabai rawit sekarang Rp75 ribu sebelumnya Rp60ribu," ujarnya.

Sri melanjutkan, berkebalikan dengan kenaikan cabai rawit, harga cabai merah besar justru mengalami penurunan.

"Cabai merah besar murah Rp35 ribu per kilogram sebelumnya Rp45 ribu. Tomat juga bawang merah murah sekarang ini," ungkapnya.

Sri Lilis Wahyuni (36) mengatakan, kenaikan harga cabai rawit tinggi, sementara penurunan harga sangat rendah.

"Cabai rawit kalau naik lumayan tinggi. Sekarang di harga Rp75 ribu sebelumnya Rp60 ribu per kilogram.  Kalau harga naik sampai Rp10 ribu, pas turun cuma sedikit Rp2 ribu," ungkap Sri.

Sebaliknya harga cabai merah besar sedang murah, di harga Rp35 ribu per kilogramnya.

Lilis menduga naik turunnya harga cabai karena faktor pasokan dari wilayah tidak merata sementara permintaan konsumen banyak.

Salah satu pembeli cabai rawit, Hanum (38) mengeluhkan kenaikan harga cabai rawit yang berdampak pada dagangannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terus terang saya keberatan, apalagi saya jualan bubur ayam. Harga cabai lagi tinggi, mau dinaikkan harga jualan saya juga pada gak mau. Dampaknya saya mengurangi porsi, karena keuntungan tidak banyak dan hanya cukup untuk memutar modal," pungkasnya.

Hanum berharap harga cabai rawit lekas stabil dan tidak meresahkan masyarakat, terutama pelaku Usaha Mikra Kecil dan Menengah (UMKM) di Sidoarjo. (khu/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Apresiasi Kinerja Polda Metro, Sahroni Desak Polri dan BNN Sikat Bersih Bandar Narkoba di Jakarta Utara

Apresiasi Kinerja Polda Metro, Sahroni Desak Polri dan BNN Sikat Bersih Bandar Narkoba di Jakarta Utara

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni apresiasi kinerja Polda Metro Jaya yang baru saja menggagalkan peredaran narkoba jenis ekstasi dan sabu di apartemen
Prabowo Tegaskan Bung Karno Milik Seluruh Bangsa: Maaf, Bukan Satu Partai!

Prabowo Tegaskan Bung Karno Milik Seluruh Bangsa: Maaf, Bukan Satu Partai!

Presiden Prabowo mengaku banyak mempelajari pemikiran dan ajaran Bung Karno. Sehingga, Prabowo pun menegaskan bahwa Presiden RI ke-1 itu bukanlah milik satu partai saja.
Media Malaysia Heboh Sendiri, Kaitkan Mees Hilgers ke Selangor FC

Media Malaysia Heboh Sendiri, Kaitkan Mees Hilgers ke Selangor FC

Media Malaysia kaitkan Mees Hilgers dengan Selangor FC. Bek Timnas Indonesia itu langsung jadi sorotan di tengah nasibnya dengan FC Twente yang belum jelas.
KDM Beberkan 3 Faktor Penyebab Utama Membuat Nasib Buruh Perkebunan BUMN Jadi Prihatin

KDM Beberkan 3 Faktor Penyebab Utama Membuat Nasib Buruh Perkebunan BUMN Jadi Prihatin

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM mengaku sangat prihatin terhadap nasib buruh perkebunan milik BUMN. Bahkan KDM sebut upah buruh tersebut
Sempat Bikin Orangtua Khawatir, Tabiat Asli Ocha Siswi Viral yang Protes Juri LCC MPR RI Diungkap Orang Terdekat

Sempat Bikin Orangtua Khawatir, Tabiat Asli Ocha Siswi Viral yang Protes Juri LCC MPR RI Diungkap Orang Terdekat

Sosok Ocha mendadak viral setelah keberaniannya memprotes keputusan juri dalam final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI. Sang ayah ungkap kebiasaannya.
HUT ke-84, Jusuf Kalla Singgung Perdamaian: Tidak Boleh Diumbar

HUT ke-84, Jusuf Kalla Singgung Perdamaian: Tidak Boleh Diumbar

Mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla atau JK menyampaikan bahwa dirinya masih terlibat dalam upaya perdamaian konflik di dua negara. Hal itu

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT