News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lestarikan Tradisi, Ratusan Warga di Gresik Larung Sesaji di Laut Menggunakan Perahu Nelayan

Ratusan warga Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Minggu (11/8) menggelar tradisi unik yakni melarung aneka sesaji ke tengah lautan lepas.
Senin, 12 Agustus 2024 - 13:52 WIB
Ratusan Warga Larung Sesaji di Laut dengan Menggunakan Perahu Nelayan
Sumber :
  • tvOne - m habib

Gresik, tvOnenews.com - Ratusan warga Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Minggu (11/8) menggelar tradisi unik yakni melarung aneka sesaji ke tengah lautan lepas. Tradisi sedekah laut atau larung sesaji yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB pagi itu untuk melestarikan warisan nenek moyang mereka yang merupakan pelaut.

Dalam kegiatan larung sesaji yang diikuti warga Desa Sukorejo mulai dari anak hingga orang dewasa tersebut, diawali dengan doa bersama. Para warga yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan itu selanjutnya mengarak miniatur perahu nelayan yang berisi hasil bumi dan hasil laut itu mengelilingi lorong-lorong desa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berbagai unsur masyarakat juga terlibat dalam kegiatan ini, mulai dari karang taruna, komunitas nelayan, dan organisasi masyarakat lainnya. 

Sesi arak-arakan miniatur perahu berlangsung sangat meriah, dan diiringi dengan lantunan Sholawat Nabi. Setelah mengelilingi desa, miniatur perahu yang berisi hasil bumi dan laut dibawa bersama-sama menuju ke tengah laut, tepatnya di muara Kali Lamong.

Ratusan nelayan dari warga setempat turut mengantarkan miniatur perahu dalam kegiatan sedekah bumi. Sebanyak 46 perahu nelayan berangkat bersama-sama untuk menuju ke muara Kali Lamong. 

Tak hanya itu, perahu yang mereka tumpangi juga dihias dengan pernak-pernik khas kemerdekaan Indonesia. Sejumlah bendera Merah Putih dipasang pada perahu. Termasuk juga makanan ringan yang diikat pada tiang bendera, hal ini menambah keindahan pernak-pernik perahu. 

Perjalanan menuju tengah muara Kali Lamong ditempuh selama kurang lebih satu jam. Selama perjalanan berlangsung, terdapat satu perahu khusus yang membawa sound system dan melantunkan lagu perahu layar serta sholawat Nabi

Sesampainya di lokasi, seluruh perahu yang menampung warga berkumpul berjejeran di satu titik. Sebelum miniatur perahu yang berisi hasil bumi dan laut dilarung ke laut, salah satu tokoh masyarakat setempat berdoa terlebih dahulu. 

"Kita buat larung laut atau sedekah laut ini sebagai bentuk syukur kepada Allah," kata Ketua nelayan Desa Sukorejo, M. Khotib. 

Khotib menambahkan, jika hasil bumi dan laut yang ditaruh dalam miniatur perahu nelayan terdapat salah satu makanan khas desa setempat. 

"Ada sebuah tumpeng, sama perlengkapan aksesoris, tadi ada bubur merah khas juga," imbuhnya. 

Menurutnya, kegiatan sedekah laut menjadi bentuk syukur kepada Allah atas limpahan hasil laut yang selama ini mereka dapatkan. 

Sementara itu, Kepala Desa Sukorejo, Fatkhur Rahman mengatakan, ada dua tujuan utama dalam kegiatan sedekah laut ini. 

"Pertama, bentuk rasa syukur masyarakat nelayan kepada Allah karena memberikan rezekinya," jelasnya. 

Kedua, kata dia, untuk melestarikan budaya leluhur, termasuk juga mempererat hubungan silaturahim antar nelayan. 

"Semua warga dilibatkan, semua unsur ikut berpartisipasi, karena ini kegiatan satu desa," terangnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegiatan puncak sedekah laut ini berlangsung dengan sakral. Selepas proses kegiatan sedekah laut atau larung sesaji yang ditandai dengan pelepasan miniatur perahu ke tengah laut, mereka pun kembali ke daratan. 

Kemudian, kegiatan dilanjut dengan makan bersama hasil olahan laut di Balai Nelayan. Semua warga, termasuk nelayan, beserta jajaran Pemerintah Desa (Pemdes) Sukorejo berkumpul menikmati penutup dari rangkaian kegiatan sedekah laut. (mhb/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer AC Milan: Here We Go! Rossoneri Pecahkan Rekor Klub demi Boyong Goncalo Ramos dari PSG

Bursa Transfer AC Milan: Here We Go! Rossoneri Pecahkan Rekor Klub demi Boyong Goncalo Ramos dari PSG

Klub Liga italia, AC Milan dikabarkan tinggal selangkah lagi merampungkan transfer striker Paris Saint-Germain, Goncalo Ramos, pada bursa transfer musim panas.
Bayar Pajak Kendaraan di PRJ, Warga Bisa Dapat Souvenir Eksklusif dari Bapenda DKI

Bayar Pajak Kendaraan di PRJ, Warga Bisa Dapat Souvenir Eksklusif dari Bapenda DKI

Kehadiran Gerai Samsat di PRJ juga semakin relevan dengan adanya program pembebasan sanksi administratif untuk PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). 
Piala Dunia 2026: Debutan Tanjung Verde Cetak Sejarah, Lolos ke Babak 32 Besar Tanpa Sekali Pun Menang

Piala Dunia 2026: Debutan Tanjung Verde Cetak Sejarah, Lolos ke Babak 32 Besar Tanpa Sekali Pun Menang

Tanjung Verde kembali mencuri perhatian di Piala Dunia 2026. Berstatus sebagai debutan, mereka menorehkan sejarah dengan memastikan langkah ke babak 32 besar.
Dukung Indonesia Emas 2045, Kemendagri Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Dukung Indonesia Emas 2045, Kemendagri Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Kemendagri melalui Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah menyelenggarakan Sosialisasi Penandaan Berdasarkan Kepmendagri Nomor 900.1-861 Tahun 2026 untuk Penyusunan APBD Tahun Anggaran (TA) 2027.
Pasca-serangan AS, IRGC Targetkan Posisi Militer AS di Kawasan

Pasca-serangan AS, IRGC Targetkan Posisi Militer AS di Kawasan

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) langsung menanggapi "agresi" Amerika di selatan Iran. Pasukan angkatan laut Iran menargetkan posisi militer AS.
Enam pesawat AS serang empat target di Iran

Enam pesawat AS serang empat target di Iran

Amerika Serikat Kembali melancarkan serangan ke Iran. Kali ini enam pesawat AS menyerang empat target di Iran, menurut laporan jurnalis PBS News, Nick Schifrin, Jumat (26/6), mengutip seorang pejabat AS.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Polresta Tangerang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 12 tahun. Salah satunya merupakan ibu kandung korban
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT