News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rekom PDIP Terkait Cabup di Nganjuk Belum Turun, Ketua DPC : Kewenangan Dewan Pimpinan Pusat

Rekomendasi dari DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terkait calon kepala daerah di beberapa kabupaten, termasuk Nganjuk, belum juga turun.
Kamis, 15 Agustus 2024 - 13:50 WIB
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Nganjuk, Tatit Haru Tjahyono
Sumber :
  • tvOne - kasianto

Nganjuk, tvOnenews.com - Hingga saat ini, rekomendasi dari DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terkait calon kepala daerah di beberapa kabupaten, termasuk Nganjuk, belum juga turun. Keterlambatan ini menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan internal partai maupun masyarakat luas.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Nganjuk, Tatit Haru Tjahyono, dalam keterangannya menyebutkan bahwa ada kemungkinan masih proses penentuan rekomendasi. Bisa juga rekomendasi tersebut belum turun kemungkinan ada kajian lebih mendalam oleh DPP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terkait hal ini, PDIP selalu menjaga soliditas dari tingkat daerah hingga pusat, jadi besar kemungkinan rekomendasi untuk Nganjuk dan dipertimbangkan agar sejalan dengan koalisi yang terbentuk," ujar Tatit, Kamis (15/8).

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi partai untuk menjaga kekompakan dan sinergi diantara kader yang diusung, baik di tingkat kabupaten Nganjuk.

"Dengan demikian, kita bisa memastikan bahwa mesin partai berjalan optimal untuk memenangkan pertarungan politik di Nganjuk," jelasnya.

Sementara itu, berbagai pihak di internal PDIP Nganjuk tetap menunggu dengan sabar keputusan dari DPP.

Beberapa kader partai menyatakan optimisme bahwa rekomendasi yang akhirnya turun nanti akan mengusung calon yang benar-benar mampu membawa perubahan positif bagi Nganjuk.

Disisi lain, rekomendasi resmi dari DPP PDI Perjuangan (PDIP) terkait calon kepala daerah di Kabupaten Nganjuk belum juga turun dan menimbulkan spekulasi dan dinamika politik yang semakin hangat di Kabupaten Nganjuk.

Ketua DPC PDIP Nganjuk mengakui bahwa lambatnya keluarnya rekom tersebut kemungkinan ada hal lain yang harus di pertimbangkan oleh DPP. Mereka masih menunggu keputusan dari DPP.

"Hingga saat ini belum turun, situasi politik masih sangat dinamis, dan potensi adanya hal hal lain, adalah hal yang wajar dalam politik," jelas Tatit.

Komunikasi politik tetap dijaga dengan berbagai pihak, baik dari internal PDIP maupun dengan partai-partai lain. Menurutnya, meskipun ada penundaan dalam penerbitan rekomendasi, ini tidak serta-merta akan melemahkan soliditas partai di tingkat daerah.

"DPC PDIP Nganjuk siap mengikuti apapun keputusan DPP, namun kami juga realistis dalam melihat situasi. Jika ada perubahan dari pihak DPP. DPC PDIP tetap tegak lurus apa yang menjadi arahan DPP," tegasnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa PDIP tetap berkomitmen untuk mengusung calon yang memiliki elektabilitas tinggi dan mampu membawa perubahan positif bagi Kabupaten Nganjuk.

"Keputusan final rekomendasi ada di tangan DPP, namun DPC siap mengamankan dan mendukung penuh apapun yang diputuskan," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Semua kewenangan dari dewan pimpinan pusat (DPP) partai, kami yang di kabupaten ini sudah diberi tugas dan melaksanakan tugas melakukan penjaringan calon bupati dan sudah kami serahkan ke DPP melalui DPD maka tugaskan berikutnya adalah menunggu keputusan rekomendasi Apakah di sana ada sesuatu ini kewenangan sepenuhnya di DPP," ungkap Tatit.

"Terkait penyebab rekomendasi lambat turun, kami tidak bisa mengira-ngira apa yang menjadi penyebabnya, pemberitahuan dari pusat terakhir mungkin tanggal 20 Agustus, komunikasi dengan teman-teman DPC dengan DPD masih terus," ucap Tatit. (kso/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bongkar Kasus Judi Online Situs 1XBET, Ini Peran Empat Orang Tersangka

Bongkar Kasus Judi Online Situs 1XBET, Ini Peran Empat Orang Tersangka

Tim Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya membongkar kasus judi online situs 1XBET dan website lain yang memuat konten perjudian. Sebanyak empat orang ditetapkan sebagai tersangka.
Jadwal Timnas Indonesia Sepanjang Juli 2026, Derbi Nusantara Hingga Kick Off Piala AFF

Jadwal Timnas Indonesia Sepanjang Juli 2026, Derbi Nusantara Hingga Kick Off Piala AFF

Euforia Piala Dunia yang sudah berjalan separuhnya membuat suporter Garuda tentu rindu pada Timnas Indonesia. Tak hanya tim senior saja, tapi juga dari kategori junior dan juga dari divisi putri. 
BBM Solar Jenis Baru B50 Resmi Berlaku per 1 Juli 2026, Ini Aturan Lengkapnya dari Pemerintah

BBM Solar Jenis Baru B50 Resmi Berlaku per 1 Juli 2026, Ini Aturan Lengkapnya dari Pemerintah

BBM solar jenis baru B50 atau biodiesel 50 yang komposisinya terdiri dari campuran 50 persen minyak kelapa sawit serta 50 persen solar, resmi diluncurkan per 1 Juli 2026.
Jadwal Timnas Voli Indonesia Selama Juli 2026, Boy Arnez Cs Incar Gelar Juara di SEA V Cup

Jadwal Timnas Voli Indonesia Selama Juli 2026, Boy Arnez Cs Incar Gelar Juara di SEA V Cup

Bulan Juni 2026 masih menjadi milik Garuda dengan capaian Timnas Voli Putri Indonesia U-18 finis di peringkat empat Princess Cup dan Timnas Voli Indonesia yang menjadi juara AVC Men's Cup 2026. 
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Prancis Vs Swedia

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Prancis Vs Swedia

Timnas Prancis menatap babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri. Di sisi lain, Timnas Swedia melangkah ke babak knockout melalui tiket lolos salah satu tim peringkat 3 terbaik.
Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan bahwa tarif ojek online tidak akan naik setelah diterapkannya pemangkasan komisi maksimal 8 persen per 1 Juli 2026.

Trending

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

Polri mengungkap alasan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026). Diketahui pada tahun 2025 lalu, dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat.
Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan bahwa tarif ojek online tidak akan naik setelah diterapkannya pemangkasan komisi maksimal 8 persen per 1 Juli 2026.
Jadwal Timnas Voli Indonesia Selama Juli 2026, Boy Arnez Cs Incar Gelar Juara di SEA V Cup

Jadwal Timnas Voli Indonesia Selama Juli 2026, Boy Arnez Cs Incar Gelar Juara di SEA V Cup

Bulan Juni 2026 masih menjadi milik Garuda dengan capaian Timnas Voli Putri Indonesia U-18 finis di peringkat empat Princess Cup dan Timnas Voli Indonesia yang menjadi juara AVC Men's Cup 2026. 
Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Melaju mulus di babak penyisihan grup, Belanda justru tersingkir setelah kalah dari Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
BBM Solar Jenis Baru B50 Resmi Berlaku per 1 Juli 2026, Ini Aturan Lengkapnya dari Pemerintah

BBM Solar Jenis Baru B50 Resmi Berlaku per 1 Juli 2026, Ini Aturan Lengkapnya dari Pemerintah

BBM solar jenis baru B50 atau biodiesel 50 yang komposisinya terdiri dari campuran 50 persen minyak kelapa sawit serta 50 persen solar, resmi diluncurkan per 1 Juli 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT