Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda
- REUTERS/Daniel Becerril
Jakarta, tvOnenews.com - Belanda sebagai Timnas Pusat yang memberikan banyak pemain keturunan untuk Timnas Indonesia ternyata mengalami kegagalan tak terduga di Piala Dunia 2026.
Melaju mulus di babak penyisihan grup, Belanda justru tersingkir setelah kalah dari Maroko di babak 16 besar. Skor akhir 1(2)-(3)1 dari Maroko di Estadio Monterrey, Guadalupe, Selasa (30/6/2026) pagi WIB memastikan Belanda pulang lebih cepat.
Ronald Koeman dilaporkan langsung menghubungi agennya, Rob Jansen setelah tugasnya di Piala Dunia selesai.
Dilansir dari laman De Telegraaf, Rob Jansen menyebut Ronald Koeman memintanya untuk membahas suatu hal yang tak mungkin dilakukan lewat aplikasi pesan singkat.
"Dia ingin membahas apa yang harus dilakukan, saya menerima pesan darinya melalui WhatsApp," kata Rob Jansen dikutip Rabu (1/7/2026).
Ronald Koeman bahkan dilaporkan sudah tahu akan menjadi sasaran kritik setelah penampilan buruk Virgil van Dijk ketika kalah adu penalti dari Maroko.
Apalagi, kontrak Ronald Koeman sendiri akan selesai setelah Piala Dunia berakhir. Dalam konferensi pers usai laga, Ronald Koeman mengakui akan segera menyelesaikan masalah yang ada di kubu De Oranje.
"Saya memang memikirkannya, sat ini ada kekecewaan. Saya akan menyelesaikan masalah ini mulai besok, mungkin saya akan mengambil keputusan besok siang," kata Ronald Koeman.
Sementara itu, target dari Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) adalah mencapai babak semifinal Piala Dunia. Sehingga hanya lolos babak penyisihan grup dan tersingkir dari Maroko menjatuhkan ekspektasi federasi dan juga suporter Belanda.
Ronald Koeman dikritik atas perubahan drastis di fase knock out ini dengan menurunkan lima pemain bertahan dan mengorbankan Tijjani Reijnders. Alhasil, tak ada gol yang bisa dibuat di babak pertama.
Sampai akhirnya Cody Gakpo mencetak gol pertama bagi Belanda di menit 72. Secara mengejutkan Issa Diop mencetak gol penyama kedudukan di perpanjangan waktu.
Tak ada gol yang tercipta di babak perpanjangan waktu 2x15 menit membuat pertandingan harus ditentukan dengan adu penalti.
Teun Koopmeiners membuka adu penalti dengan meyakinkan setelah Nei Al Aynoui gagal menjebol gawang Belanda. Sampai akhirnya justru Justin Kluiver gagal mencetak gol.
Load more