News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Kasus Perundungan Siswa SMPN di Plumpang, Status Nindya KLA 2023 Tuban Tercoreng

Lembaga pendidikan di Kabupaten Tuban kembali tercoreng dengan viralnya kasus perundungan siswa di salah satu Sekolah Menengah Pertama  Negeri (SMPN) di Tuban.
Senin, 2 September 2024 - 19:02 WIB
Viral Kasus Perundungan Siswa SMPN di Plumpang, Status Nindya KLA 2023 Tuban Tercoreng
Sumber :
  • hartono ranggalawe

Tuban, tvOnenews.com - Lembaga pendidikan di Kabupaten Tuban kembali tercoreng dengan viralnya kasus perundungan siswa di salah satu Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Tuban.

Pasalnya, belum lama ini Kabupaten Tuban baru saja menerima penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) dengan status membanggakan, di level dari madya menjadi nindya. Kasus perundungan tersebut membuat sebagian kalangan mempertanyakan prestasi yang diterima Bupati Lindra beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti yang belakangan sedang viral, seorang siswa SMP Negeri di Plumpang, Kabupaten Tuban, melakukan perundungan terhadap temannya sendiri.

Aksi tak terpuji tersebut dilakukan di lingkungan sekolah saat jam sekolah. Dari video amatir yang beredar, tampak salah seorang siswa yang mengenakan kaus olahraga mendatangi siswa lain, dan langsung melancarkan tendangan dan pukulan kepada korban. 
 
Sementara, siswa yang menjadi korban perundungan hanya bisa pasrah. Pukulan dan tendangan yang datang bertubi-tubi itu membuat korban tidak memiliki kesempatan untuk membela diri.

Ironisnya, aksi perundungan tersebut disaksikan puluhan siswa lain, dan mereka hanya diam tanpa ada yang berani melerai. Kasus bullying menjadi viral dan diketahui oleh masyarakat setelah salah seorang siswa yang diduga teman pelaku mengunggah video tersebut ke media sosial.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka dan harus dirawat di rumah sakit. Selain itu, korban hinga kini juga masih mengalami trauma. Sementara pihak sekolah rencananya akan memindahkan pelaku ke sekolah lain.

Menurut salah seorang guru, peristiwa memilukan tersebut  terjadi pada Selasa (27/8) siang. Saat itu, para siswa hendak kembali masuk ke kelas masing-masing usai melakukan sholat sunnah dhuha bersama.

Diduga pemicunya, pelaku tersingung dan tertantang setelah diejek teman-temannya tidak berani dengan korban.

"Jadi informasinya, dari anak-anak itu (siswa-red) pelaku diejek oleh teman-temannya tidak berani dengan korban, sehingga pelaku merasa tertantang," tutur Munadi, salah seorang guru di SMPN Plumpang, saat dimintai keterangan awak media.

Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Tuban AKP Dimas Robin Alexander membenarkan kejadian perundungan di SMPN 2 Plumpang tersebut. Dikatakanya, polisi akan melakukan upaya mediasi antara pelaku dengan korban. Selain itu juga akan melibatkan semua pihak, termasuk masing-masing orang tua, pihak guru dan unsur Forkompimcam Plumpang.

"Untuk perkembangan kasus ini nanti akan diinfokan lagi, yang jelas setelah kami cek, akan diadakan mediasi yang dihadiri guru, forkopimcam, pihak pelaku dan korban serta orang tua," ungkap Dimas, Senin (2/9/2024).

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, Abdul Rahkmad saat dikonfirmasi hingga berita ini ditulis belum memberikan jawaban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut sejumlah kalangan, kasus perundungan siswa yang viral ini, tidak sesuai dengan  predikat KLA (Kota/Kabupaten Layak Anak).

Sekadar informasi, Kabupaten Tuban, pada tahun 2023 mendapat penghargaan KLA yang diserahkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati kepada Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky di Ballroom Hotel Padma, Semarang, dengan predikat dari Madya jadi Nindya. (htn/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Setter veteran Red Sparks, Yeum Hye-seon, kini resmi berstatus free agent, dan media Korea menyebutnya sebagai “pusat badai” yang akan menjadi sorotan utama.
Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Setter veteran Red Sparks, Yeum Hye-seon, kini resmi berstatus free agent, dan media Korea menyebutnya sebagai “pusat badai” yang akan menjadi sorotan utama.
Harga Minyak Terancam Tertekan, Prabowo Targetkan Indonesia Stop Impor BBM Lewat Program 100 GW

Harga Minyak Terancam Tertekan, Prabowo Targetkan Indonesia Stop Impor BBM Lewat Program 100 GW

Harga minyak berpotensi tertekan seiring target Indonesia stop impor BBM. Prabowo genjot listrik 100 GW dan tutup PLTD demi efisiensi energi.
Nathalie Holscher Buka Lembaran Baru? Kedekatan dengan Kekasih Baru Sudah Go Public

Nathalie Holscher Buka Lembaran Baru? Kedekatan dengan Kekasih Baru Sudah Go Public

Setelah mengakhiri hubungannya dengan Ladislao Camara, akhirnya Nathalie Holscher sudah siap membuka lembaran baru dengan kekasihnya yang baru bernama Aripat
FOKAL 2026: Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan

FOKAL 2026: Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan

Indonesia saat ini menghadapi tiga krisis lingkungan yang saling berkaitan, yakni persoalan sampah, pencemaran air, dan perubahan iklim.
Persebaya Dihantam Kabar Buruk Jelang Bertandang ke Markas Persija

Persebaya Dihantam Kabar Buruk Jelang Bertandang ke Markas Persija

Persebaya dibayangi krisis kebugaran jelang lawan Persija di GBK. Bernardo Tavares akui banyak pemain bermasalah, tapi Bajul Ijo tetap optimistis.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT