GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Febri, Penghafal Al-Qur'an yang Melamar 'Cleaning Service' Malah Ditawari Masuk Polisi

Kemampuan Febri menghafal Al-Qur'an sangat dibutuhkan institusi Bhayangkara, agar bisa bersentuhan dengan masyarakat sembari berdakwah, serta membawa pengaruh baik bagi kepolisian.
Selasa, 1 Februari 2022 - 07:23 WIB
Febri hafidz Al-Quran melamar jadi cleaning service malah ditawari masuk Polri
Sumber :
  • tvone - syamsul huda

Surabaya, Jawa Timur - Bermaksud mencari pekerjaan, Febri Andri Hediana (20 tahun), warga Pagesangan Surabaya, yang merupakan tulang Punggung keluarga, sepeninggal sang ayah ini, mendapatkan berkah. Direktur Binmas polda jatim, yang membutuhkan tenaga cleaning service untuk kantornya, menerimanya sebagai tenaga kebersihan. 

Tak hanya memberikan pekerjaan saja, kemampuannnya sebagai penghafal Qur'an (Hafiz), membuat perwira melati tiga ini semakin tertarik dengan kepribadian Febri, Febripun hanya mendapatkan tugas membersihkan ruangan direktur saja, sembari mengajar ngaji para staffnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hari jumat (28/1/2022) saya dipertemukan dengan Febri karena memang saya butuh tenaga kebersihan untuk ruangan saya, namun Subhanallah setelah saya tanya beliau lulusan pesantren, dan hafal 30 juz Al-Quran, saya terenyuh, dan langsung saya terima," ungkap Kombes pol Asep Irpan Rosadi, Direktur Binmas Polda Jatim. 

Atas kemampuannya menghafal Al-Qur'an, Dir Binmas Polda Jatim pun, menawarkan agar Febri mau menjadi Polisi, melalui jalur pro aktif. Kemampuan Febri menghafal Al-Qur'an sangat dibutuhkan institusi Bhayangkara, agar bisa bersentuhan dengan masyarakat sembari berdakwah, serta membawa pengaruh baik bagi kepolisian.

"Saya tawarkan untuk jadi polisi, Alhamdulillah anaknya mau. Untuk itu, sembari menunggu waktu pendaftaran, Febri saya minta jadi staf saya dulu. Selama jadi staff saya Febri akan dilatih agar bisa lolos jadi polisi, karena selain potensi diri febri, tetap harus melewati proses rekruitmen kepolisian pada umumnya," tambah Kombes Pol Asep. 

Selama menjadi staff di Direktorat Binmas Polda Jatim, Dirbinmas akan memantau hafalan Febri, dan meminta Febri untuk mengajari Al-Qur'an di kantor Binmas Polda jatim. Nantinya Febri juga akan dilibatian dalam setiap kegiatan keagamaan, termasuk penyuluhan keagamaan di masyarakat yang dilakukan oleh Direkotrat Binmas Polda jatim. 

Sementara itu Febri Andri Hediana, yang merupakan putra sulung ini, tak menyangka, bahwa niatnya untuk melamar kerja sebagai cleaning servis, untuk bisa membantu meringankan beban sang ibu dan satu adiknya, sepeninggal sang ayah, justru menjadi berkah, dengan adanya tawaran untuk menjadi anggota polisi. 

"Saya tak menyangka, niat saya hanya ingin bekerja, untuk meringankan beban ibu saya, Alhamdulillah berkah dari ibu dan Qur'an, saya malah ditawari untuk menjadi anggota polisi," terang Febri, sambil berkaca-kaca karena bahagia. 

Meski demikian Febri menyadari, tetap harus mengikuti proses seleksi rekruitmen polri, karena tidak serta merta masuk. Namun Febri akan fokus berlatih agar bisa menjadi bagian dari korps bhayangkara, untuk membahagiakan orang tuanya. 

"Selama menunggu proses pendaftaran polri, saya akan fokus berlatih sebagai syarat masuk kepolisian, dan mempertajam hafalan Quran saya, dengan cara setor hafalan ke pak Dir binmas," tambah Febri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya video Febri Andri Hediana ditawari untuk menjadi anggota polisi oleh Dirbinmas,  Polda Jatim saat melamar kerja sebagai cleaning service ini sempat viral, karena kemampuannya menghafal 30 juz al'quran. (Syamsul Huda/rey) 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ribuan Personel Gabungan Beri Pengamanan di 165 Vihara Saat Perayaan Imlek 2026

Ribuan Personel Gabungan Beri Pengamanan di 165 Vihara Saat Perayaan Imlek 2026

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan sebanyak 1.919 personel gabungan dilibatkan dalam pengamanan ini.
133 Titik Rukyatul Hilal Disiapkan di Seluruh Indonesia, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Mengacu Hasil Pemantauan Nasional

133 Titik Rukyatul Hilal Disiapkan di Seluruh Indonesia, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Mengacu Hasil Pemantauan Nasional

Pemerintah siapkan 133 titik rukyatul hilal di Indonesia untuk menentukan 1 Ramadhan 1447 H melalui observasi ilmiah dan sidang isbat nasional.
Kiper Ratchaburi FC Mendadak Singgung Persib Bandung Usai Jadi MVP di Liga Thailand

Kiper Ratchaburi FC Mendadak Singgung Persib Bandung Usai Jadi MVP di Liga Thailand

Dapat gelar sebagai MVP di pertandingan Liga Thailand, kiper Ratchaburi FC Kampol Pathomakkakul mendadak singgung Persib Bandung jelang leg kedua ACL Elite Two.
Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Kisah perempuan Malaysia hidup susah selama nyaris dua dekade, tepatnya 18 tahun, usai menikah dengan pria warga Indonesia (WNI) di Lombok menjadi viral.
Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal tes pramusim MotoGP 2026, di mana pekan ini akan menjadi percobaan terakhir Marc Marquez dan kawan-kawan sebelum tampil di seri pembuka kelas premier.
Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Reisinger menyoroti bahwa benua tersebut kini menempatkan keamanan siber sebagai fondasi strategis dalam mempertahankan stabilitas geopolitik.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Ironis, pimpinan pondok pesantren (ponpes), Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga cabuli santriwatinya berusia 19 tahun 25 kali. Hal ini diungkap kuasa hukum
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT