News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Keracunan Makanan usai Ikuti Acara Sholawatan, Tujuh Warga Trenggalek Dirawat

Diduga mengalami keracunan, tujuh warga Kelurahan Ngantru, Trenggalek, harus mendapatkan perawatan medis setelah menghadiri sebuah acara sholawatan. 
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 14 Oktober 2024 - 20:23 WIB
dr Soedomo Trenggalek
Sumber :
  • tvOne - aris sutikno

Trenggalek, tvOnenews.com - Diduga mengalami keracunan, tujuh warga Kelurahan Ngantru, Trenggalek, harus mendapatkan perawatan medis setelah menghadiri sebuah acara sholawatan

Ketujuh warga tersebut awalnya mengalami gejala muntah dan diare secara mendadak, yang diduga disebabkan oleh konsumsi makanan yang disajikan pada acara tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Sujiono, Humas RSUD dr Soedomo Trenggalek, pihak rumah sakit yang dihubungi wartawan via ponselnya menjelaskan pihak rumah sakit mulai menerima pasien sejak Jumat (11/10).

Salah satu pasien, berinisial N (47), datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) dengan kondisi kesadaran menurun. Setelah dilakukan pemeriksaan, N dinyatakan membutuhkan perawatan intensif di ruang HCU, namun kondisinya terus memburuk hingga dipindahkan ke ruang ICU.

“Pasien N datang dalam kondisi kritis, dan meskipun sudah dilakukan berbagai upaya medis, pasien tersebut akhirnya meninggal dunia pada Senin (14/10) pagi,” terang Sujiono.

Berdasarkan keterangan para pasien mereka mulai merasakan gejala sakit perut pada Kamis (10/10), sehari setelah menghadiri sholawatan. Gejala yang dialami semakin parah hingga muncul muntah dan diare.

Selain pasien N, enam warga lainnya juga mengalami gejala serupa. Tiga pasien pertama masuk rumah sakit pada Jumat, diikuti oleh empat pasien lainnya pada Sabtu (12/10). Namun, keenam pasien tersebut dilaporkan telah membaik dan diizinkan pulang.

Sementara itu pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Trenggalek saat ini masih menggali informasi untuk mengetahui penyebab pasti kejadian ini dan telah mengumpulkan sampel makanan dari acara tersebut dan sedang dalam proses pemeriksaan laboratorium. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami sudah mendata semua pasien, sebagian sudah kami kirim ke RS untuk perawatan lebih lanjut, dan sampel makanan sedang diuji di laboratorium,” jelasnya.

Dari data rumah sakit meski ada dugaan keracunan makanan, namun pasien N juga memiliki riwayat hipertensi yang bisa mempengaruhi kondisinya. (asn/gol) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sekjen PBB Serukan Penghentian Operasi Militer Gabungan demi Cegah Penderitaan Manusia yang Lebih Luas

Sekjen PBB Serukan Penghentian Operasi Militer Gabungan demi Cegah Penderitaan Manusia yang Lebih Luas

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyampaikan desakan agar segera dilakukan deeskalasi dan penghentian kekerasan di tengah berkecamuknya operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Melejit dari Tahun 2018, Dana Haji yang Dikelola BPKH Kini Tembus Rp180,72 Triliun

Melejit dari Tahun 2018, Dana Haji yang Dikelola BPKH Kini Tembus Rp180,72 Triliun

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mencatatkan pertumbuhan signifikan dalam menghimpun dana haji di Indonesia. 
Penampilan Gemilang Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026 Tak Lepas dari Dukungan Sosok Ini

Penampilan Gemilang Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026 Tak Lepas dari Dukungan Sosok Ini

Dony Tri Pamungkas tampil gemilang di FIFA Series 2026 bersama Timnas Indonesia. Performa impresifnya tak lepas dari peran penting Rizky Ridho.
JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

Pernyataan eks Mendikbudristek Nadiem Makarim yang mengklaim mendapatkan persetujuan dari jaksa pengacara negara untuk melanjutkan proses pengadaan Chromebook dinilai tak sesuai dengan fakta persidangan.
KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis data terbaru mengenai kepatuhan para penyelenggara negara dalam melaporkan harta kekayaannya. 
Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Pengalaman pahit harus dirasakan oleh Amsal Sitepu, seorang pegiat ekonomi kreatif yang sempat mendekam di balik jeruji besi selama 131 hari. 

Trending

Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Pengalaman pahit harus dirasakan oleh Amsal Sitepu, seorang pegiat ekonomi kreatif yang sempat mendekam di balik jeruji besi selama 131 hari. 
Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

Pernyataan eks Mendikbudristek Nadiem Makarim yang mengklaim mendapatkan persetujuan dari jaksa pengacara negara untuk melanjutkan proses pengadaan Chromebook dinilai tak sesuai dengan fakta persidangan.
Melejit dari Tahun 2018, Dana Haji yang Dikelola BPKH Kini Tembus Rp180,72 Triliun

Melejit dari Tahun 2018, Dana Haji yang Dikelola BPKH Kini Tembus Rp180,72 Triliun

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mencatatkan pertumbuhan signifikan dalam menghimpun dana haji di Indonesia. 
KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis data terbaru mengenai kepatuhan para penyelenggara negara dalam melaporkan harta kekayaannya. 
Sekjen PBB Serukan Penghentian Operasi Militer Gabungan demi Cegah Penderitaan Manusia yang Lebih Luas

Sekjen PBB Serukan Penghentian Operasi Militer Gabungan demi Cegah Penderitaan Manusia yang Lebih Luas

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyampaikan desakan agar segera dilakukan deeskalasi dan penghentian kekerasan di tengah berkecamuknya operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Penampilan Gemilang Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026 Tak Lepas dari Dukungan Sosok Ini

Penampilan Gemilang Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026 Tak Lepas dari Dukungan Sosok Ini

Dony Tri Pamungkas tampil gemilang di FIFA Series 2026 bersama Timnas Indonesia. Performa impresifnya tak lepas dari peran penting Rizky Ridho.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT