News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ribuan Santri Gelar Upacara Hari Santri Nasional di Tebuireng

Memperingati hari santri, ribuan santri dari berbagai ponpes mengikuti upacara Hari Santri Nasional 2024 di Tebuireng, Jombang, Selasa (22/10/2024) pagi.
Selasa, 22 Oktober 2024 - 13:31 WIB
Upacara peringatan Hari Santri
Sumber :
  • umar sanusi

Jombang, tvOnenews.com - Memperingati hari santri, ribuan santri menggelar upacara Hari Santri Nasional 2024 di Tebuireng, Jombang, Selasa (22/10/2024) pagi. Selain santri Tebuireng, santri sejumlah pondok pesantren di sekitar Tebuireng dan utusan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama se Jawa Timur juga turut hadir dalam upacara tersebut.

Upacara Hari Santri Nasional tahun 2024 digelar di halaman kampus Universitas Hsyim Asy'ari, komplerks Pondok Pesantren Tebuireng. Lebih dari 8.000 santri dari berbagai pondok pesantren turut hadir dalam upacara tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Suasana upacara tidak berbeda dengan upacara bendera pada umumnya. Yang membedakan, seluruh peserta upacara laki-laki mengenakan kain sarung sebagai ciri khas santri.

Setelah menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan ikrar santri oleh santri bernama Watepo. Pembaca ikrar santri merupakan santri asal Wamena, Papua. Sehingga cukup menarik perhatian seluruh peserta upacara.

Dilanjutkan dengan pembacaan naskah Resolusi Jihad oelh KH Wafiyul Ahdi. Sedangkan pembina upacara yaitu KH Abdul Hakim Mahfudz, cicit KH Hasyim Asy'ari yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng dan Ketua PWNU Jawa Timur.

Ssbagai penyemangat, secara massal santri menyanyikan lagu ya ahlal wathon ciptaan salah satu pendiri NU KH Abdul Wahab Hasbulloh dilanjutkan dengan mars Hari Santri. Sehingga suasana penuh semangat meskipun terik matahari mulai panas.

KH Abdul Hakim Mahfudz mengatakan, dalam kesempatan memperingati Hari Santri Nasional ini, untuk mengangkat kembali perjalanan sejarah perjuangan para kiai waktu itu, untuk mempertahankan kemerdekaan.

"Kita memperingati momentum dimana perjuangan luluhur kita utamanya adalah resolusi jihad. Tanpa jihad yang digaungkan oleh KH Hasyim Asy'ari sampai kemudian terjadilah pertempuran di Surabaya. Banyak yang harus kita ingat, kita dengar dan kita hargai peran santri dan para kiai saat itu," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gus Kikin panggilan akrab KH Abdul Hakim Mahfudz mengajak para santri untuk meneladani para ulama dan santri yang rela mengorbankan apa saja bahkan nyawa untuk keberhasilan mempertahankan kemerdekaan hingga KH Hasyim Asy'ari mengeluarkan resolusi jihad.

"Jadi ini suatu momentum dimana kalau tanpa adnyaa perjuangan itu, Indonesia tidak akan jadi merdeka. Bisa merdeka tapi mungkin juga pemberian yang menjadikan negara kita negara persemakmuran," paparnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

RT RW Diminta Perkuat Pendataan Warga Buntut Kasus Penyekapan YTR, Dedi Mulyadi: Ini Juga untuk Mencegah Adanya Terorisme yang Biasa Terjadi di Kontrakan

RT RW Diminta Perkuat Pendataan Warga Buntut Kasus Penyekapan YTR, Dedi Mulyadi: Ini Juga untuk Mencegah Adanya Terorisme yang Biasa Terjadi di Kontrakan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta RT dan RW memperkuat pendataan warga termasuk penghuni rumah kos dan kontrakan.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan putusan terhadap Nadiem Makarim terkait perkara Chromebook pada sidang yang digelar Selasa (30/6). 
HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

Polri mengungkap alasan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026). Diketahui pada tahun 2025 lalu, dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat.
5 Zodiak Paling Beruntung soal Cinta di Awal Juli 2026: Libra Hubungan Makin Harmonis, Taurus Bertemu Jodoh

5 Zodiak Paling Beruntung soal Cinta di Awal Juli 2026: Libra Hubungan Makin Harmonis, Taurus Bertemu Jodoh

Memasuki awal Juli 2026, energi astrologi diprediksi membawa perubahan positif dalam kehidupan asmara bagi sejumlah zodiak. Siapa saja yang makin harmonis?

Trending

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

Polri mengungkap alasan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026). Diketahui pada tahun 2025 lalu, dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat.
Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan putusan terhadap Nadiem Makarim terkait perkara Chromebook pada sidang yang digelar Selasa (30/6). 
RT RW Diminta Perkuat Pendataan Warga Buntut Kasus Penyekapan YTR, Dedi Mulyadi: Ini Juga untuk Mencegah Adanya Terorisme yang Biasa Terjadi di Kontrakan

RT RW Diminta Perkuat Pendataan Warga Buntut Kasus Penyekapan YTR, Dedi Mulyadi: Ini Juga untuk Mencegah Adanya Terorisme yang Biasa Terjadi di Kontrakan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta RT dan RW memperkuat pendataan warga termasuk penghuni rumah kos dan kontrakan.
Farhan Halim Jadi Rebutan Volimania Korea Usai Bawa Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026, Minta Abroad di V-League

Farhan Halim Jadi Rebutan Volimania Korea Usai Bawa Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026, Minta Abroad di V-League

Farhan Halim mendadak menjadi perbincangan hangat volimania Korea Selatan usai tampil gemilang membawa Timnas Voli Indonesia juara AVC Men's Cup 2026.
Pensiunan Kemlu Tuntut Hak Pembayaran Gaji Pokok, Mahkamah Konstitusi: Pemerintah Harus Bantu

Pensiunan Kemlu Tuntut Hak Pembayaran Gaji Pokok, Mahkamah Konstitusi: Pemerintah Harus Bantu

Mahkamah Konstitusi menggelar Pengucapan Putusan Nomor 177/PUU-XXIV/2026 tentang Pengujian Pasal 40 ayat (1) dan ayat (2) UU No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT