News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Derita Balita Berkelamin Ganda di Surabaya, Kurang Gizi sehingga Tidak Bisa Dioperasi

Balita yang mengidap kelainan kelamin ganda sejak lahir ini tidak bisa segera ditangani secara medis karena kekurangan gizi.
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 4 Februari 2022 - 14:39 WIB
Yuliani dan putrinya Laila yang berkelamin ganda
Sumber :
  • Zainal Azkhari

Surabaya, Jawa Timur - Kondisi memilukan dialami balita 1,5 tahun Laila Fitriyah, yang bertempat tinggal di Jalan Tanjungsari Jaya Bhakti Nomor 57 Surabaya. Balita yang mengidap kelainan kelamin ganda sejak lahir ini tidak bisa segera ditangani secara medis karena kekurangan gizi.

Anak berkelamin ganda yang lahir dari pasangan Surahman (44) dan Yuliani (40) ini tinggal di rumah petak seluas 3 kali 3 meter
 
"Anak saya sejak lahir mengidap kelainan kelamin ganda sekarang usianya sudah 22 bulan namun belum bisa dilakukan tindakan operasi karena kurang gizi sehinga berat badanya  tidak sesuai dengan usianya," tutur Yuliani dengan mata berkaca-kaca di rumahnya, Jumat (4/2/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sesaat setelah proses persalinan, diketahui Bayi Laila mengalami kelainan genetik dan sempat dirujuk ke RSUD Dokter Soetomo Surabaya untuk dilakukan perawatan intensif. Namun karena kondisi bayi yang belum stabil dan berat badannya menurun, belum bisa dilakukan tindakan operasi.

"Satu bulan pasca melahirkan Laila mulai menunjukkan gejala kurang sehat beberapa kali demam tinggi muntah muntah  hingga tak mau minum asi,“ tutur Yuli. 

Hasil Diagnosa tim dokter yang menanganinya, Laila tergolong dalam balita CAH (Congenital Adrenal Hyperplasia) yakni penyakit keturunan yang membuat penampilan fisik seorang wanita tampak lebih maskulin dengan ambigous genitalia.

Yuliani mengaku pasrah sambil berharap ada bantuan dari para dermawan untuk putrinya. Sejauh ini Dokter tidak berani mengambil tindakan operasi karena berat badan Laila masih kurang. Selain itu Surahman suaminya yang bekerja sebagai kuli bangunan hanya berpenghasilan Rp 100 ribu per hari.

"Bingung Pak jangankan untuk operasi buat makan saja kurang, bapaknya kerja kuli bangunan kadang kerja kadang di rumah menganggur," ucap Yuli lirih sambil menitikkan air mata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rosiani Ketua RT Tanjungsari Bhakti sejauh ini sudah mengupayakan untuk meminta bantuan kepada kelurahan, kecamatan, bahkan Pemkot Surabaya untuk membantu meningkatkan gizi Laila. Namun bantuan itu dirasa kurang mencukupi dan kini dirinya juga sedang mengupayakan untuk mendapat bantuan dari donatur lewat media sosial

“Saya laporan juga di puskesmas tidak ada tindak lanjut, dari dinsos apalagi, pak camat, pak lurah sudah berkunjung ke sini namun untuk bantuan yang direalisasikan sampai saat ini belum ada," kata Rosiani, (zainal azhari/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hari Keempat, Basarnas Kerahkan 13 Kapal Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Hari Keempat, Basarnas Kerahkan 13 Kapal Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengatakan belasan kapal tersebut digunakan untuk menyisir wilayah laut yang telah ditentukan dalam operasi pencarian.
Musim Paceklik Mengancam, Zulhas Salurkan Beras: 33,2 Juta Warga Bakal Dapat Bantuan Lagi

Musim Paceklik Mengancam, Zulhas Salurkan Beras: 33,2 Juta Warga Bakal Dapat Bantuan Lagi

Pemerintah mempercepat penyaluran bantuan pangan beras di tengah musim paceklik yang berpotensi menekan daya beli masyarakat sekaligus mendorong kenaikan harga pangan.
Soal Pensiun dari UFC, Ini Jawaban Justin Gaethje dan Kans Rematch Lawan Ilia Topuria

Soal Pensiun dari UFC, Ini Jawaban Justin Gaethje dan Kans Rematch Lawan Ilia Topuria

Justin Gaethje belum memastikan masa depannya di UFC setelah kemenangan atas Ilia Topuria. Di tengah isu pensiun, peluang terjadinya rematch dengan sang juara.
Barang Bukti ini Ditemukan Polisi di TKP Penembakan ASN Diduga oleh KKB di Jayawijaya

Barang Bukti ini Ditemukan Polisi di TKP Penembakan ASN Diduga oleh KKB di Jayawijaya

Polisi menemukan selongsong peluru kaliber 5,56 milimeter dan 9 milimeter sebagai barang bukti ditemukan di TKP penembakan 3 ASN Jayawijaya diduga oleh KKB.
Panitia Muktamar ke-35 NU Resmi Dibubarkan, Gus Ipul: yang Menang Bermartabat yang Kalah Terhormat

Panitia Muktamar ke-35 NU Resmi Dibubarkan, Gus Ipul: yang Menang Bermartabat yang Kalah Terhormat

Panitia Muktamar ke-35 NU resmi dibubarkan setelah seluruh rangkaian pelaksanaan muktamar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, dinyatakan selesai.
KPK Ungkap Peluang Jokowi Dihadirkan di Sidang Kasus Kuota Haji

KPK Ungkap Peluang Jokowi Dihadirkan di Sidang Kasus Kuota Haji

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan lembaga antirasuah masih melihat perkembangan persidangan dan pandangan majelis hakim

Trending

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Kolaborasi Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran narkotika membuahkan hasil. Sebanyak 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam operasi di wilayah hukum Polsek Bantan, Rabu(9/9/2026).
Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Tepat pada Kamis, 10 September 2026 seharusnya menjadi hari ulang tahun Fajar Sahrudin yang ke-31 tahun. Unggahan terbaru FS muncul dan mengundang perhatian
AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

Upaya diplomatik untuk mendesak sekutu-sekutu NATO agar membantu membubarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menarik diri dari Statuta Roma yang menjadi dasar pendiriannya, sedang dilakukan oleh Amerika Serikat.
Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto mengatakan penyidik masih mengusut kasus tersebut dan melakukan pencarian terhadap keempat pelaku.
Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang peneliti asal Inggris mengundurkan diri dari perusahaan pengembang kecerdasan buatan (AI) asal AS, Anthropic.
Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau kembali menjadi sorotan setelah melakukan pelanggaran keras di V.League 26/27. Bek Vietnam itu menerima kartu merah usai bikin lawan cedera parah.
Soal Anggaran Rp 11 Triliun untuk Pembukaan Rekening Massal, Purbaya Ungkap Perhitungannya

Soal Anggaran Rp 11 Triliun untuk Pembukaan Rekening Massal, Purbaya Ungkap Perhitungannya

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, anggaran untuk rencana pembukaan rekening massal bagi masyarakat belum final karena penghitungannya belum rampung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT