News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pria Sebatang Kara Dirtemukan Tewas di Rumahnya dengan Luka Sayatan Pada Leher

Warga Dusun Penampan, Desa Kedungpapar, Kecamatan Sumobito, Jombang, digemparkan dengan tewasnya salah satu warga di rumahnya sendiri dengan bersimbah darah.
Sabtu, 16 November 2024 - 15:05 WIB
Pria Sebatang Kara Dirtemukan Tewas di Rumahnya dengan Luka Sayatan Pada Leher
Sumber :
  • umar sanusi

Jombang, tvOnenews.com - Warga Dusun Penampan, Desa Kedungpapar, Kecamatan Sumobito, Jombang, digemparkan dengan tewasnya salah satu warga di rumahnya sendiri dengan bersimbah darah. Warga bernama Khoirul Anin (42) tersebut mengalami luka serius pada lehernya sehingga mengeluarkan darah banyak dan mengakibatkan meninggal dunia.

Jasad korban ditemukan di lorong dapur depan kamar mandi rumahnya pada Kamis malam. Petugas dari Polres Jombang segera melakukan olah TKP dan identifikasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Korban ditemukan terlentang di lorong dapur dekat kamar mandi dan kita temukan luka di bagian leher kemudian ada pisau di dekat kaki sebelah kiri. Sementara korban kami kirim ke RSUD Jombang untuk visum et repertum," kata IPTU Bagus Tejo Purnomo, Kapolsek Sumobito di TKP.

Petugas kepolisian juga mengumpulkan barang bukti yang ditemukan di TKP diantaranya pisau yang ditemukan dekat kaki korban  serta bantal dan sprei yang terdapat bercak darah.

"Barang bukti yang kami amankan, sebilah pisau dapur, bantal dan seprai yang ada bercak darahnya sama kursi plastik," sambung kapolsek.

Korban yang hidup sendirian ditemukan pertama kali oleh Sobirin (45) kakaknya yang tinggal di Mojokerto. Sehingga langsung dilaporkan ke perangkat desa yang dilanjutkan ke pihak kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat datang kakaknya masuk ke dalam rumah dan mencari adiknya di tempat tidur namun tidak ada, kemudian ke belakang dan menemukan tubuh adiknya terlentang banyak darah," papar Basuki Rahmat, Kepala Dusun Penampan.
 
Dikonfirmasi menganai hasil visum et repertum terhadap korban Jumat (15/11/2024), Wakapolres Jombang Kompol Hari Kurniawan menjelaskan, saat ini masih dalam dugaan dan sedang diselidiki satreskrim, diduga kuat korban adalah ODGJ. Dugaan itu berdasarkan keterangan msyarakat di sekitar rumahnya. Korban hidup sebatang kara dan sering melukai tubuhnya dengan pisau namun selalu diingatkan oleh warga.

"Dari hasil visum untuk sementara ada kemungkinan bunuh diri. Tapi masih perlu pendalaman lagi melalui pemeriksaan labfor untuk memeriksa pisau terkait dengan tes DNA untuk mengetahui pemegang pisau ini siapa. ada surat tertulis yang menerangkan bahwa setiap bulan korban menjalani cek kesehatannya," pungkas wakapolres. (usi/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT