News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sopir Mengantuk, Bus Tiara Mas Terguling di Parit Tol Ngawi, Belasan Penumpang Luka Ringan

Kecelakaan bus PO Tiara Mas tujuan Jakarta- Surabaya terjadi di jalan tol Solo-Kertosono, di km 568 A, Desa Bangunrejo Kidul, Kedunggalar, Kabupaten Ngawi
Selasa, 10 Desember 2024 - 10:56 WIB
Bus Tiara Mas Terguling di Parit Tol Ngawi
Sumber :
  • tim tvone - miftakhul erfan

Ngawi, tvOnenews.com - Kecelakaan tunggal bus PO Tiara Mas dengan tujuan Jakarta- Surabaya ini terjadi di jalan tol ruas Solo-Kertosono, tepatnya di kilometer 568 A, masuk Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Selasa (10/12) sekitar pukul 04.30 WIB.
 
Kecelakaan tunggal tersebut diduga terjadi akibat sopir cadangan Rizal Caniago (32) warga Solok Selatan, Sumatra Barat, yang mengemudikan bus mengalami microslep atau mengantuk. Laju bus tak terkendali hingga akhirnya menabrak godril pembatas jalan tol dan terguling di parit.
 
Arif Mustofa (55) salah satu penumpang bus yang selamat mengaku, bus sempat berhenti di rumah makan di Subang dan ganti sopir cadangan, sedangkan sopir utama tidur di bagasi.

Awalnya bus berjalan normal, namun setelah sampai di Ngawi bus tiba-tiba nabrak pembatas dan terjun ke parit.
 
“Indikasinya sopir mengantuk, awalnya jalan normal. Bus sempat ganti sopir cadangan waktu di rumah makan Subang,” kata Arif.
 
Terpisah, sopir utama bus Tiara Mas Ahmad Yani (58) yang tengah mendapat perawatan di UGD RS Widodo Ngawi mengaku saat kejadian dirinya tengah tidur di bagasi. Tahu-tahu dirinya tertindih barang-barang para penumpang dan berhasil keluar dibantu petugas.
 
“Yang bawa sopir cadangan, saya di bagasi tidur karena gantian, bisa keluar saat penumpang ambil barang-barang karena saya tertindih koper, tas,” terang Ahmad di UGD.
 
Sebanyak empat penumpang terluka karena terjepit bodi bus yang ringsek kini menjalani perawatan di UGD RS Widodo Ngawi. Sementara belasan penumpang lainya mengalami luka ringan dilakukan rawat jalan dan memilih melanjutkan perjalanan dengan bus lain.
 
Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi, Iptu Parsidi menjelaskan kronologi kecelakaan tunggal bus PO Tiara Mas jurusan Jakarta – Surabaya ini, berdasarkan hasil olah TKP adalah sopir bus yang tak bisa mengendalikan laju kendaraan akibat mengantuk.
 
Bus oleng dan menabrak pembatas jalan tol hingga akhirnya terperosok ke dalam parit. Dari 27 penumpang semua selamat, dan empat penumpang yang luka-luka dilarikan ke rumah sakit. Penumpang sisanya rawat jalan dan telah melanjutkan perjalanan dengan bus lain.
 
“Sesampainya di KM 568, driver tidak bisa mengendalikan laju kendaraan karena mengantuk." jelas Iptu Parsidi.

Halaman Selanjutnya :

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rider VR46 Ini Beberkan Segala Ketertinggalan Motor Ducati dibanding Para Rivalnya di MotoGP 2026

Rider VR46 Ini Beberkan Segala Ketertinggalan Motor Ducati dibanding Para Rivalnya di MotoGP 2026

Rider andalan VR46, Fabio di Giannantonio, mengurai penyebab performa Ducati GP26 sulit konsisten pada balapan panjang musim 2026.
Brimob Polda Sumut Sterilisasi Gereja di Medan Guna Kekhusyukan Ibadah Jumat Agung

Brimob Polda Sumut Sterilisasi Gereja di Medan Guna Kekhusyukan Ibadah Jumat Agung

Satuan Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara melakukan sterilisasi di sejumlah gereja di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), guna kekhusyukan umat Kri
Eks Bos Red Bull Santer Dikabarkan akan Segera Kembali ke F1, Toto Wolff Malah Ragu hal Itu akan Terwujud

Eks Bos Red Bull Santer Dikabarkan akan Segera Kembali ke F1, Toto Wolff Malah Ragu hal Itu akan Terwujud

Bos Mercedes, Toto Wolff, meragukan bahwa mantan kepala tim Red Bull, Christian Horner, akan kembali ke F1 meski santer dirumorkan.
Bejat! Paman dan Kakek di Jaksel Cabuli Ponakan di Bawah Umur, Polisi Tegaskan Pelaku Sudah Siap Diadili

Bejat! Paman dan Kakek di Jaksel Cabuli Ponakan di Bawah Umur, Polisi Tegaskan Pelaku Sudah Siap Diadili

Viral jadi sorotan di media sosial, paman dan kakek melakukan pelecehan terhadap ponakan atau keluarganya sendiri. Polisi sudah turun tangan atasi kasus ini.
Polisi Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Warga di Tambun Bekasi Berjumlah Tiga Orang, Ini Perannya

Polisi Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Warga di Tambun Bekasi Berjumlah Tiga Orang, Ini Perannya

Polres Metro Bekasi menangkap tiga orang pelaku penyiraman air keras ke seorang warga berinisial TW (54), yang terjadi di Jalan Bumi Sani Permai, Tambun Selatan
Kebut Huntap-Huntara, Satgas PRR Komitmen Berikan Hidup Layak Bagi Penyintas

Kebut Huntap-Huntara, Satgas PRR Komitmen Berikan Hidup Layak Bagi Penyintas

Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, terus mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara) untuk menyediakan tempat tinggal yang layak bagi penyintas bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT