GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi di Bangkalan Digelar, 34 Adegan Diperagakan Pelaku

Kasus pembunuhan yang dilakukan Walid terhadap kekasihnya Een Jumiati, seorang mahasiswi yang dibakar di bekas pemotongan kayu memasuki tahap rekonstruksi.
Selasa, 17 Desember 2024 - 11:14 WIB
Rekontruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi di Bangkalan Digelar, 34 Adegan Diperagakan Pelaku
Sumber :
  • dimas farik

Bangkalan, tvOnenews.com - Kasus pembunuhan yang dilakukan M. Ishaq Maulidi alias Walid terhadap kekasihnya Een Jumiati, seorang mahasiswi dari Kampus Universitas Trunojoyo Madura (UTM), yang dibakar di bekas pemotongan kayu Desa Banjar, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, memasuki tahap rekonstruksi oleh aparat kepolisian Polres Bangkalan di TKP dan dipantau langsung oleh pihak Kejaksaan Bangkalan.

"Kami hari ini mengelar rekonstruksi terhadap kasus pembunuhan yang dilakukan oleh pelaku atas nama Walid dan korbannya Een Jumiati di tempat kejadian perkara," tutur Ipda M. Nurcahyono Kanit Pidum Satreskrim Polres Bangkalan, Senin (16/12).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lanjut Nurcahyono, dalam rekontruksi di TKP, pelaku memperagakan sebanyak 34 adegan. Dan dalam rangkaian adegan tersebut, dimulai dari korban yang diperankan oleh petugas, dijemput pelaku di tempat kerjanya di sebuah warung kopi yang berada di jalan Halim Perdana Kusuma, Kelurahan Malajeh, Bangkalan. Kemudian korban dan pelaku mampir ke tempat kosannya serta berlanjut menuju TKP.

"Ada 34 adegan diperagakan oleh pelaku di TKP. Semua kegiatan mulai dari korban pamitan warung, mampir ke rumah kos pelaku serta menunju ke lokasi Desa Banjar, Kecamatan Galis, Bangkalan atau di tempat bangunan bekas Somil," terangnya

Sebelum masuk ke tempat pembakaran, pelaku menurunkan korban dan membacoknya karena korban masih berteriak. Pelaku langsung menggorok lehernya, sehingga korban tidak bernyawa. Kemudian pelaku menyeret jasadnya hingga ke tempat pemotongan kayu tersebut. Tidak berhenti di situ saja, pelaku masih keluar untuk membeli bensin lalu membakarnya lalu pergi.

"Di tempat kejadian pelaku membacok korban sampai dengan pembakaran korban. Semua perjalanan sampai ke TKP termasuk membawa sepeda motor korban dan pelaku telah diperagakan," ujar Ipda M. nurcahyono di lokasi kejadian.

Usai gelar rekonstruksi, petugas akan melengkapi berkas perkara pembunuhan sadis untuk diserahkan ke pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Bangkalan. Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 340 subsider 338 KUHP, tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara atau seumur hidup atau hukuman mati. (fds/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Sedih: Pejabat yang Saya Angkat, Menyeleweng dan Mencuri Uang Rakyat

Prabowo Sedih: Pejabat yang Saya Angkat, Menyeleweng dan Mencuri Uang Rakyat

Prabowo geleng-geleng kepala setelah sering menerima laporan bahwa orang-orang yang dipercaya dan diangkatnya menjadi pejabat ternyata mencuri uang rakyat.
John Herdman Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Belum Panggil Teja Paku Alam ke Timnas Indonesia meski Gacor di Persib, Singgung Kriteria

John Herdman Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Belum Panggil Teja Paku Alam ke Timnas Indonesia meski Gacor di Persib, Singgung Kriteria

John Herdman akhirnya buka suara soal Teja Paku Alam yang belum dipanggil Timnas Indonesia meski tampil impresif bersama Persib dan mencatat 17 clean sheet.
Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Media Inggris Sebut Timnas Indonesia Alami 'Perubahan'

Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Media Inggris Sebut Timnas Indonesia Alami 'Perubahan'

Media Inggris menyebut Timnas Indonesia mengalami peningkatan pesat jelang Piala Asia 2027. Skuad Garuda bahkan jadi sorotan dalam grup neraka.
Kemenhaj Sumut: 12 Calon Haji Gagal Berangkat ke Tanah Suci Akibat Sakit

Kemenhaj Sumut: 12 Calon Haji Gagal Berangkat ke Tanah Suci Akibat Sakit

Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyebutkan sebanyak 12 calon haji asal Sumut gagal berangkat ke Tanah Suci
John Herdman Bakal Lebih Selektif Pilih Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Fokus ke Talenta Muda

John Herdman Bakal Lebih Selektif Pilih Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Fokus ke Talenta Muda

John Herdman menegaskan pemain diaspora muda tetap jadi bagian penting Timnas Indonesia, namun seleksinya akan lebih ketat dari sebelumnya demi proyek Garuda.
WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT